Remaja Malas, Remaja Harus Gimana?
Oleh: Annida Alhusna W.
Di masa pandemi Covid-19 saat ini mengharuskan kita untuk tidak beraktivitas di luar rumah, karena itu kita menjadi banyak melakukan aktivitas di rumah seperti bekerja di rumah, sekolah di rumah, bahkan ngaji pun harus di rumah. Pastinya juga dengan memanfaatkan teknologi.
Kali ini kita akan ngebahas tentang remaja malas. Walaupun sebetulnya malas itu gak terjadi karena semata-mata karena wabah, tapi karena musimnya wabah, kita jadi banyak dirumah, pegangannya ya gadget.
Tentu saja dengan kondisi BDR alias Belajar Di Rumah ini, remaja akan berkutat di ruangan-ruangan rumah antara kamar, dapur dan ruang keluarga. Apalagi pelajar diharuskan pakai gawai, kalo udah males dan bosen belajarnya, larinya pasti main ke SOSMED atau ngegame.
Males itu macam-macam faktornya, bisa jadi karna faktor teknologi dan faktor lainnya.Teknologi di ciptakan memang untuk mempermudah hidup manusia, tapi kekhawatiran kalo banyak dipermudah hidupnya akhirnya banyak orang yang malas jadi nyata.
Kita juga gak bisa sepenuhnya menyalahkan teknologi jadi salah satu faktor banyak remaja yang malas, karena teknologi itu digunakan tergantung sama penggunanya, kalo penggunanya bisa bijak dalam menggunakan teknologi maka teknologi itu pun akan menjadi manfaat, begitupun sebaliknya.
Bukan hanya malas dalam belajar, tapi banyak juga remaja yang malas sholat, malas baca Al-Qur'an, malas kajian dan lain sebagainya. Kalo itu dilakukan terus terusan maka kedepannya pun pasti akan kebawa malas. Kita juga ga boleh terus melihara rasa malas apalagi malas dalam menuntut ilmu dan ibadah. Ga baik!
Ketika kita ngerasa malas berarti ada yang salah sama diri kita dan iman dalam hati kita, bisa jadi iman kita kurang kuat untuk ngelawan malas. Jangan sia-sia in waktu kita cuma buat malas-malasan. sayangkan... Kalo waktu kita kebuang cuma untuk mempertahankan rasa malas.
Kita harus inget ke tujuan utama kita diciptakan oleh Allah di dunia untuk apa, hanya untuk beribadah dan taat kepada Allah Swt. Sesungguhnya dunia hanya permainan dan senda gurau, hanya orang orang yang terlalu mencintai kehidupan dunia yang mudah tertipu dengan tipuan dunia.
Padahal kehidupan yang kekal adalah diakhirat, lalu bekal apa yang sudah kita persiapkan untuk diakhirat nanti? apa sudah cukup? yakin ibadah kita selama ini di terima oleh Allah? belum tentu. Bisa jadi Allah selama ini tidak menerima ibadah kita karena dosa dan kesalahan yang kita lakukan sebelumnya. Naudzubillahh... Jangan sampai kita seperti itu.
Ketika malas manusia hanya mempunyai dua pilihan, mau tetap berada pada kenyamanan atau keluar dari zona nyaman itu dan meraih kebahagiaan setelahnya."Kehidupan yang maju takan bisa disatukan dengan kehidupan yang nyaman" kalo kita tetep ingin ada di zona nyaman, kita gak akan maju maju. Kuncinya adalah terus berdo'a kepada Allah Swt. Minta untuk dijauhkan dari rasa malas.
Malas itu memang sifatnya manusia yang datangnya dari setan, tapi persoalannya adalah rasa malas yang ngendaliin kita? atau kita yang ngendaliin rasa malas? jangan mau dikendaliin oleh rasa malas, karna penyesalan hanya datang diakhir.
Yuu kita manfaatkan sisa waktu kita untuk melakukan hal-hal yang baik, misalnya lebih giat lagi menuntut ilmu, belajar masak, dengerin kajian, olahraga ringan di rumah apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini kita harus banyak olahraga dan makan sayuran atau buah-buahan supaya badan kita tetap sehat dan terhindar dari segala penyakit, dan lain sebagainya.
Menyia-nyiakan waktu itu termasuk kufur nikmat loh! Yaitu, nikmat waktu senggang. Jadi kalo kita terus males-malesan itu tandanya kita kufur nikmat. Nauzubillah min dzalik!
So, kita minta perlindungan kepada Allah untuk dijauhkan dari sikap dan sifat kufur nikmat dengan malesnya kita. “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian.” (HR.Bukhari Muslim). Aamiiinn.. (reper/rmn)


Posting Komentar untuk "Remaja Malas, Remaja Harus Gimana?"