Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bersaudara Dalam Iman


Oleh: Istianah

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ...

"Seorang muslim itu saudara bagi muslim yang lainnya...." (HR. Bukhari dan Muslim)

Assalamu'alaikum... Sobat, sebagaimana hadist yang telah disampaikan oleh Rasulullah, beliau juga telah mencontohkan loh yang dapat kita lihat ketika Rasulullah mempersaudarakan kaum muhajirin dan kaum anshar,  yang bahkan saat itu tidak saling mengenal dan berbeda daerah,

Tetapi kaum muhajirin dan anshar bahagia karna mereka dipersaudarakan atas dasar keimanan.  Dan itu semua berlaku pada semua kaum muslim.

Persaudaraan berdasarkan keimanan ini yang membuat sesama muslim akan saling membantu  dan tidak akan pernah rela jika saudaranya dalam keadaan kesusahan, hatinya akan selalu merasa terluka jika melihat muslim lain menderita.

Namun faktanya saat ini  sering kali kita temui perselisihan antara muslim satu dan lain, hanya karna perbedaaan pendapat. Contohnya saja tentang khilafiyah dalam ibadah yang sering terjadi antara muslim satu dan yang lain padahal perbedaan seperti ini sudah ada sejak jaman para sahabat loh fighters  dan itu bukan hal yang harus dipermasalahkan.

Bukti lain bahwa kita sebagai muslim belum bisa sempurna menerapkan hadist tersebut  bisa kita lihat saudara kita di palestina yang sampai saat ini masih terjajah, Rohingya yang masih terusir dari tanahnya, Uyghur hidup tersiksa dan terisolasi. Dan, dan masih banyak saudara kita yang masih membutuhkan bantuan akan tetapi kita tidak bisa berbuat apa-apa,  padahal seharusnya sebagai seorang muslim kita bisa berbuat lebih untuk membantu saudara kita yang ada disana.

Kondisi saat ini dimana umat muslim belum memiliki perisai menjadi penyebab utama sehingga sebagai muslim yang saling bersaudara masih sulit untuk membantu muslim lainnya hal tersebut dikarenakan  terhalang sekat-sekat bangsa  atau nasionalisme  yang justru menjadikan muslim terpecah belah dan tidak bisa bersatu. 

Karena memang itulah tujuan barat memecah belah kaum muslimin dengan mengkotak-kotakan bangsa. Dengan begitu umat muslim sulit bersatu.

Bagaimana kita disini tidak bisa melakukan apa-apa dalam membantu saudara saudara kita diluar sana yang masih tertindas. Dengan dalih bahwa setiap negara memiliki permasalahan sendiri-sendiri, dan tak berhak ikut campur dalam permasalahan tersebut. Padahal, bukankah kita umat muslim bagai satu tubuh? Jika mereka sakit maka kita pun sakit. Bagaimana kita bisa untuk tidak ikut campur ketika kita sebagai umat muslim pun tersakiti?

Tentunya, sebagai umat muslim seharusnya kita mampu mengembalikan segalanya pada Islam kembali. Kita harus tahu bagaimana Islam memandang dan bagaimana Islam memberikan solusi.

Selayaknya kita sadar, bahwa penindasan yang terjadi pada saudara-saudara kita saat ini dan tak berdayanya kita dalam membantu sesama saudara muslim adalah buah sistem saat ini yang tak berlandaskan Islam. Sistem kufur yang melahirkan nasionalisme bukanlah alat pemersatu,melainkan alat pemecah belah kaum muslimin.

Maka sudah saatnya kita menggunakan sistem yang kuat dan benar yakni sistem yang berlandaskan aqidah Islam. Sistem tersebut tidak lain dan tidak bukan ialah Khilafah, yang mampu mempersatukan dan melindungi umat manusia dan kaum muslimin di seluruh dunia  layaknya saudara. (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Bersaudara Dalam Iman"