Luka di Penghujung Malam
Oleh: Maswa
Lembut mesra belaianmu membawa aura dingin dalam tubuhku
Keheningan malam melengkapi kesendirianku dalam meratapi kesalahan yang telah lalu
Rembulan dan bintang terus memancarkan cahaya indah, seakan ingin mengatakan bahwa "jangan sedih, sebab kebahagiaan sedang menantimu dihari esok"
Rasa penyesalan kian bertambah dikala tatapanku memandang ruang kamar tempat dua malaikatku melepas lelah
Seketika aku tak mampu menahan bendungan air mata
Pengorbanan ikhlas darinya, kubalas dengan setumpuk dosa yang tak pernah mereka harapkan
Dinginnya malam merasuk dalam sanubari ku
Suasana kian mencekam, bukan karna kegelapan yang menghantui melainkan bayang-bayang dosa dan kematian yang ada di depan mata
Sehingga secercah keimananlah yang mengantarkan diri ini pada jalan yang penuh dengan cahaya dari Sang Ilahi
Basuhan air suci menyadarkan ku akan segala kekurangan dan kesalahan yang telah diperbuat
Bersujud dan menengadah kepada-Mu membuatku sadar akan Keagungan dan Kemuliaan Mu
Mempelajari dan memahami isi dari Kalam-Mu mampu menjawab segala pertanyaan dan kegelisahan dalam hati
Menerapkan dan memperjuangkan Kalam ilahi suatu kewajiban yang tak dapat dielakkan. (reper/ar)


Posting Komentar untuk "Luka di Penghujung Malam"