Yang Manakah Keluarga Kita?
Oleh: Al Azizy Revolusi (Founder @koreapi.1453)
Gaes, Allah subhanahu wa ta'ala mengisahkan dalam Al-Qur’an empat tipe keluarga. Tentu saja agar manusia mengambil pelajaran dan hikmah dari kisah-kisah tersebut. Untuk mengetahui tipe keluarga manakah kita, yuk kita simak;
• Pertama; Suami ahli maksiat, istrinya ahli taat, yaitu keluarga Fir’aun. Fir’aun mengaku-ngaku dirinya sebagai Tuhan dan meminta agar semua orang menyembahnya. sementara sang istri yang bernama Asiyah Binti Mazahim, ia menyembah Tuhan Musa dan mengamalkan apa yang diajarkan oleh Musa alaihissalam.
Ketika Fir’aun mengetahui keimanan Asiyah, ia pun disiksa dengan siksaan yang berat. Saat disiksa, Asiyah berdo’a seperti yang diabadikan Al-Qur’an:
Dan Allah membuat isteri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim. (QS. at-Tahrim [66]: 11)
• Kedua; Suami ahli ibadah, istrinya ahli bid'ah, yakni keluarga Nabi Nuh dan Nabi Luth alaihimassalam. Allah berfirman:
Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing), maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): “Masuklah ke dalam jahannam bersama orang-orang yang masuk (jahannam)”. (QS. At-Tahrim [66]: 10)
Ujian Nabi Nuh dan Nabi Luth alaihimassalam tidak hanya seruannya diingkari oleh umatnya saja, tetapi sang istri juga tidak mendengarkan seruan Allah. Hingga akhirnya Allah mengirimkan azab atas mereka.
• Ketiga; Suami dan istri keduanya adalah ahli taat, ahli ibadah, ahli tauhid, shalih dan shalihah. Itulah keluarga Nabi Ibrahim alaihissalam dan Rasulullah Muhammad Shallallahu’Alaihi Wasallam. Inilah keluarga teladan. Istri-istri mereka mendukung dakwah secara total. Juga selalu taat dengan keputusan yang telah Allah tetapkan atasnya.
• Keempat; tipe keluarga paling buruk. Suami dan istri berada di dalam kemaksiatan kepada Allah, seperti keluarga Abu Lahab. Abu Lahab menyakiti Rasulullah dan menghalangi dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah. Sementara sang istri yang dikenal dengan Ummu Jamil, dia selalu membantu Abu Lahab untuk melancar setiap aksinya. Kisah keluarga Abu Lahab tertera dalam Al-Qur’an:
”Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia! Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka). Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah). Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.” (QS. al-Lahab:1-5)
Demikianlah beberapa tipe keluarga yang ada di dalam Al-Qur’an. Nah, sekarang saatnya kontemplasi diri. Termasuk yang manakah keluarga kita? Wallahua’lam bish-shawab. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Yang Manakah Keluarga Kita?"