Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Merasa Insecure? Oh no!



Oleh: Sholihah, S.Pd

Merasa gak nyaman di hadapan teman-teman. Rendah diri, mengangap diri tidak berarti dan menyendiri. Orang lain selalu terlihat mujur tapi menganggap diri sendiri hancur. Semua rasa itu adalah insecure.

Hingar bingar kehidupan modern telah mempengaruhi life style setiap insan. Peran dunia maya lebih kental menjadi ajang untuk menonjolkan eksistensi diri, budaya pamer semakin santer. Bagi kaum milenial, mungkin saja dunia maya sudah menjadi separuh nyawanya. Segala sesuatu bisa diupload di dunia maya, rasa malu pun mulai tergerus, hal pribadi yang tak layak jadi konsumsi umum pun diumbar.
Budaya pamer makin kencang, sekencang angin topan, hal ini berimbas pada sebagian orang, menjadikannya tumbang, merasa tidak pede dan kurang beruntung. Jadilah di era millenial ini banyak yang merasa insecure parah.

Jika dilihat dari faktor penyebab terjadinya rasa insecure pada seseorang, maka ada 2 faktor yang menyebabkannya, yaitu faktor ekternal dan faktor internal.

• Faktor eksternal

1.) Kehidupan hedonis
Kehidupan hedonis menilai segala sesuatu berdasarkan materi semata, secara fisik saja. Mati-matian mengejar sesuatu demi materi, baik berupa harta, ketenaran, pujian dll.

2.) Budaya pamer
Efek kehidupan hedonis, makin melestarikan budaya pamer. Mendapatkan pujian, sanjungan merupakan hal yang membahagiakan bagi para pemuja materi. Budaya pamer makin merajai baik di dunia nyata maupun maya. Pamer di media sosial pun makin menggila.

3.) Bullying
Maraknya bullying, menjadikan seseorang semakin merasa tidak nyaman dan aman terhadap segala sesuatu yang dimiliki. Adanya ketakutan jika tidak sesuai dengan standart orang lain. Bersusah payah menjadi orang lain, tidak pede menjadi diri sendiri. Misal, saking takutnya dibully dan dikatakan jelek, rela melakukan apa saja bahkan operasi plastik demi terlihat cantik. 

• Faktor internal, meliputi:

1.) Keimanan yang lemah
Iman ibarat pondasi, jika pondasi lemah maka bangunan diatasnya akan mudah roboh. Begitu juga dengan remaja saat ini, mudah merasa insecure karena keimanan lemah. Jika beriman keimanan kuat, meyakini segala sesuatu ketetapan dari Allah SWT adalah yang terbaik dan ikhlas menerimanya. Kecantikan, kekayaan, kecerdasan semua itu adalah anugerah.

2.) Negative Thingking
Sering negative thingking, menilai segala sesuatu dari sisi negatifnya, semakin besar peluang untuk merasa insecure. Jika setiap hal yang ada pada diri tidak diapresiasi dengan yang positif pasti akan menjadi rendah diri, akhirnya membenci diri sendiri dan merasa tidak berarti.

/Cara mengatasi insecure/

1. Memiliki keimanan kuat

Untuk menjadi pribadi yang kuat, setegar batu karang di tengah samudera kehidupan yang hedonis, wajib memiliki keimanan yang kuat. Keimanan yang kuat tidak mudah terinfiltrasi dengan segala sesuatu yang tidak baik, menjadi pribadi yang pede dengan diri sendiri karena yakin apa yang diberikan Allah SWT kapada hambanya adalah yang terbaik.

2. Selalu bersyukur

Jika pandai bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT maka kita tidak akan merasa insecure. Bisa bernafas, makan dan minum sudah merupakan kenikmatan yang patut disyukuri. Sehingga tidak perlu membandingkan diri sendiri dengan orang lain dari sisi materi.

3. Tidak terbawa kehidupan hedonis dengan taat syariat

Menjaga diri dari kehidupan yang hedonis dengan benteng syariat, boleh bersenang-senang menikmati hidup di dunia, tapi mengatahui boleh atau tidaknya sesuai dengan standart syariat. Dengan taat kepada syariat menjadikan kita beda, tidak sebagaimana pemuda pada umumnya, punya ciri khas senatiasa taat kepada aturan-aturan Allah SWT.

4. Punya komunitas kajian islam kaffah

Teman yang baik adalah yang selalu mengingatkan kita kepada Allah SWT jika kita bersamanya. Punya komunitas kajian islam kaffah sangat penting, selain menghindarkan kita dari kehidupan hedonis, juga menjadikan kita sebagai pemuda yang membawa perubahan terhadap dunia yang penuh dengan kemaksiatan ini.

Semoga kita menjadi pemuda yang selalu pede, tidak minder karena kita punya Allah SWT. Senantiasa memupuk rasa syukur atas segala nikmat-Nya, dengan menjadi pemuda taat syariat dan ikut serta melakukan perubahan supaya islam kaffah segera terterapkan di dunia. Wallahu a’lam bi showab. (reper/toriq)

Posting Komentar untuk "Merasa Insecure? Oh no! "