Yakin Mau ke Neraka?
Oleh: Neng Ranie SN
Sobat Remaja, kalau disuruh memilih masuk surga atau neraka, kira-kira pilih yang mana? Pastinya kita akan memilih surga dong! Eits, tapi ngerinya, ada orang yang berkelakar ingin masuk neraka lho! What? Yang benar? Yapz, baru-baru ini viral seorang artis sensasional yang menegaskan kalau dirinya enggak keberatan masuk neraka juga happy. Dia juga berseloroh punya banyak teman dan bisa ketemu artis-artis luar negeri yang akan diajak berpesta.
Etdah, memangnya bisa having fun di neraka? Tepok jidat! Boro-boro mau have fun, wong nanti di akhirat kita tuh akan sibuk ngurusin diri sendiri. Sebagaimana Qs. Abbasa 34-37;
Artinya: “Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya”.
Belum lagi nih gaes, luar biasa pedihnya siksa neraka kita enggak bakalan sempat mikirin kaya begituan. Salah satu gambaran siksa di neraka, Allah SWT berfirman;
Artinya: "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya kelehernya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta." (Qs. Al-Haqqah: 30-32)
Iih seramnya. Terlebih panas api neraka berbeda dengan panas api di dunia lho, sob. Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Nabi Muhammad Saw. berkata, Api kalian ini, yang dinyalakan oleh anak keturunan Adam adalah satu dari 70 bagian panasnya neraka jahanam.” Mereka berkata, “Demi Allah wahai Rasulullah, api di dunia ini sungguh telah cukup (untuk menyiksa)” Beliau bersabda, “Maka sesungguhnya api jahannam dilebihkan 69 kali lipat panasnya, dan setiap bagiannya memiliki panas yang sama seperti api di dunia” (HR. Al-Bukhari & Muslim)
Saking dahsyatnya siksa neraka, mereka (penghuni neraka), memohon pada malaikat Malik untuk dimatikan, berharap terlepas dari semua siksa. Dalam firman Allah SWT;
Mereka berseru: "Hai Malik biarlah Tuhanmu membunuh kami saja". Dia menjawab: "Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)". (Qs. Az-Zukhruf: 37)
Selain itu, ucapan seperti ini sangat berbahaya yah, dear. Sebab, ini termasuk dalam perbuatan mengolok-olok atau meremehkan peringatan Allah (ayat-ayat Al-Qur'an). Perbuatan meremehkan/ mengolok-olok tersebut bisa menimbulkan kesengsaraan yang akan disesalinya. Bahkan bisa membatalkan keislaman dan tanda kemunafikan dari dalam hatinya. Naudzubillah!
Tapi kenapa yah mereka sampai enggak takut sama neraka? Bahkan ada yang blak-blakan ingin masuk neraka? Atau ada juga yang enggak bilang, tapi dengan gampangnya melanggar hukum syariat.
Yess, itu semua karena sistem kapitalis sekuler yang bercokol di negeri ini. Sebuah ideologi yang memandang agama harus dipisahkan dari kehidupan. Sementara agama hanya sebatas ritual saja. Memiliki harta yang banyak harta menjadi standar kebahagiaan. Rela melakukan apa pun untuk mewujudkannya, meski harus melanggar hukum syariat. Karenanya saat ini sebagian masyarakat lebih takut miskin, dibanding takut dengan neraka. Miris yah!
Andai saja sistem Islam diterapkan di negeri ini, tentu kondisi umat Islam tidak seperti sekarang, yang jauh dari pemahaman tentang Islam. Karena khalifah (pemimpin negara) akan menerapkan seluruh aturan dari Allah SWT. Dimana setiap orang diwajibkan menjaga dirinya dan keluarganya dari api neraka, dalam firman Allah SWT;
Artinya, "Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (Qs.At-Tahrim: 6)
Bukan cuma itu sob, khilafah akan mengondisikan agar rakyatnya memiliki ketakwaan dan mampu menjaga keluarga dari siksa neraka. Memfilter semua pemikiran-pemikiran yang akan menjerumuskan rakyatnya pada kemaksiatan. Meski amalan kita tidak seberapa dibandingkan para sahabat Rasul, tapi kita mesti berusaha menghindar dari panasnya api neraka dengan terus beramal Shalih, sob. Nah, sekarang sudah tahu kan bagaimana dahsyatnya siksaan di dalam neraka. So, yakin mau ke neraka?! Wallâhu alam bi ash-shawâb. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Yakin Mau ke Neraka?"