Nusaibah binti Ka'ab
Oleh: Hildan Komalasari
Mau berbagi cerita tentang salah satu shahabiyah favoritnya aku nie gaess boleh yak. Siapa dan kenapa aku demen sama salah satu shahabiyah yang satu ini tetap simak d mari ya gaess...jangan ke mana-mana..
Nusaibah binti Ka'ab. Beliau dikenal dengan sebutan Ummu Umarah. Beliau juga di kenal karena jasa jasanya dalam berbagai pertempuran untuk membela islam. Dia merupakan salah satu muslimah yang gagah berani. Beliau memiliki keluarga yang juga memiliki tekad pemberani.
Suaminya bernama Ghaziyah bin Amr serta dua buah hatinya yaitu Abdullah dan Hubaib.
Ummu Umarah adalah seorang muslimah yang selalu berada di garda terdepan dalam berjihad dan sangat terkenal dengan keberaniannya ketika berperang. Tidak pernah sekalipun mengenal takut mati di jalan Allah. Keberanian wanita dari bani an najar itu membuat Rasullullah SAW sangat bangga. Kenapa? Yuk lanjutin bacanya..
Ummu Umarah telah membersamai Rasullullah dalam berbagai peristiwa besar yaitu ba'iat aqabat, perang Uhud,penaklukan kota Mekkah,perang Hunain serta pada masa Kekhalifahan Abu Bakar Asshidiq beliau juga mengikuti perang Yamamah.
Ketika itu Rasulullah memimpin pasukannya menuju bukit Uhud. Ummu umarah beserta keluarganya ikut bergabung. Awalnya beliau bertugas sebagai perawat yang mengobati para tentara yang terluka sekaligus menyediakan makanan dan minuman bagi mereka.
Hanya saja, saat melihat Ibnu Qumai'mah hendak membunuh Rasullullah
Ummu Umarah tanpa getar langsung menghalagi serangan tersebut. Beliau tidak peduli terhadap luka yang ada pada pundaknya yang sangat parah itu. Beliau tetap fokus untuk melindungi dan menyelamatkan beliau.
Dia kemudian menceritakan peristiwa yang terjadi pada perang uhud itu :
"AKU MELIHAT BANYAK DI ANTARA KAUM MUSLIMIN YANG LARI DAN MENINGGALKAN RASULULLAH, HANYA TERSISA BEBERAPA ORANG SAJA YANG MELINDUNGI BELIAU,TERMASUK AKU DAN KEDUA ANAKKU SEDANGKAN SUAMIKU BERADA DI DEPAN RASULULLAH UNTUK MELINDUNGI BELIAU"
Tak hanya tampil di perang uhud Ummu Umarah hadir juga mengikuti perang Hunain, beliau bertugas mengangkat panji pasukan muslim
Setelah Rasulullah wafat, pada masa kekhalifahan Abu Bakar Asshiddiq ada sebagian kabilah yang di pimpin Musailamah al Kadzab yang murtad. Bahkan Musailamah mengaku sebagai nabi palsu. Pengganti Nabi Muhammad SAW. Padahal allah telah menegaskan dalam al quran bahwa Nabi Muhamad adalah nabi terakhir dan penutup para nabi.
Khalifah Abu Bakar Asshiddiq pun memerintahkan untuk memerangi si nabi palsu itu. Ummu Umarah langsung mendatangi sang Khalifah dan meminta izin agar dibolehkan ikut ke medan perang untuk memerangi orang orang murtad termasuk Si Nabi palsu itu
Di medan perang, Ummu umarah melaju membelah barisan pasukan orang kafir menggunakan pedang. Dalam peperangan tesebut Ummu Umarah mendapatkan sebelas luka sayatan dan tangannya terpotong. Ia melupakan semua luka di sekujur tubuhnya. Kemudian yang beliau lalukan sungguh mengejutkan, beliau sujud syukur kepada Allah atas terbunuhnya orang- orang murtad itu. Tanpa memperdulikan sama sekali luka yang bagitu banyak di tubuhnya dan tangannya yang telah terpotong.
Apa hikmah atau pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah Nusaibah Ummu Umarah ini gaess? Yaps bener beut.. Tentang keberanian dan semangat pantang menyerah dalam melangkah di jalan Allah. Apapun yang sedang kita jalanin lakuin dan Fokusin lillah aja.
Karena sejatinya kita yang butuh Allah bukan Allah yang butuh kita. Dan ketika dalam perjalannya kamu bakalan nemuin yang namanya tantangan, hambatan dan rintangan hadepin itu dengan penuh kegigihan dan keberanian karena akan berbalas terbaik dariNya. SurgaNya. (reper/yuni)


Posting Komentar untuk "Nusaibah binti Ka'ab"