Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pacar Settingan. Sudahlah Haram, Berbohong Pula!


Oleh: Mochamad Efendi

Pacaran di kalangan artis menjadi keharusan untuk meningkatkan popularitas. Mengumbar kemesraan agar mendapatkan perhatian dari netizen agar menjadi trending topik, popular dan terkenal. Ah, cara-cara yang tidak eleganpun ditempuh hanya untuk mendapatkan kesuksesan di dunia kapitalis. Cinta Settingan jelas bukan cara yang benar dalam Islam untuk mendapatkan popularitas dalam dunia selebritis. Pastinya, hidupnya tidak berkah dan tidak bertahan lama atas apa yang diinginkan. Dunia hanya sebentar dan jangalah dijadikan tujuan, sehingga berbagai cara yang harampun ditempuh untuk meraih apa yang diinginkan.

Pacaran dalam Islam jelas dilarang, apalagi ditambah berbohong di depan publik dengan berpura-pura pacaran. Sungguh, tidak tahu malu baik yang membayar ataupun yang dibayar untuk memerankan pacaran dalam kepura-puraan. Dibicarakan banyak orang dan menjadi trending topik agar bisa terkenal dijadikan strategi marketing para selebritis agar laku dipasaran.

Sungguh menjijikkan, mereka mengumbar kemesraan yang tidak selayaknya dilakukan dua insan, laki-kaki dan perempuan tanpa ikatan pernikahan. Mereka tidak menyadari bahwa apa yang dipertontonkan bisa menginspirasi yang lain untuk melakukan hal yang sama yang dilarang dalam ajaran Islam. Dosa investasi bisa mereka dapatkan yang akan menjadi pemberat bagi mereka saat diakhirat dengan adzab dan siksa yang berat.

Gaes, hati-hati dalam hidup jangan menginspirasi orang untuk berbuat maksiat, pasti nanti kamu tidak akan kuat. Jangan kau tukar akhiratmu dengan secuil kenikmatan dunia yang semu. Harusnya mumpung jadi publik figur harus berbuat banya kebaikan dan mengajak pada kebenaran Islam. Kebaikan yang menginspirasi banyak orang bisa menjadi penolongmu nanti sebagai amal jariyah yang mengalir terus ke pundi-pundi pahalamu meskipun kamu sudah meninggalkan dunia ini.

Sudah saatnya kita mengatur hidup kita dengan Islam. Hidupmu pasti akan lebih menyenangkan dan kemuliaan akan kau dapat. Jangan kau pikir mereka yang melanggar hukum Allah hanya karena ingin mewujudkan keinginan hati hidupnya akan tenang dan merasakan kebahagiaan. Semakin jauh dari Islam, ambisi dunia yang akan menyelimuti hati dan kegelisahan semakin menjadi-jadi. Kebahagiaan semakin menjauh karena hati tidak lagi mampu mensykuri nikmat Allah yang jumlahnya tidak terhitung.

Kebahagian sejatinya akan mampu dirasakan saat kita berbuat banyak kebaikan yang diridoi oleh Allah. Sebaliknya, rasa bersalah dan pasti tidak nyaman dirasakan saat berbuat dosa, melanggar syariat Allah.

Gaes. jatuh cinta adalah naluri yang ada pada diri manusia. Naluri itu jangan dibiarkan liar dan dibuat permainan. Cinta sejati itu harus diresmikan dalam ikatan pernikahan agar hidupmu menjadi berkah dan indah.  Bukan terus mendekati zina karena bertahan pada gaya hidup bebas dengan menikmati pacaran tanpa ikatan pernikahan yang sah.

Stop gaya hidup bebas, berpacaran ataupun settingan dengan mengumbar kemesraan di depan umum, ditonton banyak orang dan viral , yang pasti akan ada yang terluka dan dirugikan. Dan tidak ada untungnya pacaran settingan, baik yang membayar maupun dibayar karena mereka jauh dari nilai-nilai Islam. Gaes, Hidup mulia pasti kau dapat jika kamu mau diatur dengan ajaran Islam yang mulia, bukan hidup bebas tanpa aturan dan dalam kepura-puraan. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Pacar Settingan. Sudahlah Haram, Berbohong Pula!"