Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Luka di Penghujung Malam


Oleh: Maswa

Lembut mesra belaianmu membawa aura dingin dalam tubuhku

Keheningan malam melengkapi kesendirianku dalam meratapi kesalahan yang telah lalu

Rembulan dan bintang terus memancarkan cahaya indah, seakan ingin mengatakan bahwa "jangan sedih, sebab kebahagiaan sedang menantimu dihari esok"

Rasa penyesalan kian bertambah dikala tatapanku memandang ruang kamar tempat dua malaikatku melepas lelah

Seketika aku tak mampu menahan bendungan air mata

Pengorbanan ikhlas darinya, kubalas dengan setumpuk dosa yang tak pernah mereka harapkan

Dinginnya malam merasuk dalam sanubari ku

Suasana kian mencekam, bukan karna kegelapan yang menghantui melainkan bayang-bayang dosa dan kematian yang ada di depan mata

Sehingga secercah keimananlah yang mengantarkan diri ini pada jalan yang penuh dengan cahaya dari Sang Ilahi

Basuhan air suci menyadarkan ku akan segala kekurangan dan kesalahan yang telah diperbuat

Bersujud dan menengadah kepada-Mu membuatku sadar akan Keagungan dan Kemuliaan Mu

Mempelajari dan memahami isi dari Kalam-Mu mampu menjawab segala pertanyaan dan kegelisahan dalam hati

Menerapkan dan memperjuangkan Kalam ilahi suatu kewajiban yang tak dapat dielakkan. (reper/ar)

Posting Komentar untuk "Luka di Penghujung Malam"