Arti Dari Kesabaran
Oleh: Shangdriani Odhe (The Voice of Muslimah Papua Barat)
Guys, pernah ngak mendengar kata "sabar"? Atau mencoba memahami apa arti dari kesabaran itu sendiri? Sabar. Satu kata, namun memiliki arti yang mendalam nan mulia. Seperti yang diketahui, sabar adalah suatu sikap dimana kita mampu menahan emosi, keinginan, bertahan pada situasi sulit dan tidak mengeluh. Sabar juga merupakan kemampuan seseorang dalam mengendalikan dirinya. Semakin tinggi kesabaran seseorang maka semakin kokoh juga ia dalam menghadapi segala macam masalah yang terjadi dalam kehidupan dan ia akan senantiasa menerima segala bentuk takdir yang telah Allah SWT gariskan dalam kehidupanya. Sabar juga dimaknai sebagai pilar kebahagiaan seorang hamba, dengan kesabaran itulah seorang hamba akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan.
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Kedudukan sabar dalam iman laksana kepala bagi seluruh tubuh. Apabila kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh”.(Al Fawa’id, hal.95).
Dalam Al-qur'an, Allah SWT juga telah menjelaskan mengenai perihal kesabaran seperti dalam firman-Nya pada surah Al-Ankabut ayat 58 dan 59 yang artinya :
"Demikianlah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal soleh. Yaitu mereka yang sabar dan mereka pula berserah diri bulat-bulat kepada Tuhannya." (QS Al-Ankabut, ayat 58 dan 59).
Allah SWT juga menjelaskan dalam surah Al-Baqarah ayat 153:
"Wahai sekalian orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan dengan bersabar dan mengerjakan sembahyang, karena sesungguhnya Allah menyertai (menolong) orang-orang yang sabar." (QS Al-Baqarah ayat 153).
Tak hanya dalam ayat-ayat suci Al-Qur'an saja yang menerangkan bahwa seorang muslim haruslah memiliki kesabaran, melainkan dalam hadits juga disampaikan. Seperti pada beberapa hadits berikut ini. Hadits tentang ujian dan cobaan ini didasarkan pada hadits dari Ali bin Abi Thalib Ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:
"Sabar itu ada tiga macam: sabar dalam menghadapi musibah, sabar dalam menjalankan ketaatan dan sabar dalam menghindari kemaksiatan. Siapa yang sabar dalam menghadapi musibah sehingga mampu menjalaninya dengan baik, dengan segala kekuatan hatinya, maka Allah akan mencatat untuknya sebanyak 300 derajat yang antara satu derajat dengan derajat yang lain seperti jarak antara langit dengan bumi. Siapa yang sabar dalam menjalankan ketaatan, maka Allah akan mencatat untuknya 600 yang antara satu derajat dengan derajat yang lain seperti jarak antara batas dasar bumi hingga puncak 'Arasy. Siapa yang sabar dalam menghindari kemaksiatan, maka Allah akan mencatat untuknya 900 derajat yang antara satu derajat dengan derajat yang lain seperti jarak dua kali antara batas dasar bumi hingga puncak 'Arasy." (HR. Ibnu Hibban, Ibnu Abid Dun-ya dan Dailami).
Apapun yang menimpa kita tentu terjadi atas izin dari Allah SWT dan sabar ialah reaksi pertama yang harus ditunjukan oleh setia umat islam, kemudian kesabaran itu harus pula diikuti dengan ikhtiar atau usaha yang maksimal. Misalnya saat kita tertimpa cobaan atau musibah seperti sakit, maka hal pertama yang harus kita lakukan adalah bersabar & ikhlas menerimanya sebagai ujian dalam kehidupan, lalu kemudian berikhtiar untuk menyembuhkan sakit yang diderita dengan cara periksa ke dokter serta meminum obat-obatan yang disarankan oleh dokter tersebut. Bukan malah sebaliknya, menuduh Allah SWT tidak sayang padanya lalu memberikan penyakit dan berikhtiar dengan cara yang tidak diajarkan oleh syariat, seperti meminta bantuan pada jin dll.
Jika kita bersabar, Allah SWT akan melipatkan pahala dan membantu kita menyelesaikan semua masalah yang dihadapi dengan cara berdoa kepadanya. Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada seorang Muslim pun yang ditusuk oleh duri atau lebih dari itu, kecuali Allah pasti akan menghilangkan kesalahan-kesalahannya. Sebagaimana pohon yang menggugurkan daunnya." (HR. Bukhari).
Islam mengajarkan kepada manusia agar sabar seperti lima nabi yang memiliki keteguhan yang kuat. Kelima nabi yang sabar itu adalah Nabi Nuh as, Nabi Ibrahim as, Nabi Musa as, Nabi Isa as dan Nabi Muhammad Saw.
Allah SWT berfirman dalam surah Al-Ahqaf ayat 35:
"Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan azab bagi mereka." (QS Al-Ahqaf: 35).
Dari ayat ini kita seharusnya paham bahwa ujian bukan hanya ditimpakan kepada kita namun kepada orang-orang terdahulu, seperti para Nabi dan Rosul maka kita sebagai umat Islam harus mencontohkan bagaimana mereka bersabar akan ujian yang diberikan oleh Allah SWT karena pada hakikatnya kesabaran akan berbuah kebahagiaan dan kemenangan. Marilah kita menjadi orang-orang yang sabar ketika dilanda ujian, selalu mendekatkan diri kita kepada Allah SWT dan selalu berprasangka baik bahwasanya apapun yang telah ditakdirkan oleh-Nya kepada kita itulah yang terbaik. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Arti Dari Kesabaran"