Gaes, Kamu Butuh Teman Sejati untuk Kebenaran dan Kebahagiaan Hakiki
Oleh: Mochamad Efendi
Memiliki banyak teman sih mudah Gaes, tapi sulit memiliki teman Sejati. Teman yang selalu bersama kita apapun keadaannya, susah ataupun senang. Dia akan membuat kita tenang dan tentram saat hati gundah dan gelisah. Dia akan datang memberikan solusi Islami saat kita dalam masalah. Dia datang dan berani memberi nasehat saat kita salah agar tidak semakin jauh tergelincir dalam kesesatan. Teman Sejati tidak akan pergi saat kita sendirian dan butuh seseorang untuk berbagi. Teman Sejati akan selalu ada saat kita butuhkan. Ketika hati lemah dan langkah kita mulai goyah dan satu per satu teman mulai pergi meninggalkan kita, yang tersisa adalah teman Sejati yang setia untuk menemani dan tidak lelah memberi pegangan agar Kita kuat dan mantap dalam melangkah untuk menemukan kebenaran dan kebahagiaan hakiki dalam hidup.
Bukan teman Sejati jika menghampiri kita, hanya saat memiliki kepentingan untuk mengambil manfaat dan keuntungan dari persahabatan. Namun, pergi meninggalkan kita saat kepentinganya berseberangan. Bahkan menganggap musuh yang harus dihancurkan ketika kepentinganya tidak sejalan bahkan bertentangan. Sungguh banyak teman dalam sistem demokrasi yang hanya mengambil keuntungan dari hubungan persahabatan. Slogan yang sangat terkenal tidak ada teman Sejati, yang ada hanya kepentingan abadi. Tidak usah sedih jika harus kehilangan teman yang hanya tidak mampu menghargai arti persahabatan dan lebih mengedepankan kepentinganya.
Gaes, memang tidak mudah mendapatkan teman dalam sistem demokrasi yang lebih mengedepankan kepetingan dunia dari pada nilai persahabatan. Teman sejati hanya bisa diikat dalam akidah yang sama yang tidak hanya berorientasi dunia, tapi lebih dari Itu, untuk beribadah kepada Allah, bersama untuk menyiapkan kehidupan akhirat yang kekal. Kita butuh teman Sejati agar bisa menemukan kebenaran dan kebahagiaan hakiki.
Teman Sejati akan saling menguatkan untuk melakukan kebaikan bukan mengajak pada keburukan dan kemaksiatan. Teman Sejati punya pemahaman yang sama dalam berislam secara kaffah untuk membela kayakinannya. Jadi jangan berharap menjadi teman Sejati jika pemahanannya tidak sama, apalagi jika orientasinya hanya dunia. Datang dan menghampiri hanya saat menguntungkan, namun meninggalkan Kita saat susah dan dalam masalah. Teman Sejati akan selalu ada apapun kondisi Kita, senang dan susah bersama.
Teman Sejati tidak hanya baik didepan tapi dibelakangpun tetap baik. Dia tidak akan mengumbar kejelekan kita pada orang lain saat kita tidak ada, tapi dia akan membela saat orang memperbincangkan keburukan kita. Teman Sejati akan mengingatkan ketika kita salah, bukan menyalahkan apalagi membully hanya untuk kepuasan diri. Merasa senang saat Kita melakukan kesalahan bukan teman Sejati. Apalagi teman yang mengajak pada hal yang buruk harus dijahui. Tidak perlu banyak teman jika hanya membawa kita pada kesesatan. Tapi teman yang mengajak pada jalan lurus dan mulia sungguh kita butuhkan.
Teman Sejati tidak akan rela melihat sahabatnya salah jalan, sehingga wajar jika dalam pertemanan sejati akan saling menasehati dengan menunjukkan jalan lurus dan mulia, Islam. Bukan hanya menebarkan kata-kata yang menyenangkan hati, padahal tidak sesuai fakta bahkan bisa menjerumuskan, karena lalai dan tergelincir dengan pujian dan sanjungan.
Gaes, sungguh beruntung jika kamu punya teman Sejati yang saling menguatkan untuk meniti jalan dakwah yang tidak mudah, terjal dan penuh tantangan. Bersama teman sejati insyaallah akan lebih mudah dan menyenangkan menerima semua tantangan dengan ikhlas dan sabar. Jalan dakwah adalah jalan para nabi dan rasul yang berakhir indah dan sebaik-baik tempat kembali menunggu bagi para pengemban dakwah yang ikhlas karena Allah.
Dengan teman Sejati kau akan mampu melewati setiap masalah dengan mudah dan kebahagian hakiki akan kau rasakan dengannya. Teman Sejati akan mampu untuk memahami tujuan hidup dengan benar, dan juga melangkah di jalan yang lurus dan mulia. Dalam barisan dakwah kau akan temukan teman-teman sejati bahkan melebihi saudara sendiri. Banyak teman tapi menjerumuskan untuk apa Gaes karena hidup hanya sementara.
Maka jangan ragu untuk bergabung dalam barisan dakwah. Kamu akan menemukan sahabat yang ikhlas yang berteman karena Allah bukan kepentingan dunia yang semu dan menipu. Saat kepentingan berakhir sahabat sejati tidak akan pergi meninggalkan kita, karena mereka dalam barisan dakwah akan terus melangkah dan terus berdakwah karena Allah. Mereka akan dipertemukan di surgaNya dan terus menjadi sahabat dalam keabadian yang tidak akan luntur oleh waktu. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Gaes, Kamu Butuh Teman Sejati untuk Kebenaran dan Kebahagiaan Hakiki"