Mimpi Bertemu Nabi, Siapa Sih Yang Nggak Pingin?
Oleh: Yuyun Rumiwati
Sobat, Jika kita ditanya siapa yang pingin hp ketemu nabi? Pasti semua pingin, meski itu dalam mimpi. Betapa tidak Rasulullah yang selama ini kita sebut dalam shalawat kita. Kita merindu meski tak bertemu. Itu satu anugerah cinta yang istimewa. Bagaimana bisa yang tidak pernah bertemu. Tapi begitu rindu.
Tentu wajar, jika kita merindu, bahkan cinta beliau terhadap kita amat sangat dalam. Hingga di penghujung ajal, yang disebut adalah kita, ya kita umat Rasulullah. Tersanjung tidak, mendapatkan tempat istimewa di hati kekasih Allah. Nabi penutup para nabi.
Sobat, namun baru-baru ini ada saudara kita Ust. Haikal Hasan yang bercerita tentang mimpi bertemu dengan nabi dilaporkan ke polisi. Dengan alasan membahayakan negara. Padahal hanya sekedar cerita mimpi. Sungguh miris sobat suasana di akahir zaman.
Sobat, Sedangkan Rasulullah bersabda,
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : وَمَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي حَقًّا فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَتَمَثَّلُ فِي صُورَتِي وَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Abu Hurairah Radhiyallahu anhu meriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Barangsiapa melihatku dalam mimpi, maka sungguh ia telah melihatku secara benar. Sesungguhnya setan tidak bisa menyerupai bentukku. Barangsiapa yang berdusta atasku secara sengaja maka ia telah mengambil tempat duduk dalam neraka”. [HR Bukhâri dan Muslim]
Sesuai hadist di atas, tentu tidak mudah bermimpi bertemu Rasulullah. Karena syaitan pun tak bs menyerupai. Dan Rasulullah tegaskan jika ada yang berbohong atas nama beliau maka tiada tempat selain di neraka kelak.
Dari hadist di atas tentu bagai seorang mukmi.tidak akan gegabah untuk mengarah crita. Atau memanfaatkan cerita tadi untuk kepentingan dunia.
Sobat, yang terpenting mari senantiasa kita pupuk rasa cinta kita kepada Rasulullah, dengan mengikiti tiap petunjuk beliau. Dan muara pokok dari hidup beliau adalah untuk dakawah dan umat. Semoga Allah karuniakan kita untuk mengikut jejak perjuangan beliau. Aamiin. (reper/ar)


Posting Komentar untuk "Mimpi Bertemu Nabi, Siapa Sih Yang Nggak Pingin?"