Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Harta, Tahta, Wanita


Oleh: Devi Fitriani (Pelajar Ideologis)


Akhir-akhir ini  lagi trending istilah "Harta, tahta,.... "

Istilah ini berasal dari slogan "Harta, tahta, wanita" 

Tapi istilah "Harta, tahta, wanita" saat ini banyak diplesetkan oleh kaum milenial, ada yang bilang "Harta, tahta, skincare", "Harta, tahta, game", atau "Harta, tahta, nama seseorang", dll. 


Mereka memamerkannya di sosial media seperti di instagram, facebook, tweeter, tiktok dll untuk dapetin perhatian, yaa perhatian apalagi selain perhatian ingin di like, share and coment. Seolah 3 hal itu yang paling berharga dalam hidup mereka di dunia ini, tanpa 3 hal itu  kayaknya mereka gak mampu hidup, bisa jadi tujuan hidup mereka adalah 3 hal tadi, mereka bekerja keras berjuang buat dapetin hal itu. 

Padahal temen-temen tahu gak, asal muasal istilah itu? 


/Harta, tahta, wanita/


Dulu, waktu Rasulullah awal-awal dakwahin islam, orang-orang quraisy sibuk mikirin gimana caranya untuk menghalangi dakwah Rasul, sampai diutuslah Utbah bin Rabi'ah sebagai wakil dari quraisy datang ke Rasulullah, langsung merayu Rasul, menawarkan harta, tahta, wanita dan sebagai gantinya Rasul harus berhenti ngedakwahin islam. Nah tahu gak jawaban Rasul ketika diberi penawaran seperti itu? 


Rasulullah SAW, bersabda :

"Demi Allah, biarpun mereka meletakan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku. Aku tidak akan berhenti melakukan ini sehingga agama ini menang, atau aku binasa karenanya."


Masya Allah yaa jawaban Rasulullah... 

Rasul udah nyontohin sama kita sejak kurang lebih 14 abad yang lalu dengan jawaban tegas itu, bahwa sesungguhnya tidak ada yang lebih berharga dari pada islam. Jadi islamlah yang harus kita perjuangkan, jangan harta, tahta, skincare, jangan harta, tahta, game, jangan pula harta, tahta, nama seseorang, dll.


Sayang seribu sayang orang-orang jaman sekarang, khususnya kaum muda milenials menganggap bahwa yang harus diperjuangkan itu adalah 3 hal yang sudah disebutin tadi, 3 hal itu adalah segalanya dalam hidup. Kecintaaan terhadap dunia yang telah membutakan mereka, sampai akhirnya mereka gak bisa liat bahwa akan ada kehidupan yang lebih kekal dari dunia yang sementara. 


Harta dan tahta di jaman sekarang adalah bekal untuk kehidupan dunia saja, padahal ada hal yang harus dipersiapkan dan diperjuangkan untuk kehidupan yang kekal nanti yaitu islam. 

Orang-orang sekarang tuh sekalipun mengaku beragama islam, banyak yang gak mau memperjuangkan islam, karena pemikirannya tuh sudah banyak teracuni tsaqafah asing atau pemahaman di luar islam, misal pemikiran sekuler,  yaitu memisahkan aturan-aturan agama dari kehidupan, dan tanpa kita sadari inilah keberhasilan orang-orang kafir yang membenci islam. 


Temen-temen semua harus waspada, jangan gampang teracuni tsaqafah asing, kita harus jadi muslim dan muslimah ideologis yang mampu memilah dan memilih pemahaman mana yang berasal dari islam dan mana yang berasal dari luar islam. Caranya dengan banyak memperkaya diri dengan ilmu islam, rajin belajar memperdalam ilmu islam. Yang akan menjaga kelestarian agama kita siapa lagi kalau bukan kita, generasi pendobrak peradaban kufur (agen of change).

(reper/baim)

Posting Komentar untuk "Harta, Tahta, Wanita"