Yang Fokus Tak Terbawa Arus
Oleh: Yuyun Rumiwati
Kawan, dunia yang kian menua. Gersang tanpa terterapkan aturannya. Menyimpan banyak jeratan membuat manusia terlena.
Padahal deadline hidup tak pernah diundurkan. Lalu tak layak kesempatan ini kita sia-siakan. Mari berfokus untuk apa kita diciptakan? Beribadah dan tunduk total atas tiap aturan-Nya.
Kawan, kurang apa kita yang beriman? Allah curahkan panduan hidup yang sempurna tak lekang zaman. Itulah Islam ideologi yang terpancar darinya segala sistem kehidupan.
Kawan, Zaman yang penuh jebakan syaitan dalam arus kebebasan. Mengharuskan kita fokus atas misi mukmin sebagai umat terbaik. Ali Imron 110 telah menjelaskan predikat mulia yang Allah anugerahkan,
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ ۗ
Arti: Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.
Kawan, ketika kita faham predikat mulia tersebut. Kemudian kita berfokus dengan amanah tersebut. insyAllah kita tak larut dan terbawa arus dunia yang kian menggila.
Kawan, tentu untuk membawa misi mulia "umat terbaik" dengan karakter khas mengemban dakwah amar ma'ruf nahi mungkar dan beriman pada Allah butuh bekal. Karenanya Allah wajibkan menuntut ilmu Islam sejak dari buaian hingga liang lahat.
insyAllah dengan faham dengan serangkaian kewajiban ini, beriman, berdakwah dan menuntut ilmu sebagai bagian dari aktifitas ibadah kita akan lolos dari perangkap jahat sistem Kapitalisme sekulerisme perusak peradaban generasi dan umat manusia.aamiin. Allahu a'lam bu shawab. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Yang Fokus Tak Terbawa Arus"