Libur Telah Tiba, Tetap di Rumah Aja!
Oleh: Novita Fauziyah (Pendidik Generasi)
Libur telah tiba… libur telah tiba… hatiku gembira. Teringat lirik sebuah lagu anak-anak. Ya, para remaja yang berstatus pelajar kini telah memasuki waktu liburan akhir tahun ajaran. Pasca mengikuti ujian kenaikan kelas dan menerima laporan hasil belajar setahun ini, kini saatnya libur. Ada yang berbeda dari rangkaian agenda tersebut, yakni serba online. Pembelajaran tiga bulan terakhir secara online, demikian juga dengan ujian sampai serah terima laporan hasil belajar. Bahkan ada juga yang wisuda online.
Nah memasuki waktu liburan sepertinya tidak jauh berbeda dengan hari-hari biasanya yakni di rumah aja. Meski pemerintah secara bertahap menerapkan new normal, namun kita juga perlu berpikir ulang untuk melakukan aktivitas normal di luar sana jika tidak mendesak. Bagi para pelajar hendaknya dapat mengisi aktivitas di rumah dengan baik. Tidak menghabiskan waktu secara percuma dengan aktivitas unfaedah di luar sana, mengingat pandemi ini masih belum berakhir. Hingga Senin (29 Juni 2020), total terkonfirmasi positif masih di atas lima puluh ribu orang.
New normal bukan segalanya. Bahkan kebijakan tersebut sarat kepentingan para kapitalis yang mulai sekarat dengan mega bisnisnya. Alih-alih terus meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan guna mengurangi penyebaran virus, pemerintah justru mengambil kebijakan new normal. Bahkan tempat yang pertama-tama ditinjau adalah pusat perbelanjaan/mall. Tempat yang identik dengan belanja. Bahkan tempat tersebut akrab bagi para pelajar yang kerap menghabiskan waktunya hanya untuk kongkow-kongkow dengan teman-temannya.
Kita patut mensyukuri segala hal yang terjadi saat ini. Sejatinya pandemi ini adalah qadha/ketetapan Allah yang wajib kita terima. Tak boleh ada keluh kesah sedikitpun terhadap kondisi ini. Bahkan bagi para pelajar yang saat ini memasuki masa liburan pun harus tetap bersyukur. Liburan akhir tahun kenaikan kelas yang biasanya dihabiskan dengan bepergian ke tempat wisata, ke luar kota atau ke luar negeri kini harus ditahan. Ingatlah perjuangan para tenaga medis di luar sana yang beban kerjanya makin meningkat seiring dengan naiknya angka positif covid-19. Bantulah mereka dengan setidaknya di rumah aja atau jika pun harus keluar memang benar-benar mendesak dan tetap mejalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dan sebagainya.
Lalu apa saja yang dapat dilakukan pelajar ketika berlibur tapi di rumah aja? Ada berbagai kegiatan positif yang bisa dilakukan. Di antaranya yaitu mempersiapkan diri untuk menyongsong tahun ajaran baru dengan membaca-baca buku. Kemudian bisa mengikuti kajian-kajian yang bertebaran di dunia maya. Teguklah ilmu di taman-taman surga tersebut. Bisa juga para pelajar membantu kegiatan di rumah bersama anggota keluarga yang lain. Para pelajar juga bisa mengadakan kegiatan positif bersama teman-teman yang lainnya secara online seperti diskusi masalah umat kekinian, mengadakan kajian remaja secara online dan lainnya. Yang memiliki ketertarikan di bidang tertentu seperti menulis, memasak, menjahit, design dan lainnya bisa dieksplor selama liburan di rumah aja. Bagi seorang muslim tentu tidak akan merasa kehabisan aktivitas ya. Setiap aktivitas bernilai ibadah. Melakukan kebaikan untuk sesama saja bisa bernilai ibadah jika niat dan caranya benar.
Jangan mudah terbawa oleh gaya hidup hedonis dan sekuler terlebih pada masa pandemi seperti ini ya. Berada di rumah bukan berarti mati gaya. Raih amalan terbaik meski di rumah. Tetaplah bersabar, baik bersabar atas datangnya pandemi ini maupun bersabar untuk tidak melakukan hal-hal yang berpotensi mendatangkan bahaya. Ingatlah bahwa sabar itu akan indah pada waktunya. “Siapa yang sungguh-sungguh berusaha untuk bersabar maka Allah akan memudahkan kesabaran baginya. Dan tidaklah seseorang dianugerahkan (oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala) pemberian yang lebih baik dan lebih luas (keutamaannya) dari pada (sifat) sabar.” (HR. Al-Bukhâri No. 6105 dan Muslim No. 1053). (reper/az)


Posting Komentar untuk "Libur Telah Tiba, Tetap di Rumah Aja!"