Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gaes, Cinta Pada Rasullulah Butuh Pembuktian!


Oleh: Mochamad Efendi


Gaes jika kamu mengaku cinta pada Rasullulah,  tidak mungkin kamu menolak diatur dengan Syariat Islam secara kaffah. Cinta syariah adalah bukti atas cintamu pada Rasullulah. Cinta artinya mau melakukan apa saja demi sang kekasih hati. Cinta juga bermakna percaya dengan semua yang dibawa oleh orang yang dicintai adalah benar dan tidak sedikitpun ada keraguan. Jika kita sungguh cinta rasullulah, apa yang dibawa rasullulah berupa risalah Islam dan syariatNya harus diterima sepenuh hati dan juga diperjuangkan dan didakwahkan sebagai buktl kecintaan kita pada Rasullulah. Bahkan jikalau harus sendirian, Islam harus diperjuangkan dan disampaikan apa ada adanya, jika cintamu tulus dan bukan cinta kaleng-kaleng.


Cinta Rasullulah berarti mau mengambil semua risalah yang dibawa dan diajarkan oleh Rasullulah. Pasti akan lebih memilih pemikiran Islam dari pada ajaran sesat sekularisme, liberalisme dan juga demokrasi. Pemikiran bebas tanpa aturan pastinya harus ditinggalkan. Kemudian rela hanya mengambil pemikiran Islam yang lurus dan mulia sebagai bentuk cinta Kita pada Rasullulah. Gaes, jangan mengaku cinta pada Rasullulah, jika dirimu masih lebih memilih pemikiran dari luar Islam sebagai landasan berfikir dengan meninggalkan Islam sebagai standard kebenaran. 


Bohong jika mengaku Rasullulah tapi lebih mengidolakakan yang lain. Cinta artinya suka dan menjadikan Rasullulah suri tauladan yang layak dicontoh dan diikuti. Kita bilang cinta pada seseorang karena menganggap sosok Itu sempurna dan layak untuk diikuti baik perkataan maupun perbuatanya. Buktikan cintamu pada Rasullulah dengan mengikuti semua sunahnya, dan tidak mengidolakan sosok lain kecuali Rasullulah.


Bagaimana bisa cinta Rasullulah jika alergi dengan simbol Islam. Apapun yang berasal dari Rasullulah adalaj terbaik dalam pandangan kita karena dorongan rasa cinta yang tersimpan dan menghunjam di dalam dada.  Cinta kita pada Rasullulah juga dibuktikan dengan cinta kita pada Al-Liwa' dan Ar-raya,' simbol pemersatu umat yang berasal dari Rasullulah. Bagaimana bisa Kita membenci bendera ini dan lebih mencintai bendera yang lain jika mengaku cinta Rasullulah padahal disitulah cinta kita teruji ditengah derasnya gelombang Islamophobia. Jika kamu benar-benar cinta pada Rasullulah pasti tidak akan tinggal diam kekasihnya dihina dan dilecehkan. Tidak membiarkan kekasihnya dilecehkan adalah bukti cinta yang ada didalam dada masih bersemayam kuat bahkan melebihi rasa cinta pada diri sendiri. 


Jangan bilang cinta pada Rasullulah tapi takut menyampaikan Kebenaran Islam disaat penguasa tidak lagi selaras dengan Islam kaffah. Perhiasan dunia, jabatan, kekuasaan dan kekayaan lebih dipilih dari pada menyampaikan ajaran Islam. Walaupun penguasa rezim dan penguasa dunia menolak khilafah, Kita tidak boleh Ikut membencinya karena khilafah yang akan menerapkan Islam dalam kehidupan nyata secara kaffah. Sungguh menyampaikan Kebenaran Islam pada penguasa adalah ujian terbesar cinta Kita pads Rasullulah karena resikonya sungguh nyata. 


Cinta Butuh Pembuktian tidak hanya terucap dibibir saja. Cinta perlu ditunjukkan dalam sebuah perbuatan. Omong kosong gaes mengaku cinta pada Rasullulah tapi tidak cinta pada syariah. Cinta pada Allah dan Rasullulah harus menjadi cinta tertinggi dan teristimewa dalam hidup dan tidak boleh melebihi cinta pada makhluk Allah lainnya dan tidak pula melebihi cinta pada diri sendiri. Perhiasan dunia akan menguji cinta kita disaat kepentingan dunia tidak selaras dengan hukum syara'. Ketakutan dan ancaman juga menjadi ujian bagi kita untuk mencintai Rasullulah disaat fakta yang merupakan kebenaran umum yang diyakini masyarakat bertentangan dengan ajaran Islam. Cinta kita benar,- benar teruji saat kita hidup sebagai minorites dalam mayoritas penduduk yang membenci Allah dan rasulNya serta agama Islam, risalah yang dibawa Rasullulah. Semoga cinta kita pada Allah dan rasulNya serta ajaran Islam tidak pernah padam dan terus menyala didalam dada sampai akhir waktu menutup mata. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Gaes, Cinta Pada Rasullulah Butuh Pembuktian!"