Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nikmat Yang Sesungguhnya


Oleh: Zakiya Salsabila Amalie (Santri Pondok Pesantren Darul Bayan Sumedang) 


Hai sob, gimana kabarnya? alhamdulillah, Allah masih memberikan jatah hidup kita pada hari ini sehingga sobat-sobat semua bisa membaca tulisan ini dengan nikmatnya hidup. Itu tandanya Allah SWT masih memberi kesempatan kepada kita untuk senantiasa beribadah kepadanya.


Ngomong-ngomong tentang nikmat, apa nih yang langsung terbesit di benak kalian? Pernah gak sih kalian ngeliat orang yang merasa "paling" curang dan paling menderita dalam hidupnya? Udah tentu pasti pernah kan? Gak sedikit loh orang yang ngerasa hidup nya di "curangin sama Alloh ", padahal itu adalah sebuah takdir, gak bisa kita ubah dan kita komentari, kayak mislnya hidung yang kurang macung, kulit hitam, tubuh pendek, dan lain sebagainya. Ada juga yang sama-sama merasa hidupnya paling dicurangin sama Allah, yaitu ketika ia melihat hidup orang lain yang hidupnya makmur karna gara gara banyak duit, banyak harta, rumah mewah dan lain sebagainya. Apakah itu pertanda Allah sayang dan cinta padanya ,sehingga memberi banyak keayaan harta dan fisik ?


Telah banyak kita lihat orang kafir, orang munafik yang akan harta dunia punya duit, bisa beli ini itu,..lha, sedangkan banyak juga kok orang beriman tapi kok Allah cuman ngasih kekayaan segini segini ajah? mereka beriman aja kagak, tapi kok hartanya melimpah. Kita beriman iya, shalat iya, tapi kok duitnya segini gini ajah? buat haji ajah susah ....


Gereget gak sih sama orang yang kufur nikmat? kalo dia terus masih belum bisa mensyukuri atas nikmat yang diberikan kepadanya ,berarti dan pasti dia gak kenal Allah...lah kok gitu ? iyalah!karna dia gak tau bahwa fisik dan tubuh yang diberikan kepada nya adalah sebuah qodho. Gak bisa kita ubah dengan cara apapun itu, kayak misalnya kita lahir di jakarta. Lah kenapa gak lahir di negara lain ajah ..amerika gitu atau inggris ...atau misal kita lihat dari ibu yang biasa biasa ajah ....kenapah gak lahir dari rahim ibu calon presiden gitu? Nah. itu namanya qodho atau takdir...sebuah ketetapan yang gak bisa kita ubah.


Nikmat yang Allah berikan kepada mereka (kaum kafir) adalah sebuah nikmat yang murah. yang di mana Allah memberikan kepada siapa saja nikmat tersebut. Dan kelak di akhirat kita gak bakal tuh dihisab cuma gara-gara badannya gemuk misalnya. 


Disamping itu Allah telah menyediakan sebuah nikmat yang di mana nikmat tersebut tiada bandingnnya, itu nikmat yang di mana Allah hanya berikan kepada orang-orang yang dipilihnya saja. Mau tau gak nih apa aja nikamatnya?? kepo apa kepooo??? 

Nah nikmat tersebut ada dua: "qolban syakiron. wa lisanan dzakiron". Ada yang tahu gak apa tuh artinya? "qolban syakiro" yang artinya hati yang selalu bersyukur, dan "walisanan dzakiron"  yaitu lisan yang senantiasa berdzikir, wiiss... Masyaallah banget ga tuh? kalau kita sering merasakan nikmat tersebut berarti kita adalah orang-orang yang dipilih oleh Allah. Maksud dari qolban syakiron walisanan dzakiron itu apa sih? 


Hati yang senantiasa bersyukur. Artinya, ketika kita diberi nikmat oleh Allah kita mengucapkan Alhamdulillah seraya merasa bersyukur dan merasa beruntung ketika kita mendapatkan sesuatu tersebut itu semua datangnya dari Allah SWT, dan semua kebaikannya dari Allah semata. " Lisanan dzakiron" yaitu lisan yang senantiasa berdzikir, dimanapun, kapanpun, kita senantiasa diawasi oleh Allah. Dan dzikir adalah salah satu cara agar kita merasa selalu diawasi oleh Allah SWT. 


Sedikit apapun nikmat yang telah kita terima, syukuri karena bersyukur adalah nikmat yang lebih sulit untuk dirasakan hanya orang-orang terpilih yang bisa merasakannya. Dengan demikian jangan lupa bersyukur dan senantiasa bersyukur. Agar menjadi hamba yang terpilih. (reper/zia)

Posting Komentar untuk "Nikmat Yang Sesungguhnya "