Lee Ji Eun Eonni
Oleh: Kartiara Rizkina Murni
Menunggu adalah kegiatan yang sangat membosankan. Entah kemana si Rini, padahal sudah janjian ketemu di taman jam 2 siang tapi ini udah 14.10 belum datang juga (Padahal baru 10 menit nunggu)
Kuteguk lagi minuman dingin di tanganku. Tiba-tiba terdengar lagu BBIBBI dari IU dari arah belakang tempatku duduk
*Yellow C A R D, seon neomeumyeon chimbeomiya beep
*Maeneoneun yeogikkaji It's ma ma ma mine
*Please keep the la la la line
Penglihatanku berbalik ke arah seorang gadis cantik dengan rambut hitam tergerai mengangkat panggilan telfonnya. Benar saja kupikir ada yang pasang nada dering hpnya dengan lagu BBIBBI IU. Penasaran kurasa, disaat banyaknya girl group dan boy group baru yg saat ini sedang populer tapi ia malah lebih memilih lagu seorang solois.
Kutunggu ia selesai dengan perbincangannya di telfon, lalu segera ku hampiri.
"Halo kak.." Sapaku
"Oh iya Halo" Jawabnya setengah terkejut
"Suka Korea ya? Tadi denger nada dering nya lagu IU" Aku langsung bertanya
"Oh iyaiya, aku suka sama Lee Ji Eun"
Sambil mengangguk. Wahh, Dia bahkan tau nama asli IU aku merasa kagum.
Akhirnya aku bertemu dengan Uaena (nama fans club IU). Senangnya bukan kepalang, aku memberikan reaksi yang sangat sangat wahh, hanya kpopers yang tau perasaan ini. Kenapa tidak, Lee Ji Eun atau nama panggungnya IU adalah seorang penyanyi solois bukan girl group seperti blackpink, ia juga Idol generasi lama berbarengan dengan kepopuleran Girls Generation. Ketika orang lain saat ini ngefans dengan blackpink, twice, bts, atau yang lainnya tapi ada yang ngefans dengan Idol yang udah sangat senior.
Responnya memang agak sedikit terkejut melihat tingkah ku yang agak sedikit berlebihan. Tapi syukurnya dia menanggapi dengan santai, dan membalasnya dengan baik. Yah beginilah, sesama kpopers jadi sudah maklum kalau tingkahnya agak rada-rada. Mungkin kalau bicara pakai batin juga paham kali ya hehehe.
Btw, si Rini masih belum dateng juga, jadi ya sudah aku melanjutkan obrolan ku dengannya.
"Ya ampun kak, aku dari dulu suka Lee Ji Eun, yah walaupun aku bukan fandom dia aja. Tapi dia bias aku yang legend dari aku pertama kali jatuh cinta sama k-pop" Jelasku dengan semangat.
"Sebenarnya aku bukan kpopers garis berat, aku cuma suka aja termasuk sama Lee Ji Eun" Jelas gadis itu
"Ih kalau aku suka banget kak, orangnya cantik, imut, mungil, terus multitalenta lagi. Aku bahkan tau semua lagu-lagunya sampe soundtrack yang dia bawain, semua drama yang dia perankan. Perjalanan hidup dia dari keluarga miskin sampe jadi terkenal seperti sekarang"
"Emang dalam islam boleh ya gitu? Tanyanya tiba-tiba.
"Hah.. Maksudnya kak?" Sesaat kehebohanku terhenti dengan pertanyaannya.
"Aku lihat kadang-kadang ada postingan-postingan kalau agama Islam melarang kpop gitu" Ia bertanya karena melihatku memakai kerudung. Setelah itu aku tahu ternyata dia bukan muslim. Pantes saja dia bertanya begitu pikirku.
"Oh boleh kak, kpop itu boleh asal tetap menomor satukan Allah dan Rasulullah"
Aku berusaha membenarkan
"Oh gitu...maaf ya kalau agak menyinggung islam. Jadi postingannya itu aku dengerin sampe habis, karna aku penasaran kenapa islam ngelarang kpop. Jadi dipostingan itu dibilang yang patut dijadikan idola itu adalah Rasul dan sahabatnya, emang sehebat apa sih Rasul dan sahabatnya?" Tanyanya padaku
"Eemmh..Iya karna hebat kak, mereka berjuang untuk islam" Aku berusaha menjawab pertanyaannya. Tapi sepertinya dia tidak puas dengan jawabanku, otakku terus berputar mencari-cari, tapi lagi-lagi ia tidak mengerti. Sungguh aku tersadar ternyata aku tidak mengetahui apa-apa tentang Rasulullah dan para sahabat.
"Kayaknya aku udah ngerti deh dari apa yang dibilang dipostingan itu kenapa harus mengidolakan Rasul dan sahabatnya. Karena diakhir postingan itu dibilang, kalau diakhirat nanti semua akan dikumpulkan dengan orang-orang yang mereka cintai. Dan jawaban kamu udah membuktikan siapa yang lebih kamu cintai..." Jelasnya.
Di tengah penjelasannya, Rini memberikan pesan padaku kalau ia sudah sampai di depan taman. Segera aku berpamitan padanya, sambil berjalan pergi kulihat lagi gadis cantik itu, ia memberi senyum seolah ia sudah menemukan jawabannya.
Sementara aku tidak membalas senyumnya, ekspresi ku justru sebalikannya.
Sungguh moment itu sangat membuatku tertampar. Aku merasa malu, bibirku kaku tak bisa berkata apa-apa. Pertanyaannya mengejutkan ku dan perkataannya menyadarkan ku. Benarkah aku sudah menomor satukan Allah dan Rasulullah?? Siapa yang lebih aku cintai. (reper/yuni)


Posting Komentar untuk "Lee Ji Eun Eonni"