Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Millenials Kecewa Sistem Demokrasi !!!


Oleh: Nurita Amalina W


Hai sob, kalian pasti tahu kan kalau Indonesia adalah salah satu negara yang menganut sistem demokrasi. Sistem demokrasi ini dianggap sebagai sistem yang paling sempurna sob. Masih inget gak sob, Pak Mahfud MD pernah menyampaikan bahwa demokrasi memang bukan sistem yang baik, tapi tidak ada yang lebih baik daripada demokrasi.

 

Berdasarkan hasil penelitian dari University of Cambridge 57,5% masyarakat dunia kecewa dengan demokrasi. Wooww separuh lebih, dan ternyata naik 10% dibanding tahun 1990-an. Kekecewaan ini dialami oleh berbagai kalangan dari berbagai dunia, termasuk milenial di Indonesia. Para millenial kecewa berat, karena berbagai alasan mulai dari tingginya ketidakadilan dan ketidakstabilan politik, sosial dan ekonomi di berbagai negara di dunia. Dan juga ruang berpendapat seakan dibatasi atau malah tidak bisa menyampaikan pendapat. Ya... ini sih sering kita rasakan. Pada kenyataannya sob, penerapan demokrasi ini memang membawa banyak masalah dan kekacauan. Loh...kacau dari mana tuh ?


Nah kita perlu mengupas tuntas tentang kebobrokan demokrasi ini. Kacaunya demokrasi sudah bisa kita lihat dari asasnya, yakni sekulerisme. Yang ini sih sobat udah pasti hafal banget kan? Sekulerisme adalah memisahkan agama dari kehidupan. Dalam sistem pemerintahan demokrasi asas sekularisme ini dipakai dalam mengatur kehidupan rakyatnya, itu artinya Allah nggak punya hak untuk mengatur manusia. Bukan aturan Allah yang dipakai, tapi aturan yang disesuaikan dengan hawa nafsu manusia. Maka wajar aja, kalau riba dihalalkan atau malah banyak lokalisasi perzinahan meskipun zina dan riba itu jelas-jelas haram. Demokrasi itu bertolak dalam Islam sob, karena akan mengancam aqidah dan menjauhkan muslim dari aturan-atuaran Islam. Kehidupan yang jauh dari aturan Allah udah pasti kacau-balau sob..


Demokrasi membuat kaum muslim berani meninggalkan hukum-hukum Allah. Sudah banyak kasus nih yang membuktikan bahwa kerusakan demokrasi itu nyata. Contohnya seperti LGBT yang jelas-jelas haram, malah diberi tempat dan dimaklumi. Kriminalitas makin hari makin meresahkan sob..! Akibat lemahnya hukum di negeri ini, hukumnya tajam ke masyarakat bawah tapi tumpul ke golongan berduit. Pelayanan kesehatan yang kacau balau yang miskin nggak boleh sakit tuh..! Mahalnya pendidikan sekolah bagus dan berkualitas, hanya untuk kaum  berduit. Jadinya yang miskin kayak dilarang sekolah gitu..!! 


Terus terus yang katanya ada kebebasan menyampaikan pendapat tapi ternyata semua hanyalah omong kosong sob..!! Karena muslim banyak yang dicekal gara-gara mereka berdakwah menyebarkan Islam Kaffah. Di sisi lain penghina ulama malah diberi panggung. Apalagi itu semua memang dijamin oleh hak asasi manusia produk Demokrasi. Waduh, miris banget sob..!! Ini sih sangat-sangat mengecewakan ya....! Katanya demokrasi ini dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Rakyat yang mana dulu nih sob..? Aturan yang lahir bukan demi kepentingan rakyat tetapi demi kepentingan penguasa dan pengusaha. Inilah sob, lemahnya hukum yang berasal dari akal manusia, pengusaha jadi bebas memasang undang-undang sesuai dengan kebutuhan mereka, penguasa jadi bebas mempertebal kantong mereka dengan mengambil apa yang menjadi hak rakyat. Eksploitasi sumber daya alam oleh perusahaan tertentu dan pembakaran hutan untuk membuka lahan. Rakyat jelata cuma dikasih sisa-sisa aja, jahat banget kan ?? Nah jelas banget bahwa demokrasi itu batil dan rusak. Demokrasi itu cacat, berpenyakit dan berbau busuk. Kesejahteraan dan keadilan mustahil terwujud di sistem demokrasi ini. Masih mau sama sistem demokrasi ?


Dunia butuh sistem baru yang terbukti menghadirkan keadilan dan kesejahteraan sejati, jawabannya hanya dari Islam sob..! Islamlah satu-satunya solusi atas kekecewaan para millenials. Islam dibangun di atas landasan aqidah islamiyah dan meletakkan kedaulatan diatas syara', maka aturan hanya boleh berasalkan dari Allah ta'ala, yakni wajib disesuaikan dengan perintah dan larangan Allah. Islam akan menciptakan aturan yang adil sesuai dengan fitrah manusia,di dalam Islam manusia nggak berhak membuat peraturan hidupnya sendiri, karena manusia itu lemah dan terbatas. 


Pemutus dalam Islam adalah Allah SWT yang maha sempurna bukan akal manusia. seperti dalam firman Allah yang artinya "Ingatlah menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah, maha suci Allah Rabb semesta alam. [QS al-a'raf: 54]


Hukum Allah adalah yang terbaik yang sempurna untuk mengatur umat manusia bukan yang berasal dari akal manusia. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman "Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki dan hukum siapakah yang lebih baik dari hukum Allah bagi orang-orang yang yakin?" [TQS  al-maidah : 50]


Kegemilangan Sistem Islam, dengan Khilafah Islamiyyahnya telah terbukti selama lebih dari 13 abad. Selama itulah Islam menjadi peradaban unggul yang menguasai 2/3 dunia. Hanya Sistem Islamlah yang mampu mewujudkan kesejahteraan dan menjadi Rahmat bagi seluruh umat manusia. Keren kan..? So, yuk kita berjuang bersama dengan kelompok dakwah Islam Ideologis untuk mengembalikan sistem kehidupan ini agar sesuai dengan aturan Allah SWT. (reper/ar)

 

Posting Komentar untuk "Millenials Kecewa Sistem Demokrasi !!! "