Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Baru Gede Baru Tahu Syariat. What's?


Oleh: Saqirazazzdch

Menjadi hal yang biasa sekarang. Umat muslim yang sudah dewasa baru mengetahui ajaran Islam. Pun, sebagian mengetahui karena memang mencari tahu dan yang lainnya mengetahui akibat dakwah.

Malah, anak yang mengetahui syariat sejak dini dianggap tidak terkini. Dianggap kuno.
Dewasa bagi Islam saat kapan? Atau, saat kita mencapai apa? Apa saat kita sudah tidak jomblo?

Apa saat kita bisa membeli rumah, mobil, pesawat? Tidak semua itu, gengs.
Dewasa bagi Islam adalah saat kita sudah baligh. Yup, itu sudah dikatakan dewasa.

Namun, sayang beribu sayang. Sebagian besar, saat anak mulai mengalami masa pubertas. Ia masih belum tahu mana hal yang benar dan salah menurut pandangan Islam. Sehingga, ia menjadi jauh dari syariat Islam.

Hasilnya? Ia mengetahui syariat saat ia sadar. Saat ia mulai menyadari hidupnya terasa kurang dan gelisah tanpa syariat. Lah wong, masih untung dia sadar saat masih punya umur. Kalau maut sudah di hadapannya, kudu piye? Malaikat Izrail tidak bisa diajak kompromi, guys.

Namun, hal ini tidak menjadikan Allah tidak menerima taubat di saat umur sudah tua. Bukan. Allah membuka pintu taubat selama nyawa masih ada. Tapi, kita yang lagi muda. Jangan berencana untuk taubat di saat tua. Siapa yang tahu waktu kematian kapan? Itu adalah hal yang sangat misteri.

Memang amat sangat tidak mengherankan. Baru gede baru tahu syariat. Mengingat kita tidak hidup bukan dalam sistem Islam kaffah.Tentu saja hal ini tidak terelakkan. Namun, lagi-lagi ini tidak menjadikan kita bisa berputus asa dari rahmat Allah.

Kita tetap punya tugas untuk ikhtiar dalam ketaatan. Untuk berdakwah! Untuk mengembalikan masa-masa kejayaan Islam. Untuk kembali menerapkan sistem Islam kaffah. Back to Islam kaffah! Back to kejayaan! (reper/az)

Posting Komentar untuk "Baru Gede Baru Tahu Syariat. What's?"