Rasul Dihina, Marahlah!
Oleh: Riskiyah Agustina (Founder Kajian Muslimah MQ Lovers Bekasi)
Sebagai umat Islam, kita tahu bahwa tidak ada panutan yang lebih baik selain Nabi Muhammad SAW. Kita wajib meneladani semua dari akhlak sampai apa yang disampaikan oleh Rasul menjadi bagian dari keimanan. Termasuk bagaimana Rasul sangat marah ketika agama Allah dihina. Begitu pula dengan kecintaan dan keimanan umat ini pada agama Islam dan Rasul Muhammad yang tidak ingin ternodai sedikitpun.
"Rasul memilih perkara yang ringan jika ada dua pilihan selama tidak mengandung dosa. Jika mengandung dosa, Rasul akan menjauhinya. Demi Allah, beliau tidak pernah marah karena urusan pribadi, tapi jika ajaran Allah dilanggar maka beliau menjadi marah karena Allah (lillah)." (HR. Bukhari)
Nyatanya kita kembali dibuat geram Diawal September ini, umat islam kembali diusik dengan berulahnya kembali Charlie Hebdo lewat majalah satire Prancis, dan lagi lagi mereka dengan jumawa menerbitkan ulang kartun nabi Muhammad saw Yang dulu pernah diprotes seluruh dunia dengan kembali muncul tak henti hentinya untuk “melecehkan” atau “menista” ajaran Islam yang sangat melukai dan membuat marah semua umat Islam. (Baca: https://m.antaranews.com/berita/1701978/majalah-charlie-hebdo-terbitkan-ulang-kartun-nabi-muhammad)
Seluruh muslim dunia angkat bicara dan sepakat bahwa negeri-negeri barat jelas tak lagi netral apalagi yang menyangkut dengan urusan umat Islam. Mereka hanya bungkam, maka tak heran jika fenomena penistaan terhadap Rasul saw masih terus berulang karena sudah menjadi karakter yang mendarah daging bagi media liberal barat dalam mengolok olok Islam dan Rasul Muhammad saw
Padahal para fuqoha sepakat bakwa tindakan mencela Rasul saw merupakan bentuk kekufuran yang nyata, bagi pelakukanya ditetapkan hukuman mati, baik ia meyakininya sebagai keharaman ataupun tidak, baik muslim ataupun kafir. Tak hanya itu Siapapun yang melakukan pelecehan terhadap Rasul saw juga akan diperangi
Namun kondisi sekarang tak lagi mampu menerapkannya akibat tak ada institusi khilafah yang memimpin umat Islam dunia dan lebih parahnya lagi banyak pemimpin negeri negeri muslim adalah antek antek barat yang siap berkubu dengan tuannya.
Tak heran para pemimpin negeri muslim ini selalu hanya cukup bertindak dengan pernyataan sikap dan kutukan tak bisa lebih dari itu. Oleh karenanya tegaknya Khilafah akan segera menghentikan segala bentuk hinaan terhadap rasul saw dimuka bumi ini. Wallahua’lam bi showab. (reper/toriq)


Posting Komentar untuk "Rasul Dihina, Marahlah!"