Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dewasa Itu..


Oleh: Sahilatul Hidayah


“Dewasa itu sederhana, memulai apa yang harus dimulai 

dan menyelesaikan apa yang sudah dimulai”, Kata Ustadz Felix Siaw.

Menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu pilihan. Pernah gak tau, baca atau ngedenger kalimat ini. Kalimat yang pertama kali aku liat di papan baliho iklan yang cukup besar beberapa tahun lalu. Jujur pertama kali ngebaca tulisan itu pertama kali yang terlintas di kepala, nie kalimat nampol abies. MashaaAllah..topmarkotop wes..Kenapa? karena tuh kalimat kalau kata UpinIpin betul..betul..betul..

Allah telah menakdirkan kita lahir di dunia ini dengan berbagai hal yang menyertainya. Mulai dari lahirnya kapan dan dimana, latar belakang keluarganya gimana sampai ciri-ciri fisik yang kita punya. Semua itu kita tinggal nerimo (terima) karena itu sudah merupakan ketetapan dariNya. Dan penerimaan kita akan semua hal itu tidak akan dimintai pertanggung jawaban malah auto mendapatkan pahala buat kita ketika kita juga auto dalam penerimaannya. 

Tetapi ada juga yang bukan merupakan ketetapan dariNya a.k.a kita kudu bin wajib mengupayakannya. Misal : kita ingin membeli bukunya Ustadz Felix, tapi pas lagi gak punya duit. Ya udah kita kudu mengupayakannya sehingga akhirnya kita bisa membelinya. Caranya dengan nabung, nyisihan sekian ribu tiap hari dari uang jajan yang udah dikasih ortu. Kalau udah terkmpul dan cukup barulah kita bisa membeli bukunya sehingga kita bisa membacanya. 


Nah..menjadi dewasa itu juga termasuk yang kudu kita upayakan lho temans, karena seperti bunyi kalimat yang udah aku tulis di awal menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu pilihan. Kalau itu  itu adalah sebuah pilihan berarti akan ada pertanggung jawaban dihadapanNya kelak di hari pembalasan. 

Btw dari tadi aku ngomongin soal dewasa, udah pada tau belum gak ya pengertian dewasa itu apa?. Hmm..bisa beda-beda juga sih, tergantung mau mengambil dari sudut pandang apa. Dan karena kita seorang mahlukNya yang kudu nurut apa maunya Sang Khalik, maka tentu aja kita kudunya ngambil dari sudut pandang Islam. 


Lalu..bagaiamanakah sudut pandang Islam terkait dengan pengertian dewasa itu? Sebelum ngebahas soal itu, menarik nie kalimat yang diucapkan Ustadz Felix mengenai apa itu dewasa. Seperti yang aku tulis di awal tulisanku beliau menyampaikan kalau dewasa itu adalah memulai apa yang harus dimulai dan menyelesaikan apa yang sudah dimulai.

Kalimat itu dalem benget menurut aku, sama nampolnya dengan kalimat menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu pilihan. Kenapa? karena ketika kita udah nyadar milih belajar menjadi dewasa, maka auto harusnya kita juga kudunya ngerti apa aja yang harusnya kita mulai dan nyelesaiin apa aja yang udah kita mulai. 


Misal nie ketika kita mulai paham betapa berharganya waktu, maka kita akan berusaha mengatur jadwal keseharian kita sehingga jangan sampai ada waktu yang terlewat tanpa adanya amal salih yang kita lakuin. Kenapa bgitu? Karena kita akan dimintai pertanggung jawaban atas setiap waktu yang kita punya, untuk apa aja sih kita menghabiskannya.

Jadi temans, setiap pilihan dalam hidup kita termasuk pilihan menjadi dewasa di dalamnya  akan selalu ada pertanggung jawaban pastinya. Sudahkah kita memahami apa pengertiannya dan berusaha menjalani semua prosesnya dengan penuh kesungguhan sehingga kita akan mendapatkan balasa terbaikNya yaitu Surga FirdausNya. Aamiin..(reper/toriq)

Posting Komentar untuk "Dewasa Itu.."