Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Say No To "korean wave"


Oleh: Rahmania (The Voice of Muslimah Papua Barat)

"Korean wave" sudah tidak asing lagi didengar ya kan? Tahun 2020 ini dunia dihebohkan dengan adanya virus corona yang banyak memakan korban jiwa. Namun ada satu fenomena yang tak kalah hebohnya, yaitu korean wave. Hampir semua kalangan remaja kini telah terbius oleh korean wave(gelombang korea style), hiburan ala korea seperti drakor, lagu girlband/boyband, bahkan busana dan aksesoris ala korea kini sangatlah digandrungi oleh para remaja.

Bahkan yang lebih berbahayanya korean wave telah mengubah mindset(sikap) para generasi. Dimana hal ini dapat menyebabkan rusaknya akidah generasi karena mereka cenderung tasyabuh(meniru-niru) budaya korea dari semua segi kehidupannya. Bahkan selain busana dan aksesoris lebih dari itu gaya hidup,makanan,minuman,tingkah laku, kepribadian yang mencontoh para idola,semua telah menjadi kiblat bagi remaja. Padahal orang-orang korea yang mereka idolakan itu adalah orang-orang kafir, bukan islam.
Dalam Al-Qur'an Allah berfirman:

"Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih,(yaitu) orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan disisi orang kafir itu? Ketahuilah bahwa semua kekuatan itu milik Allah. Dan sungguh,Allah telah menurunkan(ketentuan) bagimu di dalam kitab (Al-Qur'an)bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir),maka janganlah kamu duduk bersama mereka,sebelum mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena(kalau tetap duduk dengan mereka),tentulah kamu serupa dengan mereka. Sungguh,Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir dineraka jahanam," [TQS. An-Nisaa(4):138-140]

Menurut Ibnu Katsir dalam tafsirnya,yang dimaksud dengan lafadz "auliya" itu bermakna penolong, kekasih, teman akrab, pemimpin, dan idola. Adanya rasa simpatik dan empatik dalam hati karena menjadi penolong, kekasih, teman akrab, pemimpin, dan idola ghairul muslim, bisa menyebabkan lunturnya iman seseorang dan bisa mengkonversi dari mukmin menjadi munafik. Oleh karena itu Allah SWT dalam QS. An-Nisaa(4):144 melarang orang-orang beriman untuk mengidolakan orang-orang kafir. Karena hal itu sama saja mengundang kemurkaan Allah SWT yang siap dengan siksaan-Nya.

"Wahai orang-orang yang beriman jangan lah kamu menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin selain dari orang-orang mukmin. Apakah kamu ingin memberi alasan yang jelas bagi Allah(untuk menghukummu)? [TQS. An-Nisaa(4):144]

Sebagian orang berpendapat bahwa baik buruknya suatu idola dilihat dari agamanya. Jika ia kafir, maka kafir pula yang mengidolakannya. Hal ini semakin diperkuat dengan firman Allah SWT berikut ini:
"Wahai orang-orang yang beriman! janganlah kamu menjadikan musuh-Ku dan musuhmu sebagai teman-teman setia sehingga kamu sampaikan kepada mereka(berita-berita Muhammad),karena rasa kasih sayang; padahal mereka telah ingkar kepada kebenaran yang disampaikan kepadamu. Mereka mengusir Rasul dan kamu sendiri karrna kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihat pada jalan-Ku dan mencari keridaan-Ku (janganlah berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia(berita-berita Muhammad) kepada mereka,karena rasa kasih sayang, dan Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barang siapa diantara kamu yang melakukannya,maka sungguh,dia telah tersesat dari jalan yang lurus." [TQS. Al-Mumtahanah(60):1]

Berdasarkan firman Allah diatas bahwa seseorang akan dikumpulkan dengan orang-orang yang dicintai dan dijadikan idola. Adapula hadist Rasulullah Saw yaitu:

Dari Aisyah r.a, Rasulullah Saw bersabda:
"Tidaklah seorang mencintai suatu kaum melainkan dia akan dikumpulkan bersama mereka dihari kiamat nanti" [HR. Ath-Thabrani]

Korean wave menyebabkan terkikisnya akhlak generasi dan tentu saja jauh dari nilai-nilai keislaman. Atas nama globalisasi dan modernisasi generasi diseret pada kehidupan yang cenderung liberal(bebas), menjadikannya generasi kita generasi yang lemah secara pemikiran, kepribadian yang mudah dirusak, dan kehilangan idealisme. Itulah kerusakan yang ditimbulkan, generasi yang seharusnya menjadi agen of change justru menjadi korban budaya kufur.

Jika dilihat dari pandangan islam jelas sangat bertentangan. Korean style yang cenderung menyenangkan dengan tipe kehidupan borjuis yang memicu pola hidup hedonis materialis bagi generasi. Busana yang terkesan terbuka dan interaksi laki-laki dan perempuan cenderung bebas. Agamalah yang seharusnya menjadi standar baik dan buruk. Islam yang membawa seperangkat aturan untuk semua sisi kehidupan manusia termasuk bagaimana sistem Islam melindungi terjaganya generasi.

Dalam sistem Islam generasi dididik dan dibina dengan aqidah dan tsaqofah Islam yang lurus,disibukan dengan ketaatan sehingga jauh dari kehidupan hedonistik, negara juga berperan untuk menutup semua konten media yang berisi budaya yang bertentangan dengan Islam, keluarga dalam Islam berfungsi sebagai madrasah pertama dan utama bagi putra/putrinya,sehingga para generasi senantiasa berkepribadian Islam yaitu menjadikan pola pikir dan pola sikapnya sesuai dengan Islam.
Untuk mewujudkan semua kemaslahatan itu hanya ada satu cara yaitu dengan menerapkan seluruh sistem Islam dalam segala aspek kehidupan. Siapa yang dapat menerapkannya? Ya tidak lain dan tidak bukan hanya khilafah lah yang bisa menerapkan Islam secara kaffah.

Korean wave bukan permasalahan sepele, bukan sebatas gandrung menikmati musik dan dramanya semata, disamping itu korean wave telah membawa problem yang menyebabkan dekadensi akhlak dan dekonstruksi aqidah alias rusaknya aqidah. Karenanya, mari kita rapatkan barisan untuk membentengi umat dari serangan korean wave yang lahir dari globalisasi-modernisasi barat. Dan semoga kita selalu istiqomah menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Aamiin... Aamiin... Ya Rabbal 'alamin... (reper/ar)

Posting Komentar untuk "Say No To "korean wave""