Silaturahmi Membawa Berkah
Oleh: Kunjung Sasono (Komunitas Garis Bawah)
"Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi," (HR. Bukhari – Muslim).
Ya.. mungkin kita sering mendengar hadits Rasulullah diatas tentang menjalin silaturahmi. Tinggal bagaimana kita mengaplikasikan dan mengamalkanya di kehidupan dunia sehari-harinya.
Singkat cerita beberapa waktu lalu saya dan sahabat hijrah berkunjung ke kota udang bagian selatan, dekat dengan lumpur Lapindo. Berjanji bersua di rumah seorang sahabat muda berprofesi mahasiswa dan sekaligus buruh perusahaan.
Disambut hangat oleh keluarga mereka dengan senyuman menyapa. Dirumah orang tua dari seorang pensiunan yang didepan rumahnya ada pohon mangga dan sungai yang melintasinya.
Ngobrol dalam keakraban bersama segelas minuman segar di tengah siang yang terik. Disertai candaan baur kata akan kekeluargaan dari tuan rumah.
Ngobrol dari masalah keluarga kecil hingga negara, ngobrolin maling pasar hingga hukum yang tajam ke lawan politiknya. Ngobrol buah mangga hingga ngobrolin masa depan dunia dan setelahnya.
Ngobrolin masalah problematika umat ini dianjurkan oleh Rasullah Saw, bahkan telah memperingatkan setiap Muslim agar peduli terhadap nasib saudaranya setiap hari. ''Barang siapa bangun di pagi hari, tapi tidak memikirkan nasib kaum Muslimin, maka dia bukan termasuk golonganku". Ngobrol kami disiang itu benar-benar berisi dan bukanlah sia-sia.
Matahari mulai redup dan bergeser ke barat, saatnya kita pamit pulang. Sebelum itu kita ngasih cindera mata yang dipesan oleh sahabat kita, sebuah buku antologi dari crew Kiswah (Komunitas Garis Bawah) "Semua Indah Karena Hijrah."
Yang dimana saya ikut menyumbang beberapa judul tulisan. Sebuah buku yang menjadi inspirasi sahabat kita, karena melihat testimoni isi tentang buku tersebut yang saya sampaikan disebuah panggung acara.
Dan dari keluarga mereka alhamdulillah tanpa kita duga mereka memetikan buah mangga yang ada di depan rumahnya, dalam jumlah yang banyak. Dengan sedikit malu dan senang hati kamipun menerimanya untuk dibawa pulang.
Rasa senang penuh persaudaraan menaungi silaturohmi kita pada hari itu. Dan berkah dari sebuah buku dibalas sekeranjang buah mangga panen langsung dari pohonya. Sebuah rezeki tersirat dalam silaturahmi hari itu.
Yang terpenting dari semua itu adalah rasa ukhuwah yang terjalin dan akan menyambungnya di kemudian hari. Mari teman-teman jalin silaturahmi dengan siapapun InsyaAllah akan membawa berkah dunia dan akhirat. (reper/zia)


Posting Komentar untuk "Silaturahmi Membawa Berkah"