Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Viral Bukan Tujuan, Tapi Cara untuk Menginspirasi dengan Islam


Oleh: Mochamad Efendi

Aneh geas, pingin viral,  tapi sayang berbagai cara dilakukan termasuk hal yang memalukan. Demi Konten Wanita Pamer Celana Dalam Naik Motor (Sumber: Instagram MagelangZone).  Pelaku sudah terungkap identitasnya dan dalam pengejaran oleh polisi. Gaes,  sungguh tidak masuk diakal demi konten tik tok agar bisa viral dia mempermalukan diri sendiri.

Demi viral,  dia terancam dipenjara.  Bukan keuntungan dan kesuksesan yang didapat, tapi balasan setimpal atas keburukan yang dilakukan di sosial media. Belum lagi balasan di akhirat yang pasti lebih buruk lagi.  Dia telah mengumbar auratnya yang harus dijaga dari pandangan orang lain.  Dia juga sudah menginspirasi generasi millenial untuk melakukan keburukan seperti yang sudah dilakukan.  Sungguh berat gaes,  dan pasti tidak kuat jika dia menyadari atas perbuatan buruk yang dia lakukan di sosmed.

Disamping itu,  jejak digitalnya tidak bisa dihapuskan. Meskipun dikemudian hari dia menyadari kesalahannya,  tidak mudah baginya untuk menghapus bekas keburukan yang sudah ditorehkan di sosial media.  Sepanjang hidup,  akan terus merasa malu dan semua orang akan bisa melihat lagi hal yang memalukan itu.  Geas,  sebelum mengupload sesuatu harus dipikirkan dulu akibat yang akan engkau terima karena tidak mudah menghapus jejak digital yang sudah terlanjur viral dan diketahui banyak orang.

Gaes,  harusnya hal positif yang menginspirasi banyak orang yang harus kau bagi di sosial media.  Harapannya,  mereka bisa terinspirasi hal positif yang sudah kau lakukan. Sungguh,  jika mereka melakukan kebaikan karena terinspirasi kebaikanmu,  sungguh buah manis sebagai balasan kebaikan yang kau lakukan.  Dan semua hal pisitif itu akan terus terekam dalam jejak digital yang tidak pernah hilang meskipun kamu sudah meninggalkan dunia ini.  Amal jariyah terus mengalir ke pundi-pundi amalanmu yang akan menolongmu saat tidak satupun yang bisa menolong.

Gaes,  kalaupun kamu kepingin viral buatlah satu karya yang menginspirasi banyak orang dengan konten-konten islami yang mendorong generasi millenial berubah dan mau hijrah. Banyak remaja yang memilih hidup bebas dan enggan diatur dengan Islam.  Pacaran dijadikan gaya hidup.  Penyimpangan mewarnai kehidupan mereka seperti LGBT dan juga perzinaan. 

Gaes,  mereka adalah target dakwah kita.  Harusnya kita mengajak mereka untuk kembali kepada ajaran Islam yang lurus. Karya-karyamu berupa tulisan maupun vedio pendek ditunggu untuk bisa merubah kebiasaan buruk yang dilakukan oleh remaja yang sudah terpapar pemikiran yang  rusak;  sekularisme,  moderasi,  liberalisme dan kebebasan yang jauh dari nilai-nilai Islam yang mulia. Gaes,  mereka ada ladang bagi kita untuk melakukan amalan ibadah dan berdakwah.

Gaes,  Jadilah remaja yang mampu berfikir cemerlang dengan Islam.  Jangan sampai kamu tergelincir pada perbuatan haram hanya karena ingin viral.  Sungguh, memalukan jika kita viral tapi melanggar syariatNya .  Keburukan yang kita lakukan bertampah parah dampaknya tidak hanya diri sendiri tapi juga orang banyak jika itu viral.  Sebaliknya,  kebaikan yang dikaitkan dengan Islam akan bisa menjadi amal jariyah yang bisa mengantarkanmu ke sebaik-baik tempat kembali jika bisa viral dan menginspirasi banyak orang.

Jangan jadikan viral sebagai tujuan.  Sosial media adalah alat bagimu untuk berdakwah.  Viral ataupun tidak,  kamu jangan bergeser dari tujuan hidupmu,  yakni beribadah kepada Allah.  Alhamdulilaah, jika apa yang kau sampaikan viral karena lebih banyak orang yang terinspirasi dengan ide-ide islami yang kau sampaikan.  Jikapun tidak viral,  jangan lantas berhenti untuk menyampaikan kebenaran Islam. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Viral Bukan Tujuan, Tapi Cara untuk Menginspirasi dengan Islam "