Say No to Bucin, Atur Hidupmu Dengan Islam!
Oleh: Mochamad Efendi
Gaya hidup anak muda zaman sekarang yang jauh dari ajaran Islam bernama "Bucin". Entah dari mana gaya hidup bucin, menjadi budak cinta, pasangan muda-mudi berpacaran tanpa ikatan sah pernikahan. Ngeri, mereka rela berkorban demi sang kekasih, meskipun harus melakukan dosa besar. Tanpa malu, mereka melakukan kemesraan didepan umum bahkan sengaja dibuat viral agar ditonton banyak orang meskipun mereka bukan pasangan suami Istri yang sah dalam satu ikatan pernikahan. Media televisi maupun online Ikut menyebarkannya, baik lewat kisah di sinetron maupun gaya hidup selebritis yang mempertontonkan kebucinan yang kemudian dibuat viral.
Tanpa disadari semua Itu bisa menginspirasi remaja millenial untuk mengikuti gaya hidup bebas atas dasar cinta buta yang berkorban demi orang yang dicintai meskipun harus melanggar syariat Allah. Gaya hidup sekular yang rajin sholat dan mengaku Muslim, tapi bangga dengan kebucinan pada sang pacar. Mempertontonkan kemesraan atas nama cinta, namun tidak dalam ikatan pernikahan hanya akan merendahkan mereka bahkan lebih rendah dari seekor binatang. Gaya hidup bucin dipertontonkan lewat medsos yang mudah diakses oleh siapa saja dan sangat berbahaya bagi remaja yang suka meniru dan dalam proses mencari jati diri.
Mereka berduaan dan berdekatan seolah tidak bisa dilepaskan, gaya hidup pacaran ala bucin dan terkadang hanya settingan. Kedekatan mereka dipertontonkan tanpa rasa malu dan bahkan bangga berhubungan laki-kaki dan perempuan tanpa ikatan pernikahan. Tidak sedikit generasi millenial ikut-ikutan, gaya hidup sekular dari kalangan artis. Lebih-lebih orang tua juga merasa bangga mempertontonkan kebucinan dari anak-anaknya yang masih usia remaja.
Gila Gaes, tidak sedikit dari mereka terjebak sampai melakukan zina, dosa besar. Mereka yang tidak siap untuk menikah akhirnya memutuskan membunuh janin yang tidak berdosa buah dari kebucinan mereka. Ah, rentetan dosa besar mereka lakukan berawal dari pacaran tanpa ikatan pernikahan, gaya hidup bucin. Jebakan syetan sudah membawanya pada dosa besar yang merusak hidup mereka.
Gaya hidup Bucin telah menginspirasi remaja Muslim untuk memilih berpacaran dan gaya hidup bebas atas nama cinta terbungkus nafsu. Mereka lengket kayak perangko, kemana-mana berdua dengan mengobral kata-kata cinta. Berpelukan mesra kayaknya sepasang suami Istri. Dengan bangganya mereka pertontonkan kemesraan gaya hidup bucin yang hanya akan membawa pada kerusakan.
Pengorbanan remaja Muslim harusnya untuk Islam bukan bucin pada lawan jenis atas dorongan nafsu dengan dalih cinta. Gaya hidup Bucin didukung dalam sistem sekular, sebaliknya mereka yang militan dan bangga dengan keyakinanya dimusuhi dengan melabeli radikal. Padahal, kebucinan bisa menjadi pemicu tindak kekerasan, bukan mereka yang cinta pada Islam. Atas dalih cinta, dosa besar mereka lakukan begitu pula berbagai bentuk kekerasan bisa mereka lakukan dengan alasan bucin.
Bucin membuat remaja dibutakan oleh cinta sehingga tidak mampu melihat kebenaran hakiki. Mereka tidak lagi mampu berfikir cemerlang kerena tujuan hidupnya hanya untuk sang pujaan hati. Cinta semu yang mereka banggakan sudah membuat mereka bodoh dan rendah bahkan lebih rendah dari binatang. Berbuat dan berkorban atas nama cinta karena dorongan nafsu dengan meninggalkan petunjuk agama yang akan membawanya pada kemuliaan. Mereka bisa menjadi sebaik-baik makhluk jika mau mengikuti petunjukNya, ajaran Islam yang lurus dan mulia, sebaliknya menjadi seburuk-buruk makhluk ketika mengikuti hawa nafsu yang mengantarkan pada kesesatan.
Gaes, remaja Muslim harus mengkaitkan setiap pemikiran dan perbuatan dengan Islam agar mereka tidak mudah dipengaruhi oleh gaya hidup sekuler yang menyesatkan. Kepribadian Islam yang kokoh akan menjadi benteng bagi mereka dari pengaruh buruk sistem sekuler. Banyak hal buruk dianggap biasa dalam Sistem yang menjauhkan umat dari keyakinanya. Peran Agama dikebiri hanya untuk mengatur hubungan mereka dengan TuhanNya. Kehidupan sekuler yang akan menjauhkan umat Islam dari agamaNya.
Bunci adalah salah satu contoh gaya hidup sekuler yang akan menjauhkan remaja Muslim dari ajaran Islam yang kaffah. Mereka berfikir bahwa Islam hanya mengatur tentang ritual keagamaan saja. Mereka tinggalkan Islam saat menjalani kehidupan. Islam adalah agama yang lengkap dan sempurna yang mengatur seluruh aspek kehidupan dari yang kecil urusan ke kamar kecil sampai urusan politik yang bertujuan untuk mengurusi urusan rakyat dengan Islam. Semua hal diatur dalam Islam jadi tidak perlu mengambil ajaran dari luar Islam. Untuk bisa mengatur kehidupan kita secara kaffah dengan Islam, kita harus mengaji dan meningkatkan tsaqofah keislaman kita.
Jadi tidak ada kata cukup untuk belajar tentang Islam. Semakin bertambahnya umur keislaman Kita harus semakin mantap tidak goyah dan tergoda oleh buah pemikiran sekular yang seolah baik tapi menyesatkan. Geas, mulai sekarang Kita harus menjadikan Islam sebagai landasan berfikir kita dan juga solusi fundamental untuk seluruh masalah kehidupan. Apapun fakta yang ada disekitar kita harus dihukumi dengan Islam agar diketahui apakah sesuatu Itu benar atau salah, termasuk juga perilaku bucin yang tidak sesuai dengan Islam dan wajib ditinggalkan. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Say No to Bucin, Atur Hidupmu Dengan Islam!"