Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

New Normal, Remaja Gak Gabut lagi?


Oleh: Kak Ira

Alhamdulillah telah melakukan kajian online bertema New Normal, Remaja Gak Cabut Lagi? Puluhan peserta turut antusias dan menyimak  Kak Qanita selaku pemateri bersama Kak Dia selaku moderator dalam mengupas tema ini. (Ahad, 26 Juli 2020).

Selanjutnya Kak Qanita menyapa peseta dan mengawali pembahasan," Gak kerasa ya kita selama 3 bulan lebih #StayAtHome. Belajar online. Tugas online, kuliah online bahkan kerja online. Nah, wacana adanya New Normal membuat sebagian kalangan millenial mengalami euforia yang nggak main-main.

New Normal adalah masa transisi dari aktifitas yang awalnya terhenti karena wabah jadi seperti semula. Keluar rumah yang artinya protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Pakai masker, jaga jarak, ndak berlama-lama di luar.

Selanjutnya, kak Qanita memberikan gambaran ketika Islam menghadapi wabah mirip dengan yang dialami saat ini. "Untuk menangani pandemi Covid-19 Islam punya cara yang sangat sempurna; Islam mensyariatkan bahwa ketika wabah kita harus #StayAtHome dan Lockdown total selama pandemi; Dan pemimpin dalam Islam atau Khalifah akan mencari solusi yang efektif untuk mengakhiri wabah selagi lockdown; pemimpin dalam Islam akan memenuhi seluruh kebutuhan rakyat hingga mereka tidak perlu menantang maut untuk sesuap nasi ataupun menggelontor air hingga meninggal karena tidak ada makanan," tutur beliau.

Selanjutnya peserta memberikan beragam pertanyaan seputar tema. Selanjutnya Kak Dia menyampaikan," Seorang sejarawan dan filsuf Amerika yang hidup di tahun 1900 an menulis sebuah buku yang berjudul "The Story of Civilization"  bernama Will Durant.

Dia mengatakan bahwa, “Islam telah menjamin seluruh dunia dalam menyiapkan berbagai rumah sakit yang layak sekaligus memenuhi keperluannya. Contohnya adalah al-Bimaristan yang dibangun oleh Nuruddin di Damaskus tahun 1160, telah bertahan selama tiga abad dalam merawat orang-orang sakit tanpa bayaran dan menyediakan obat-obatan gratis. Para sejarawan berkata bahwa cahayanya tetap bersinar tidak pernah padam selama 267 tahun.” (Will Durant – The Story of Civilization).

Sebelum mengakhiri pemaparannya, Kak Qonita memberikan motivasi," So, buat remaja-remaja gabut di masa pandemi lebih produktiflah lagi dalam kehidupan. Stay jaga kesehatan dan perbanyak pahala ilmu di rumah dengan kajian online. Hamasa. Jadi, caranya adalah ketika kita di dumay. Cari yang menambah keimanan. Searching ilmu yang bermanfaat dan ikuti kajian2 yang pastinya nambah pahala ya. Kalo  kajian dah selesai. Muroja'ah nambah hafalan. Bisa juga kyk mbk lisma menulis. Atau berkebun. Atau membuat banyak karya kerajinan. Mana kegiatan yang kalian suka dan itu bermanfaat. Lakukan aja dirumah." Acara diakhiri doa dan saling bermaaf-maafan. (reper/ar)

Posting Komentar untuk "New Normal, Remaja Gak Gabut lagi?"