Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rasa Cintaku, Kenapa Dilarang?


Oleh: Pebriani Khorunnisa (Santri Ma'had Darul Bayan Sumedang)

Wajarlah, ketika seorang manusia telah tumbuh dewasa, rasa tertarik atau rasa Cinta terhadap lawan jenis pasti merasuk dalam hati kita. Sangat berjuta rasanya, hingga sulit bagi kita tuk menguraikan rasa cinta yang mulai bergelora dalam jiwa. Sampai suatu saat, terkadang terbesit dalam pikiran kita untuk menyatakan rasa cinta pada seseorang yang kita cintai. Ya kan? hmmm... ngaku ajh deh! semua manusia normal pasti mengalami hal itu kok. Eits.. tapi tunggu dulu sob!! karna selain itu, ternyata ada efek buruk yang ditimbukan si virus merah jambu ini, yakni membuat otak kita jadi TIDAK RASIONAL. Loh kok bisa sih? Ya bisalah! Sebab, saat kita jatuh cinta, otak kita akan menghasilkan hormon yang mematikan amigdala, sistem siaga, rasa takut, dan cingulated-corteks, dan sistem berpikir kritis.

So, sebelum menindak lanjuti rasa cinta kita, mari kita berpikir rasional sejenak. Pertama-tama, bacalah firman Allah SWT dalam Al-quran surat Al-Isra ayat 32: "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesunggunya zina itu adalah sesuatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk."

Kedua, coba bayangkanlah cinta itu ibarat benih, dan ekspresi cinta itu ibaratkan pupuk dan airnya. Jika kita mengekspresikannya dengan maksiat seperti pacaran, TTM-man, ade-kaka-an, mamah-papah-han, dan lebih parahnya sampe berzina dan LGBT, maka pohon cinta yang kita tanam akan tumbuh menjadi pohon maksiat, yang telah rindang akan dedaunan dosa dan akar petaka. Namun, lain halnya apabila kita jaga benih itu agar tidak tumbuh liar, sampai akad suci terucap. InsyaAllah, pohon itu akan tumbuh subur, bahkan berbunga dan berbuah pahala pula.

Jadi gimana sob? udah kebayang kan gimana cara mengekspresikan cinta yang baik dan benar? Mau yang mana nih pohon petaka atau pohon berpahala? PERASAAN CINTA TUH GA TERLARANG KOK! CUMAN CARA MENGEKSPRESIKAN CINTANYA AJAH JANGAN SALAH PILIH!! Karena, cinta itu itu bukan hanya masalah dunia namun berpengaruh besar pada masa depan kita di akhirat kelak. THINK AGAIN!!Wallhu'alam bishowab. (reper/ar)

Posting Komentar untuk "Rasa Cintaku, Kenapa Dilarang?"