Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Idul Adha : Momen Perubahan


Oleh: Khoirotun Nisa

Tepat di malam hari raya, 10 Dzulhijjah, seluruh kaum muslim mulai menggemakan takbir. Setelah kaum muslimin wukuf di arafah siang harinya. Meramaikan langit antero dunia dengan kalimat takbir.

Merayakan hari raya idul adha sebagai bentuk kebahagiaan dan syukur kepada Allah.  Berbeda dengan hari raya ditahun-tahun lalu. Jutaan umat muslim merayakan hari raya ditengah pandemi.

Namun hanya sebagian orang yang mampu merayakan moment ini. Kita lihat bagaimana kondisi muslim di Uighur yang sampai saat ini masih dalam pengawasan pemerintah China yang sangat membenci islam. Hanya kemungkinan kecil sekali mereka di izinkan merayakan idul adha, keadaan mereka terdzolimi.

Belum lagi kondisi muslim Kashmir, yang sampai saat ini dikepung rezim india yang mencela perayaan kurban (idul adha), keadaan mereka terintimidasi. Kaum muslim yang terdzolimi, tersakiti, yang mengalami penderitaan diatas para musuh islam,  bisa disebut pandemi yang tak berkesudahan. Kaum muslim selalu menjadi objek kebengisan sistem sekuler saat ini. Dimana tidak sedikitpun memberi ruang kemanusiaan di dalamnya.

Kondisi ini pun menjadi kebutuhan yang sangat mendesak untuk menyelamatkan nyawa setiap muslim, kaum muslim akan mempunyai kekuatan jika adanya institusi islam yang mampu memberi perlindungan terhadap setiap nyawa. Pandemi, krisis terparah sepanjang abad 20. Yang merengut jutaan nyawa manusia di dunia. Krisis akibat pandemi memberi dampak besar di berbagai sektor tatanan dunia. Melumpuhkan aktifitas manusia di berbagi negara tak terkecuali negara adidaya.

Semua tertunduk dengan makhuk kecil yang tak kasatmata.  Membuktikan bahwa kita tak memiliki kekuatan apapun menghadapi makhluk kecil. Pandemi yang memperlihatkan bagaimana kesalahan sistem buatan manusia yang lemah. Yang diterapkan di segala bidang, ekonomi, politik, pemerintahan, keamanan, pendidikan, dan kesehatan. Mempertegas kepada umat manusia bahwa tatanan kapitalisme menghasilkan kesengsaraan dan penderitaan, yang tidak memiliki kepedulian sama sekali terhadap setiap jiwa.

Sudah saat nya umat membutuhkan sebuah solusi yang konkret atas atas krisis akibat pandemi. Yang semestinya menguatkan kesadaran seluruh komponen umat untuk taat sempurna pada seluruh aturan Sang Pengatur Allah swt dan menguatkan tekad untuk berkorban seluruh daya upaya untuk menegakkan aturan Allah dalam kehidupan.

Dunia ini butuh sebuah perubahan yang mendasar, yang mampu melindungi kaum muslim dari kedzoliman musuh islam dan menyelamatkan jutaan nyawa manusia didunia. Menjadi kebutuhan yang mendesak bagi umat untuk pada sistem ilahi, dan kembali berhukum dengan hukum Allah dengan tegaknya seluruh syariat sebagai solusi. Yang akan menghasilkan rahmat bagi seluruh alam dan membawa maslahat umat manusia. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Idul Adha : Momen Perubahan"