Heboh Jilbab Hati, Emang Sudah Ada Yang Jual?
Oleh: Sulistia
Hai sobat sholihah, akhir-akhir ini jagad hiburan dihebohkan dengan isu perselingkuhan antara Nissa Sabyan dan Ayus Sabyan. Hal ini berawal dari gugatan cerai istri dari Ayus Sabyan ke pengadilan. Dari situlah muncul isu keretakan rumah tangga Ayus Sabyan dan sang istri disebabkan oleh adanya perselingkuhan antara Ayus Sabyan dengan Nissa Sabyan.
Terlepas dari isu perselingkuhan tersebut, entah itu benar atau salah karena kita harus benar-benar tabayun terhadap sebuah isu atau berita, banyak orang yang menyayangkan jika hal itu benar-benar sebuah fakta, orang akan langsung berfikiran, "ih berjilbab kok kelakuannya kaya gitu, mending yang nggak berjilbab tapi nggak merebut suami orang!". Dari sini orang-orang akan dihadapkan dengan dua pertanyaan sekuler dan liberal, "lebih baik mana, tak berjilbab tapi akhlaknya baik, atau berjilbab tapi akhlaknya buruk?". Dua-duanya tidaklah benar. Karena jilbab dan akhlak adalah dua hal yang berbeda esensinya.
Ketika seseorang menutup aurat berarti dia sedang melaksanakan perintah Allah. Dan, ketika dia bermaksiat maka dia sedang melakukan kemungkaran. Masing-masing memiliki konsekuensi hukum sendiri di mata syariat.
Seseorang dikatakan baik jika ia melaksanakan perintah Allah dan menjauhi laranganNya. Tidak bisa dikatakan hatinya baik jika ia meninggalkan perintah Allah. Kenapa kamu nggak sholat? Kenapa kamu nggak berjilbab? nggak papa yang penting hati saya baik. waww!!!
Dengan kamu tidak sholat, dengan kamu tidak berjilbab itu menunjukan bahwa hatimu rusak. Kenapa? karena kamu meninggalkan perintah Allah.
Ketahuilah sobat sholihah, jika seseorang yang paham ia berakhlak tidak baik lalu tidak pula berjilbab, maka sudah mendapat 2 dosa. Jika sudah berjilbab tapi akhlaknya belum baik, maka ia mendapat 1 dosa. Sesungguhnya dengan seseorang itu berjilbab menutup auratnya, itu adalah sebuah proses memperbaiki akhlaknya , karena jilbab itu membantu kita berakhlak mulia. Dengan berjilbab setidaknya kita akan malu untuk melakukan hal-hal yang tidak baik. Kita akan berfikir karena hati saya belum baik makanya saya berjilbab supaya hati saya baik, maka saya berusaha untuk taat kepada Allah.
Semoga bagi yang belum berjilbab segera berjilbab. Bukan menjilbabin hati dulu ya! karena jilbab itu di kepala, bukan di hati. Lagian belum ada tuh konveksi yang jual jilbab hati, eeaaa, becanda, just kiding. Justru hati itu harus dibuka, supaya hidayah bisa masuk bukannya malah ditutup rapat. Yuk keep fighting, berhijab tanpa tapi, tanpa nanti. (reper/baim)


Posting Komentar untuk "Heboh Jilbab Hati, Emang Sudah Ada Yang Jual? "