Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sumayyah binti Khayyath


Oleh: Suryawati (Member SWI area Gempol)

Role Mode sepanjang Zaman
Siapa yang tak kenal Blackpink? Salah satu girlband asal Korea ini punya jutaan followers diseluruh  dunia tak terkecuali Indonesia. Membernya banyak dijadikan role mode oleh para remaja zaman now.Tapi tahukah kamu Islam juga punya banyak sosok yang seharusnya lebih tepat dijadikan Role Mode para remaja muslimah saat ini salah satunya Sumayyah binti Khayyath. Yuk kita kenalan..

Sumayyah binti Khayyath adalah salah satu sahabat wanita Nabi angkatan pertama yang imannya telah terpatri begitu dalam di hatinya. Dia adalah syahidah pertama dalam Islam. Sumayyah adalah seorang budak hamba sahaya milik Abu Huzdaifah bin al Mughiroh dari Bani Makhzum. Abu Huzdaifah menikahkan Sumayyah dengan Yasir bin Amir, seorang pendatang dari Yaman yang menetap di Mekkah dan minta perlindungan kepada Bani Makhzum. Dari hasil pernikahan itu mereka dikaruniai anak bernama Ammar dan Ubaidullah. Tak lama setelah itu Abu Huzdaifah pun memerdekakan Sumayyah sebelum akhirnya Abu Huzdaifah menghembuskan nafas terakhirnya.

Ammar dewasa adalah kunci pembuka keluarga Sumayyah mengenal Islam. Ketika Ammar mendengar dakwah Rosululloh, ia tertarik untuk mempelajarinya. Ammar merasa apa yang dibawa Rosul adalah agama yang sesuai fitrah manusia dan menentramkan jiwa. Salah satu contohnya adalah menghapus perbudakan. Ammarpun tak ragu lagi mengucapkan syahadat yang kemudian disusul oleh keluarganya.

Semenjak Sumayyah dan keluarga menunjukkan keIslamannya, perjalanan siksa merekapun dimulai. Kaum musyrikin tak hentinya menyiksa mereka agar mereka murtad dari Islam. Summayyah dan keluarga dipakaikan baju besi di bawah terik matahari, menyeret mereka ke padang pasir  yang sangat panas untuk dijemur, dilempari batu, dihina, dicaci. Namun keteguhan iman mereka begitu luar biasa tak goyah sedikitpun hingga akhirnya Yasir suami Sumayyah  meninggal dalm tekanan siksa. Setelah kepergian suaminya Sumayyah dan keluarga tetap meneruskan perjuangan hidup mereka dengan keteguhan dan kesabaran.

Abu Jahal adalah salah satu tokoh musyrikin yang ikut berperan aktif menyiksa Sumayyah. Abu Jahal memaksa Sumayyah mencaci dan menghina Rosul namun tak sepatah katapun ia ucapkan bahkan dengan keberaniannya Sumayyah menantang Abu Jahal. Maka semakin terbakarlah amarah Abu Jahal yang angkuh dan sombong itu. Dengan kejinya dia menghujamkan tombak ke tubuh Sumayyah. Sumayyahpun gugur sebagai syahidah pertama. Sumayyah gugur dengan iman Islam di hatinya. Secara khusus Nabi SAW pernah mendoakan keluarga Sumayyah ketika melihat keluarga tesebut disiksa. Beliau bersabda, "Bersabarlah keluarga Yasir, sesungguhnya balasan kalian adalah surga."

Sungguh sosok Sumayyah adalah sosok yang menggetarkan hati. Meskipun mengalami siksaan lahir batin, mengalami sakit parah, kemiskinan yang mencekik serta kehilangan keluarga, keteguhannya layaknya gunung dengan kekokohannya, tak bergerak sedikitpun. Semoga kita generasi muslimah zaman now bisa menjadikan Sumayyah sebagai contoh dan teladan untuk terus berjuang bagi agama kita dengan kesabaran, pengorbanan dan keteguhan iman.

Nah sobat muslimah teliti dulu ya siapa Role Mode kita..Sebagai remaja Muslimah tentu para Shahabiyat Nabi lah yang patut kita teladani bukan yang lain. (reper/yuni)

Posting Komentar untuk "Sumayyah binti Khayyath"