Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sholat Membentuk Sosok Remaja yang Taat

Oleh: Mochamad Efendi


Dunia remaja memang menyenangkan, tapi bukan berarti semua waktu hanya untuk bersenang-senang hingga lupa kewajiban. Belajar, mengaji tentang Islam harus terus dilakukan agar mampu berfikir cemerlang. Sholat jangan ditinggalkan, karena bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar. Sholat dan sabar juga solusi Islami saat kita sedang menghadapi masalah. Sholat adalah cara tepat untuk memohon kepada Allah SWT. Gaes, jika kita Ingin berprestasi, dan mendapatkan banyak kebaikan dalam hidup, sholat tidak boleh bolong-bolong, dong. 


Sholat bukanlah pilihan tapi kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan, baik  lagi sedih maupun senang, repot maupun lapang. Sholat itu penting bagi seorang muslim karena sholat adalah tiang agama. Jangan tinggalkan kewajiban sholat dalam kondisi apapun, bahkan meskipun sedang sakit,  kita harus tetap sholat, kecuali saat kau sudah disholati. Gaes, hilanglah jati dirimu sebagai seorang muslim jika kamu meremehkan sholat.  Jika kamu mengaku sebagai remaja muslim sejati, kewajiban sholat lima waktu tidak boleh ditinggalkan, agar kamu bisa tetap terjaga dari berbagai pengaruh buruk dari sistem yang buruk.


Saat mendengar panggilan adzan, segerakan untuk mendirikan sholat dan jangan ditunda. Ajak temanmu sesama muslim untuk sholat bersama. Kesibukan jangan membuatmu lupa untuk sholat. Kedisiplinan adalah kunci sukses dalam hidup. Begitu pula setiap kebaikan harus segera dilakukan agar lebih banyak jejak kebaikan yang tercipta. Hidup merugi saat waktu terbuang untuk hal yang sia-sia. Dan sungguh celaka bagi mereka yang sholat hanya karena ingin dilihat orang, bukan ikhlas karena Allah, karena syarat diterimanya amal adalah ikhlas untuk mencari ridho Allah 


Remaja butuh teladan yang baik karena karakter remaja dalam proses mencari jati diri. Contoh yang baik dibutuhkan oleh remaja karena mereka lebih suka meniru apa yang ada disekitarnya. Orang tua harus menjadi teladan yang baik dengan tidak meremehkan sholat. Sesibuk apapun orang tua jangan tinggalkan sholat, dan ini akan dicontoh oleh anak-anak  kita yang masih dalam proses mencari jati diri. Orang tua juga jangan biarkan mereka meninggalkan sholat. Bila perlu berikan hukuman yang mendidik, bukan yang menyakiti agar mereka disiplin dalam mengerjakan sholat. Masyarakat yang baik juga akan menjadi teladan bagi remaja. Masyarakat muslim yang tidak meremehkan sholat akan memberikan teladan bagi remaja. Negera juga harusnya tidak membiarkan sholat sebagai pilihan, sehingga tidak perlu ada paksaan ataupun sanksi bagi yang tidak sholat. Hidup dalam sistem sekuler memang tidak mudah bagi remaja itu sendiri, maupun orang tua yang memiliki tanggung jawab besar dan tantangan luar biasa agar mereka tetap sholat. 


Remaja perlu dibekali dengan pemahaman yang benar tentang Islam secara mendalam agar mampu membedakan pemikiran Islami atau yang tidak. Banyak pemikiran berseliweran di sosmed yang perlu disikapi secara benar dan bijak dengan Islam. Upgrade terus tsaqofah keislaman agar tidak salah jalan. Sholat jangan ditinggalkan agar kita selalu tertunjuki ke jalan yang benar. Kalau mengaku muslim, harus sholat gaes. 


Sholat tidak hanya kewajiban tapi juga identitas kita sebagai muslim. Seorang Muslim sejati akan terpanggil untuk melaksanakan sholat lima kali sehari, meninggalkan urusan dunia sejenak untuk menghadap pada Sang Pemilik Hidup. Bersyukur masih diberi kesempatan untuk bertaubat dan menjalankan perintahNya 5 kali sehari, apalagi jika ditambah dengan sholat sunah. Nafsiyah semakin kuat dan mantab, sehingga langkah hidup tidak mudah goyah. Menjadi sosok Sholih yang menciptakan bekas-bekas kebaikan di dunia sebagai bekal nanti di akhirat sehingga layak mendapatkan surgaNya.


Sholat juga merupakan benteng terakhir seorang muslim dari pengaruh buruk sistem yang buruk.  Suatu sistem yang menjadikan dunia yang semu dan menipu sebagai tujuan. Sistem yang tidak menjadikan Islam sebagai landasan berfikir tapi lebih pada nilai manfaat. Bukan ketaaatan, pemikiran dasarnya sehingga sering terjadi penyimpangan dan penyalahgunaan kekuasaa.  Segala cara dilakukan untuk mencapai tujuan. Yang kuat dan berkuasa bisa menekan yang lemah atas nama hukum buatan manusia. Sholat juga tidak dijadikan kewajiban, tapi pilihan yang tidak boleh dipaksakan, sehingga banyak remaja yang tidak sholat dan terjerumus pada kemaksiatan karena enggan mengatur hidupnya dengan Islam.


Mesa depan remaja cemerlang akan ditentukan oleh pemahamannya yang benar dan lurus sesuai dengan keyakinannya sebagai seorang muslim sejati. Sholat akan membentuk kepribadian bertaqwa dengan terus meningkatkan tsaqofah keislaman mereka. Remaja sholih yang tidak pernah meninggalkan sholat dengan pemikiran cemerlang harapan pemimpin masa depan yang akan membawa perubahan hakiki dengan Islam. Kita bisa mencontoh sosok Penakluk konstantinopel, Al-Fatih, yang tidak pernah meninggalkan sholat sejak baliq, bahkan tidak hanya sholat fardu lima waktu tapi ditambah sholat sunah rawatib. Dia tumbuh menjadi sosok pemuda yang luar biasa dengan ketebalan iman dan keyakinan yang kuat untuk mewujudkan Bisyarah Rasullulah. Perubahan hakiki dengan Islam juga diharapkan dari remaja saat ini untuk mewujudkan kehidupan Islami dengan diterapkan Islam secara kaffah dalam  sistem khilafah. (reper/az)

 

Posting Komentar untuk "Sholat Membentuk Sosok Remaja yang Taat "