Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Guruku Pahlawanku


Oleh: Mochamad Efendi


Saat seorang murid mampu meraih kesuksesan melebihi gurunya, tentunya dia tidak mungkin bisa dilepaskan dari jasa guru-gurunya yang mempunyai kontribusi besar untuk mengantarkanya pada puncak kesuksesan. Jangan habis manis sepah dibuang, seorang murid tidak boleh lupa dengan guru yang sudah mengajari dan mendidiknya, meskipun seorang guru tidak pernah mengharapkan balasan apapun dari murid-muridnya. Doa' seorang guru akan selalu bersama mereka meskipun mereka sudah tidak lagi belajar bersamanya. Kebahagian dan kesuksesan seorang guru adalah saat bisa menyaksikan murid-muridnya mampu tersenyum bahagia karena mampu meraih cita-cita besar mereka.


Guruku Pahlawanku, karena dia telah mengantarkanku menjadi manusia seutuhnya yang siap menaklukkan kerasnya kehidupan dunia dengan kemampuan, pengetahuan serta nilai-nilai kebaikan Islam. Semua yang kau ajarkan tetap teringat dan melekat dalam lubuk hati yang terdalam dan tidak pernah terlupakan dan terkikis oleh waktu. Meskipun kau sudah tidak ada di dunia ini, jasamu tidak pernah terlupakan karena semua yang sudah kau ajarkan sangat berguna agar aku siap menghadapi tantangan zaman. Kesebaranmu dan kasih sayangmu tidak pernah terlupakan dan terus menjadi pelajaran hidup saat aku harus menjadi guru untuk anak-anakku nanti dalam satu keluarga.


Guruku, dengan sabar kau mengajariku baca tulis, dari yang tidak bisa hingga mahir.  Aku bisa mendapatkan banyak pengetahuan dari kemampuan membaca yang kau ajarkan. Akupun bisa terus berkarya untuk menyebarkan kebaikan karena jasamu yang terus membingbingku sampai aku bisa menulis.  Kau juga tidak lelah mendidikku agar bisa menjadi orang baik dengan mengkaitkan setiap kebaikan dengan ajaran Islam yang lurus dan mulia sehingga aku bisa membedakan antara yang haq dan batil. Kau terkadang memarahiku atas dorongan cinta karena tidak rela muridmu ini berbuat kesalahan. Tidak jarang engkau berikan pujian baik dengan bahasa tubuh maupun terucap dalam kata-kata yang membuatku terus bersemangat untuk belajar dan mengukir prestasi dalam kehidupan ini.


Guruku kaulah pahlawanku. Sabarnya engkau menghadapi kenakalanku. Tidak jarang aku berbuat kurang ajar dan tidak sopan, numun engkau tetap baik dan tersenyum padaku. Tidak ada kebencian maupun dendam nampak dari wajahmu maupun yang terucap dari kata-katamu. Semua yang terpancar dari dirimu adalah cahaya cinta yang terus menyala saat aku bersama dengan dirimu. Rasa nyaman dan senang belajar dengan dirimu, tidak terasa sudah banyak hal yang sudah aku pelajari dan aku kuasai. Semua Itu sangat bermanfaat bagiku agar bisa mengarungi hidup ini dengan baik dan benar. Guruku jasamu begitu besar namun tidak banyak yang bisa kulakukan untukmu.  


Guruku engkau tidak pernah menghina atau mencaciku meskipun aku telah berbuat banyak kesalahan atau bebal dan sulit untuk memahami apa yang ajarkan. Kau tidak mengatakan aku bodoh, tapi engkau terus memotivasiku agar aku mau terus belajar. Walaupun aku sering berbuat kasalahan, tidak lantas kau menyebutuku nakal, tapi kau terus membingbingku agar  berbuat satu kebaikan. Guruku kau bagaikan lilin yang rela berkorban agar bisa terus menerangi muridmu dengan bekal ilmu dan nilai-nilai kebenaran hakiki, meskipun kau tidak mendapatkan imbalan yang sepadan atas usahamu untuk mendidik mereka, generasi negeri ini yang akan menjadi calon pemimpin masa depan.


Guruku, kau tidak pernah bertanya apa yang bisa aku berikan untukmu jika aku besar nanti dan menjadi orang sukses. Kau juga tidak pernah minta agar aku selalu mengingatmu sepenjang hidup. Kau hanya berharap agar murid-muridmu menjadi orang berguna jika besar nanti dan bisa meraih cita-cita besar mereka. Seorang guru tidak pernah minta dikenang jasa-jasanya. Dia hanya ingin mendengarkan kisah hidup muridnya yang sudah mencapai mimpinya. Kebahagian guru adalah saat menyaksikan muridnya bahagia dan selalu terus tersenyum dalam hidup mereka.


Guruku pahlawanku, doa' ku terus memyertaimu agar kau mendapatkan kebaikan dan juga keluargamu. Jasamu begitu besar dalam mengajariku serta mendidik generasi cemerlang agar mampu menjadi pemimpin masa depan yang baik dan hebat. Harusnya negeri ini belajar dari sosok guru yang dengan sabar mengajari dan mendidik, bukan mencaci dan membenci, tapi dengan tulus mencintai dan terus menginspirasi agar orang lain bisa terus belajar untuk memperbaiki diri dan tertunjuki pada kebenaran hakiki, Islam. (reper/yuni)


Posting Komentar untuk "Guruku Pahlawanku"