Konten Uwu Bertebaran, Ada Apa Gerangan?
Oleh: Anggraini Putri Mahardita
Menurut kalian gimana nih rasanya hidup di era digital seperti sekarang?
Semua serba cepat, mudah dan instan. Bener kan ?
Bagi generasi jaman now, internet dan smartphone seakan udah jadi kebutuhan primer di era saat ini. Ketika keseharian mereka lebih banyak mereka habiskan di depan smartphone atau komputer masing-masing. Dan bagi mereka yang paling penting juga adalah kemudahan dalam mengirim, menyebar dan menerima informasi.
Nah, salah satu bukti bahwa di era digital ini gampang banget yang namanya mengirim, menyebar dan menerima informasi adalah yang lagi on banget saat ini yaitu "bertebarannya konten uwu".
Hmm, pada tau ga sih konten-konten uwu tuh gimana?
Jadi, konten-konten uwu tuh adalah konten yang mengandung bumbu-bumbu virus merah jambu yang bikin baper kaum millenials + bikin halu. Hayo, kalian salah satu penikmatnya bukan nih??
Konten uwu bener-bener bertebaran loh akhir-akhir ini. Dan ga sedikit millenial yang ikut-ikutan. Baik itu ikut-ikutan dalam membuat, menyebar dan ikut-ikutan menerima atau menikmati konten uwu tersebut. Sampai-sampai alhasil banyak tuh di kolom komentar muncul komentar alay bin lebay ala millenials. Contohnya kayak "Uwu, baper sampai meninggal akutuh :")" "Aku tuh phobia liat keuwuan orang lain" dan semacamnya. Hmmm. Ada-ada aja ya.
Nah dibalik bertebarannya konten tersebut ada loh sisi-sisi lain yang kalian kudu banget tau nih.
• Yang pertama, menjadikan generasi millenial bermental rapuh.
Pernah dengar kalimat "You are what you eat" ? Yaps, kamu adalah apa yang kamu makan. Kalimat tersebut sedikit banyak menggambarkan bahwa kaum millenials yang menjadikan konten uwu tuh makanan keseharian atau dengan kata lain suka banget menikmati konten-konten tersebut. Pasti secara ga sadar membentuk kepribadian dirinya menjadi seorang yang bermental rapuh loh. Contohnya kalau ada yang trending soal pernikahan aja langsung deh baper. Ada yang ngomongin soal mantan dikit aja, jadi gamon atau gagal move on.
• Yang kedua adalah sebagai ladang bisnis. Emang fitrahnya manusia tuh bakal tertarik dengan sesuatu yang menyangkut urusan perasaan atau cinta. Dan hal itu dimanfaatkan oleh para penganut kapitalis untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya dengan membuat dan menyebar konten-konten tersebut demi meraih sebanyak-banyaknya viewers tanpa memperdulikan apakah itu bakal menjauhkan generasi millenial dari ke-Islamannya atau nggak.
• Dan yang ketiga dan yang paling penting adalah sistem kapitalisme yang ada saat ini menjaga eksistensi konten-konten uwu agar tetap ada yang notabene adalah konten-konten unfaedah bahkan merusak mental generasi muslim. Generasi muslim yang harusnya adalah generasi tangguh, memiliki prinsip dan bermental pemimpin justru di sistem saat ini, dibuat rapuh, jauh dari prinsip Islam dan bermental pembebek.
Ga ada penjagaan yang tepat untuk generasi millenial saat ini dalam hal informasi yang dibuat, disebarkan atau diserap. Semua serba bebas. Asalkan membawa keuntungan bagi para kapitalisme, siapa peduli dengan nasib generasi muslim.
Hmmm. Miris banget kan? Emang udah saatnya nih kita sebagai millenials butuh banget diatur oleh sistem yang menerapkan aturan Islam secara sempurna. Yang bener-bener serius menjaga generasi muslim dari konten-konten unfaedah. Bukannya malah mengorbankan generasi demi mengejar keuntungan materi semata. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Konten Uwu Bertebaran, Ada Apa Gerangan?"