Generasi Rebahan atau Inisiator Perubahan?
Oleh: Qayyum Azzahra (Aktivis Dakwah Milenial)
Dunia saat ini memang tidak sedang baik- baik saja. Why? Karena kemaksiatan dipertontonkan di depan mata kita. Generasi muda yang seharusnya memegang tongkat estafet kepemimpinan, masih banyak yang tak mempersiapkan diri, masih banyak yang ogah – ogahan asyik dengan dunianya sendiri. Berselancar di dunia maya, sibuk ngurusin sosial media atau hanyut dalam cerita cinta drama Korea.
Apa kabar generasi muslim kita hari ini? Sepertinya tak jauh beda kondisinya. Kebanyakan dari yang berkiblat pada kehidupan barat. Dari mulai gaya hidup “semau gua”, cara berbusana serba terbuka, hingga urusan agama yang dipisahkan dari kesehariannya. Padahal sejatinya, Remaja Muslim itu seorang Leader bukan Follower!
Sayang sejuta sayang, nggak sedikit yang menganggap kemaksiatan itu bukan sebuah penyimpangan, malah memaklumi bahkan malah menyebut kemaksiatan adalah sebuah kewajaran. Hadech, ini sudah pemikiran yang kebelinger, dan bakal bisa menjadi gaswat bin bahaya kalau sampe kemaksiatan diadopsi bahkan mengakar pada diri temen- teman kita atau bahkan diri kita sendiri. Naudzubillah!
Padahal di dalam diri kita tuh punya banyak banget potensi yang udah Allah kasih buat kit.. Banyak tanggung jawab yang kudu kita tuntaskan, banyak hal yang bisa kita lakukan, bukan cuma rebahan.
Mungkin Banyak di antara kita yang pernah terlintas dipikirannya, “aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan untuk Islam, bahkan aku terlalu malas memikirkan masalah umat. Memangnya aku ini siapa? Aku bisa apa?"
Pernah terlintas bukan? Tahu penyebabnya? Karena keinginan dan keberanian muslimah untuk bercita-cita semakin menipis, bahkan mungkin bisa disebut “miskin cita-cita”. Banyak muslimah yang tidak tahu apa yang ingin dicapai setiap harinya, maka hari yang dilewati hanyalah rutinitas. Bagaimana kita bisa mengalahkan kemaksiatan yang merajalela, kalau kitanya gak tau apa tujuan hidup kita atau bahkan kita acuh tak acuh terhadap peran penting kita.
Dear, kita ini muslimah! Peran muslimah dalam membangun peradaban sangatlah penting, karena rahim yang baik akan melahirkan generasi yang luar biasa.
Maka dari itu, yuk kita sama- sama berbenah diri, berusah semaksimal mungkin untuk memperjuangkan agama Allah. Siapa tau kurang satu langkah lagi kemenangan akan menyambut kita. Yang penting, kita meyakini bahwa janji Allah itu pasti.
Maka kemenangan dan pertolongan itu ditunda sebentar agar kita menyiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu. Sebab, boleh jadi pertolongan itu datang sekarang, ada kemungkinan kita justru belum siap. Makanya Allah menundanya sebentar agar kita bisa berbenah diri dan menyiapkan segala sesuatunya. Sehingga pada saat pertolongan itu datang kita sudah benar–benar siap.
Jika Allah sudah menghendaki, pertolongan Allah pasti akan datang, pertolongan itu akan segera turun laksana hujan. Sehingga bumi yang semula kering menjadi basah. Tanaman – tanaman yang semula layu menjadi segar, cuaca yang semula panas akan berubah menjadi sejuk.
“Sesungguhnya, kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata” (QS. AL FATH 48: 1) MANJADDA WAJADDA!! Wallahu a'lam bishowab. (reper/toriq)


Posting Komentar untuk "Generasi Rebahan atau Inisiator Perubahan?"