Jangan Lupakan Kampung Akhirat
Oleh: Mochamad Efendi
Gaes, sering kesibukan dunia membuat kita lupa atas kampung akhirat. Dunia ibarat mampir untuk minum, cuma sebentar saja dibandingkan kehidupan akhirat, tempat kita kembali untuk selama-lamanya. Jangan kau gadaikan kehidupan akhiratmu dengan secuil kenikmatan dunia. Perhiasan dunia yang ada di atas bumi adalah untuk menguji manusia agar diketahui siapa yang lebih baik amalanya, bukan dijadikan tujuan hidup yang melupakan kampung akhirat.
Gaes, Allah sudah menjelaskan didalam al-Qur'an jalan menuju kampung akhirat. SurgaNya adalah sebaik-baik tempat kembali diperuntukkan bagi mereka yang beriman dan banyak berbuat kebaikan. Mereka yang mengikuti petunjuk Allah dan mau mengatur hidupnya dengan syariat Allah secara kaffah layak untuk mendapatkan sebaik-baik kampung akhirat, di surgaNya.
Gaes, dunia sering menyibukkanmu dan melupakan pada tujuan hidupmu. Hidup adalah untuk beribadah kepada Allah. Namun, materi, harta dan kekuasaan, sering melenakanmu dan menggelincirkanmu jauh dari tujuan hidup, padahal waktu terus berjalan dan mendekatkan pada akhir hidupmu dan bertambah dekat dengan kampung akhiratmu. Amalanmu di dunia akan menentukan kemana kau akan menuju sebaik-baik tempat kembali, surgaNya atau seburuk buruk tempat kembali, Neraka Jahanam.
Sungguh, kehidupan dunia sering menipu dan melupakan kampung akhirat yang menjadi tempat kita kembali nantinya. Manusia yang lemah sering khilaf dan berbuat salah. Oleh karena itu, kita butuh sahabat untuk bisa saling mengingatkan dan saling menguatkan saat kita salah dan lemah. Tentunya sahabat surga yang selalu mengingatkanmu agar tidak lupa dengan kampung akhirat, bukan teman yang melenakanmu dan melupakan tujuan hidupmu.
Gaes, Ingat tujuan hidupmu agar kau tidak terlena dan melupakan kampung akhirat.
Bukan di dramatisir, tapi memang begitulah harusnya hidup, harus saling mengingatkan kampung akhirat, tempat kita kembali untuk selama-lamanya. Tidakkah kamu perhatikan bahwa orang terdekatmu satu persatu meninggalkan dunia menuju kampung akhirat. Dan pada waktunya pasti giliranmu datang. Sudah siapkah kamu membawa bekal yang baik untuk menuju ke tempat keabadian.
Gaes, kematian akan mengingatkan kamu pada kampung akhirat. Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Ketika waktu itu sudah menghampiri kita, kehidupan di dunia akan berakhir dan tidak ada kesempatan untuk kembali. Semua yang kita punyai dan cintai harus ditinggalkan untuk selama-lama. Perhatikan, satu per satu orang-orang yang kita kenal pergi dan tidak akan kembali. Dan giliran kita pasti akan datang, hanya soal waktu. Saat itu datang, saat kita dipembaringan semua yang kita banggakan selama ini tidak ada artinya. Apa yang kita bela mati-matian, ternyata tidak berguna untuk menolong kita saat waktu menutup mata.
Ingat kampung akhirat gaes, agar kita tidak lupa diri dalam hidup dengan menghalalkan segala cara, padahal hidup ini hanya sebentar. Ingatlah kampung, akhirat agar tidak lupa tujuan hidup sehingga lebih berkah dan beruntung sepanjang hidup dan tidak merugi setelah mati.
Jangan kau hanya kejar dunia secara berlebihan, kamu akan menyesal nantinya, tiba-tiba kau sadari ternyata umurmu sudah senja dan kematian sudah mendekat. Ibadahpun terasa berat, karena mudanya banyak maksiat. Rugi sekali, keinginan dunia tidak didapat, apalagi akhirat. Sementara, waktu tidak bisa diputar kembali untuk memperbaiki semuanya yang sudah disia-siakan begitu saja. Masih beruntung jika masih ingat dan bertaubat sebelum malaikat maut menjemput. Ayo gaes, ingatlah kampung akhirat dan bersegeralah untuk banyak beribadah dalam hidup karena itulah tujuan hidupmu sebenarnya. Mumpung usiamu masih remaja dan masih kuat untuk banyak beribadah kepada Allah. Ingat kampung akhirat, bertaubat dan mendekatlah pada Sang Pemilik Hidup, insyaallah hidupmu akan lebih berkah dan indah, sebaik-baik kampung akhiratpun kau dapat, di dalam surgaNya tinggal untuk selama-lamanya. (reper/ar)


Posting Komentar untuk "Jangan Lupakan Kampung Akhirat"