Role Model Generasi Muda itu Yang Seperti Apa Sich?
Oleh: Yuyun Suminah
(Aktivis Muslimah Peduli Generasi)
Pergaulan zaman now sudah nggak ada remnya, semua dilabrak yang penting hati senang. Wajar sih, kita hidup diaturan yang melahirkan kebebasan. Maka wajar pula tuk mencari idola atau panutan pun bebas-bebas saja. Selama tidak merugikan orang lain padahal dalam Islam ada standarnya, yang seperti apa yang layak dijadikan panutan. Tentu yang membawa kepada kebaikan dunia akhirat.
Maka keliru jika panutan itu diperoleh dari Kpop yang notabennya budaya dan agamanya bukan dari Islam. Seperti yang disampaikan oleh wakil presiden beberapa waktu lalu " jadikanlah Kpop sebagai panutan atau Inspirasi" Maraknya budaya K-pop diharapkan juga dapat menginspirasi munculnya kreativitas anak muda Indonesia dalam berkreasi dan mengenalkan keragaman budaya Indonesia ke luar negeri," kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya untuk peringatan 100 tahun kedatangan orang Korea di Indonesia. (tirto.id 20/09/20).
Sontak, dari statemen tersebut menuai kritikan dari umat muslim. Bagaimana bisa Kpop yang sudah jelas membawa keburukan bagi generasi bangsa dijadikan sebagai sumber inspirasi. Lantas siapa saja yang pantas dijadikan panutan dan sumber inspirasi:
1. Pahlawan
Coba kalau sumber inspirasinya para pahlawan bangsa yang sudah membela tanah air dari kafir penjajah. Kita tiru semangat juangnya, ada Cut Nyak Dien, R.A Kartini, R. Fatahillah pokonya banyak banget atau seperti Rasulullah manusia sempurna akhlaknya dan kepemimpinannya. Bisa juga kita melihat sosok Muhamad Alfatih, pemuda pemberani, solat dhuha dan tahaujudnya nggak pernah bolong semenjak dia balihg apalagi solat 5 waktunya selalu tepat waktu, dan selalu dikerjakan secara berjamah. Keren!
Yang lebih keren lagi pemuda ini bisa menaklukan kota Kontatinopel di usia 21 tahun atas sabda Rasulullah. Ketaatan kepada Allahnya jangan diragukan lagi. Nah... yang kaya gini yang seharusnya jadi panutan dan sumber inpirasi bangsa.
2. Orang Tua
Surganya anak ada di orang tua, ridhonya mereka maka Allah pun ridho, murkanya mereka maka Allah pun murka. Orang tua adalah sumber inspirasi pertama hidup kita, kita bisa banyak belajar dari mereka. Pengalaman hidupnya, cara memperjuangkan kita seperti ibu yang sudah mengandung dan melahirkan dengan kepayahan luar biasa, menyusui dan membesarkan. Ayah kita yang rela berangkat pagi buta dan pulang petang demi menjalankan kewajibannya menafkahi kita, membiayai hidup kita, membiayai pendidikan kita dll. Mereka tulus dan sayang memberika itu semua.
3. Sahabat
Bila kau ingin mengenal seseorang lihatlah dengan siapa dia berteman. Itu pesan dari Rasulullah langsung. Artinya kita bisa menilai baik tidaknya seseorang dengan cara melihat dengan siapa dia bergaul.
“Seseorang itu tergantung pada agama temannya, maka lihatlah dengan siapa dia berteman” (HR. Abu Dawud)
Maka carilah sahabat yang bisa menginspirasi kita kepada kebaikakan di dunia dan akhirat. Sahabat yang baik adalah sahabat yang selalu mengingatkan ketika kita salah, bukan membenarkan saat kita salah. Ketika kita punya sahabat taat yakinlah kita pun akan terbawa oleh ketaatannya tapi jika kita bersahabat dengan orang yang jauh dari Allah pasti kita terbawa arus.
4. Baca Buku
Pepatah mengatakan “Buku adalah jendela dunia”. Ya. Bener banget, dengan membaca buku kita bisa banyak tau. Tapi buku apa dulu, tentu buku yang bisa menginspirasi kita kepada kebaikan. Buku yang isinya positif, mau baca buku gendre apapun boleh, mau novel, buku sejarah dll selama tidak bertentangan dengan syariat Islam boleh kita lahap tuk dibaca.
5. Diri Kita Sendiri
Allah menciptakan kita dengan bentuk yang sempurna dari makhluk lainnya. Allah berfirman yang artinya “Sungguh, kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” ( TQS. At-Tin:04)
Coba kita renungkan kenapa Allah menghadirkan kita di tengah-tengah orang tua kita, kenapa ada kita, kenapa kita diciptakan, untuk apa diciptakan. Kenapa kita bisa berjalan, bernapas, tangan bisa bergerak, kaki bisa melangkah dll. Diri kita bisa jadi sumber inspirasi yang bisa menambah kita semakin bersyukur dengan apa yang kita miliki.
Butuh Peran Negara
5 poin di atas tak lepas dari pentingnya peran negara, why? Because negaralah yang punya kekuasaan dan aturan. Coba saja kalau negaranya menerapkan aturan sesuai syariat Islam. Tidak akan ada remaja muslim yang menjadikan idola, panutan dan sumber inspirasi pada Kpop yang sudah jelas kerusakan moralnya. Yang ada negara akan memberikan sumber-sumber Inspirasi dari orang-orang yang berilmu dan taat kepadaNya, yang sudah pasti kesolehannya bisa menjadi panutan bagi generasi bangsa. So, carilah role model yang bisa membawa kebaikan di dunia dan akhirat. Wallahua'lam.
(reper/baim)


Posting Komentar untuk "Role Model Generasi Muda itu Yang Seperti Apa Sich?"