Tips agar selalu dalam HidayahNya
Oleh: Mochamad Efendi
Ringan dalam kebaikan, berat untuk bermaksiat itulah ciri-ciri orang yang mendapat hidayah. Orang yang suka bermaksiat, menebar kebencian dan menuruti hawa nafsu akan jauh dari hidayah sebelum dia bertaubat sebenar-benar taubat. Hidayah harus dicari dan diusahakan agar pintu hidayah terbuka untuk kita, kemudian hati dan pemahanan tercerahkan condong pada petunjuk Islam. Orang yang tercerahkan dengan Islam akan meninggalkan semua yang dilarang dan dengan sekuat tenaga mekakukan semua yang diperintahkan dalam ajaran Islam. Bagaimana agar hati ini selalu mendapat petunjuk sehingga mudah bagi kita untuk berislam secara kaffah dan bisa terhibdar dari jebakan syetan yang menyesatkan.
• Pertama, Gaes, perbanyak Istighfar yang akan membuatmu mawas diri dengan menyadari dan mengakui segala kesalahan. Sering, manusia yang nenuruti hawa nafsu sering merasa benar dan tidak mau disalahkan. Berbagai alasan digunakan untuk membela diri agar selalu dianggap benar dan menang dengan mencari kelemahan lawan agar bisa dijatuhkan. Omong besar tapi semua yang dikatakan hanya dusta karena dorongan nafsu pencitraan agar selalu terlihat baik dihadapan manusia. Dengan memperbanyak istighfar membuat hati kita lebih mudah untuk menerima hidayah dan pencerahan dari nasehat dan peringatan yang datang pada kita. Tawadu' dan terus mencari Kebenaran dalam hidup membuat seseorang tertunjuki dalam hidayaNya. Bukan mereka yang selalu menutup telinga pada nasehat yang bisa jadi menunjukkan pada hidayahNya.
• Kedua, sholat lima waktu tidak boleh ditinggal karena didalamnya ada doa' agar mendapat hidayah, petunjuk jalan yang lurus. Dalam Surat al-Fatihah yang kita baca dalam sholat, kita memohon pada Allah agar selalu diberi petunjuk pada jalan lurus, jalan orang-orang yang telah diberi nikmat, bukan mereka yang dimurkai oleh Allah bukan pula jalan yang sesat. Setidaknya, tujuh belas kali Kita meminta agar mendapat hidayaNya dalam bacaan Surat al-Fatihah. Belum lagi dalam do'a saat duduk diantara dua sujud. Kita juga minta agar ditunjuki ke jalan yang lurus. Dengan tidak meninggalkan kewajiban sholat lima waktu, meskipun dalam kesibukan atau alasan apapun, akan membuat hati ini tertunjuki ke jalan yang lurus, Islam.
Pintu hidayah akan selalu terbuka bagi hambaNya yang tunduk dan berserah diri serta selalu memohon kepadaNya agar selalu ditunjuki jalan kebenaran, Islam. Jadi sangat salah jika sholat tidak akan membawa dampak pada diri seseorang agar selalu tertunjuki ke jalanNya. Sholat bisa mencegah diri dari perbuatan keji dan mungkar. Yang pasti jika orang tidak mau sholat tidak akan tertunjuki ke jalan yang lurus dan tempat kembalinya neraka jahanam, seburuk-buruk tempat kembali. Gaes, Jaga sholatmu dan jangan meremehkannya agar terus tertunjuki pada hidayahNya.
• Ketiga, bersama orang yang sholeh, kamu akan Ikut terdorong untuk berbuat kebaikan. Mereka akan selalu mengingatkanmu untuk melakukan kebaikan dan saling mengingatkan tentang kebenaran Islam dengan penuh kesabaran. Sementara, teman yang buruk hanya akan mengajakmu pada keburukan. Sungguh, teman memiliki pengaruh besar pada dirimu mengajak pada kebaikan atau keburukan. Oleh karena itu penting untuk memilih teman agar manjagamu dalam hidayahNya. Kebaikan akan mudah dilakukan saat bersama teman yang baik. Sebaliknya, teman yang buruk akan menghalangi kita dari berbuat kebaikan. Bersama dengan teman yang sholeh, kita menjemput hidayah terasa lebih ringan daripada sendirian. Ghiroh berbuat banyak kebaikan juga akan terus terjaga saat banyak teman baik memberi semangat dan terus mengingatkan saat kita salah.
• Keempat, bergabung dalam barisan dakwah akan membuka pintu hidayah, ringan berbuat kebaikan dan berat untuk bermaksiat. Jika kamu berani menyeru pada kebenaran kamu akan malu jika hidupmu tidak benar dan malu tidak mengatur hidupmu dengan Islam . Kamu akan terdorong untuk berbuat banyak kebaikan dan enggan untuk bermaksiat. Yang belum menutup aurat segara melakukannya tanpa ragu, begitu pula yang masih terlibat praktek riba tidak ragu lagi untuk meninggalkanya, karena tuntutan sebagai seorang pengemban dakwah. Jangan dibalik Gaes, karena merasa masih belum menjadi orang benar, enggan untuk berdakwah. Jangan takut dikatakan sok suci atau merasa belum pantas karena tsaqofah keislaman masih terbatas. Malah jika kamu meniti jalan dakwah kamu akan terjaga dari jebakan nafsu yang akan menggelincirkanmu ke lembah dosa.
Gaes, jangan ragu untuk bergabung barisan dakwah, agar dirimu selalu ditunjuki jalan yang lurus dan kamu mau berislam secara kaffah tanpa keraguan dan rasa berat hati. Semua datang Karena kamu mau terlibat dalam dakwah sehingga pintu hidayah selalu terbuka untukmu. Sebaliknya, mereka yang meninggalkan dakwah akan mudah tergelincirkan dengan alasan pragmatis yang menjadi jebakan bagi itu untuk menyepelakan sesuatu dan menjadi dalil pembenar atas kesalahan yang dilakukan untuk mengikuti hawa nafsu.
• Terakhir, teruslah ngaji bersama sahabat yang ingin belajar tentang Islam agar pemahamanmu semakin mantap dan tidak mudah goyah oleh berbagai pengaruh buruk dari lingkungan yang buruk. Hidayah akan terjaga terus jika pemahamanmu sudah tercerahkan dan mau menjadi Islam sebagai landasan berfikir dan sebagai solusi fundamental untuk semua masalah kehidupan. Pemahanan yang tercerahkan oleh Islam adalah pemahaman yang tertunjuki pada hidayah, jalan Islam yang lurus dan mulia. Ayo Gaes hidayah harus diusahakan agar menghampiri hidup Kita. Bukan diam dan menutup diri dari kebenaran hakiki karena kesombongan akan terus menuruti hawa nafsu dan akan menjauhkan dari pintu hidayah. (reper/zia)


Posting Komentar untuk "Tips agar selalu dalam HidayahNya"