Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gaes, Seberapa Besar Pengorbananmu


Oleh: Mochamad Efendi

Banyak kisah inspiratif yang melakukan pengorbanan untuk membela agama Allah. Pengorbanan waktu, tenaga, harta bahkan nyawa untuk membela kebenaran hakiki yang bersumber dari keyakinannya, agama tauhid yang lurus dan mulia. Kisah para nabi dan para sahabat rasul sungguh menggugah hati untuk berkorban. Pengorbanan kita saat ini rasanya tidak sebanding dengan pengorbanan mereka.

Sungguh kisah nabi Ismail dan nabi Ibrahim bisa dijadikan teladan atas pengorbanan mereka tidak hanya harta tapi nyawapun diberikan jika itu adalah perintah Allah. Begitu pula jika kita berkaca pada kisah para nabi yang pengorbanannya luar biasa saat membela agama Allah meskipun harus berhadapan dengan penguasa yang dzalim dan kejam. Sungguh pengorbanan yang kita lakukan saat ini mungkin tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan pengorbanan para utusan Allah yang mendapatkan banyak penolakan dan tantangan dari penduduk bumi yang ingkar terhadap ajaran tauhid yang lurus.

Begitu pula jika kita membaca kisah rasullulah, Muhammad SAW dengan para sahabat ketika menyampaikan agama yamg lurus, Islam. Mereka tidak hanya berkorban harta tapi juga nyawa untuk mempertahankan akidah mereka. Difinah, diboikot bahkan disiksa harus dihadapi karena berpegang teguh pada ajaran Islam.

Belajar dari kisah-kisah inspiratif dan menggugah dalam berkorban,  tidak layak kita mengeluh dalam hidup ini. Kita harus bersyukur atas apa yang kita dapat dan mulai belajar berkorban. Gaes, luar biasa jika diusiamu yang masih remaja kamu bisa berkorban,  seperti dalam kisah pemuda al-Kahfi yang mempertahankan keimanannya meskipun harus berhadapan dengan penguasa yang dzalim.

Gaes,  mulailah dari berkorban untuk dirimu sendiri. Dengan taat dan mengikuti agama Allah secara kaffah, pada dasarnya kalian berbuat kebaikan untuk diri sendiri. Dengan meninggalkan gaya hidup bebas dan rela mengambil Islam sebagai petunjuk dan pedoman hidup,  beruntunglah kalian karena kemuliaan dan keselamatan tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat. Kalian adalah sebaik-baik makhluk karena mau taat dan bertaqwa mengikuti petunjuk agama yang lurus dan mulia.

Sebaliknya, celakalah bagi siapa saja yang meninggalkan Islam dan lebih memilih gaya hidup bebas dan menyimpang dari petunjukNya. Bahkan bagi siapa saja yang ingkar dengan agama Allah, merekalah seburuk-buruk makhluk. Sungguh,  celakalah bagi mereka yang mengikuti hawa nafsunya untuk mengejar perhiasan dunia yang diperuntukkan untuk menguji manusia, siapa diantara mereka yang lebih baik amal perbuatannya

Sungguhnya,  taat kepada Allah dan rasulNya dengan mengambil seluruh risalah Islam, pada hakekatnya kita telah berkorban untuk diri sendiri karena berislam secara kaffah akan membawa kebaikan pada diri kita sendiri. Gaes, sudahkah kamu berkorban untuk dirimu sendiri?

Gaes, berikutnya setelah menyadari dan meyakini bahwa Islam adalah agama yang benar dan akan membawa kebaikan bagi seluruh alam semesta, marilah kita ajak orang lain untuk berislam secara kaffah agar mereka beruntung dan selamat di dunia dan akhirat. Meniti jalan dakwah dengan menyeru Islam kaffah adalah bentuk pengorbanan yang kalian lakukan untuk orang lain. Kita berdakwah karena didasari rasa cinta pada sesama,  karena tidak ingin melihat mereka celaka.  Sesungguhnya manusia di dunia ini bersaudara karena musuh sejati kita adalah syaitan yang tidak lelah menggoda manusia agar mau mengikuti langkah-langkahnya menuju neraka jahanam seburuk-buruk tempat kembali.

Setelah apa yang kita dapat berupa kehidupan ini secara gratis dari Sang Pemilik Hidup, saatnya kita berkorban untuk membela agama Allah. Keren,  gaes pada usiamu yang masih remaja jika kamu punya prinsip dan dan berani mengataka kebenaran Islam ditengah maraknya Islamophobia.  Simbol-simbol Islam dinistakan,  dan yang bepegang teguh pada ajaran Islam kaffah dituduh radikal.  Belum lagi,  karena kebencian yang berlebihan,  pengemban dakwah dipersekusi dan ulamaknya dihina dengan membakar gambarnya.  Hidup dalam sistem sekular,  berpegang teguh pada ajaran yang lurus memang tidak mudah,  tapi itu harus kita lakukan sebagai bentuk cinta kita pada Allah dan rasulNya dan juga pengorbanan kita dalam membela AgamaNya.

Gaes,  apapun pengorbanan yang kalian lakukan pada hakekatnya,  adalah untuk kebaikan diri kamu sendiri.  Pengorbanan yang dilakukan dalam mencari ridho Allah akan mendapatkan balasan berupa kemuliaan,  keselamatan dan kebaikan tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat nanti.  Janji Allah adalah benar jika kalian membela agama Allah, Dia akan membela dan mempermudah urusan kita.  Dan yang pasti,  surga, sebaik-baik tempat kembali diperuntukkan bagi siapa saja yang mau berkorban untuk membela agamaNya. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Gaes, Seberapa Besar Pengorbananmu "