Hagia Sofia Comeback, Al-Aqsa Menanti
Oleh: Meutia Teuku Syahnorrdin, S.Kom
Jagat sosmed dihebohkan oleh sebuah kabar menggembirakan kaum muslim yakni dengan langkah berani turki mengambil keputusan yang tepat dan luar biasa untuk mengembalikan Hagia Sofia ke tempat semula. Kebahagiaan dirasakan oleh semua kaum muslimin, setelah menunggu lama Hagia Sofia di kembalikan menjadi masjid oleh presiden Edrogan. Inilah kabar yang sangat membahagiakan bagi kaum muslimin, dirasakan oleh seluruh dunia termasuk Indonesia. Siapa yang tidak tau kisah perjuangan nan heroik oleh seorang panglima gagah perkasa yang dijuluki “Muhammad Al-Fatih” dimasa belianya dengan penuh mimpi dikuatkan oleh sang guru untuk menaklukkan konstatinopel atau sekarang Turki Utsmani.
Setelah keruntuhan Khilafah tahun 1924 Turki Utsmani pun berubah menjadi negeri sekuler, padahal dulunya adalah negeri yang sangat diperhitungkan oleh barat. Sampai akhirnya Mustafa Kemal mengubah Hagia Sofia menjadi sebuah Mesium. Sungguh amat disayangkan kerinduan mendalam dirasakan oleh setiap muslim yang menginjakkan kakinya di Turki berharap bisa bersujud didalamnya seperti Muhammad Al-Fatih. 84 tahun berlalu hari ini tangisan haru biru menggema tak kala suara azan kembali berkumandang indah di masjid Hagia Sofia. Tangisan rindu dari Hagia Sofia memanggil umat muslim turki untuk kembali mengingat bagaimana kisah indahnya ditaklukkan pemimpin muslim.
Mungkin bukan hal mudah ini dilakukan, bukannya tak ada kecaman dari Barat, namun semua resiko itu diambil Edrogan untuk mengembalikan jati diri kaum muslim Turki yang telah lama hilang. Dengan lantang bersuara “Ini urusan dalam negeri Turki”, yang lain gak boleh ikut campur. Keren ya… andai saja Indonesia bisa bersuara lantang seperti itu, pasti kita tidak akan terus menjadi babu di negeri tercinta ini. Dari jaman Belanda membabu apa gak lelah sih? Sungguh aku lelah dan sungguh aku iri pada Turki.
Apakah ini sebuah pertanda bahwa Islam akan segera bangkit? Kita berharap seperti itu, dan lonceng kematian kapitalis semakin dekat. Apakah tahun ini atau tahun depan atau kapan jika Allah mengehendakinya. InsyaAllah persiapkanlah diri kita untuk menyambut fajar nan terang itu. Mungkin cerita Hagia Sofia hanya rentetan kecil yang Allah tunjukkan kepada kita bahwa kemenangan itu akan segera tiba dan Allah gak pernah ingkar janji. Dan masih banyak lagi kejutan lainnya, dan kita juga sedang menanti Palestina dibebaskan dan seluruh kaum muslim bisa kembali bersujud di Masjidil Aqsa tanpa perlu lagi merasa takut.
Ah… rindu itu semakin menggebu, berharap cinta kasihnya berbalas syahdu. Sungguh Allah yang paling mengerti kita, disaat-saat rapuh ditengah pandemic ini diberi kabar gembira. Semesta bertasbih memuji Rabb-nya ,“Nikmat mana lagi yang kau dustai, wahai Rabb semesta alam… sampaikanlah umur kami untuk melihat daulah khilafah rasyidah tegak kembali. Izinkanlah kami untuk hidup didalamnya, agar esok kami ceritakan pada anak cucu kami, betapa pahitnya hidup tanpa Islam”. Wallahu ‘alam. (reper/yuni)


Posting Komentar untuk "Hagia Sofia Comeback, Al-Aqsa Menanti"