Jangan Nodai Cinta, Karena Setangkai Bunga
Oleh: Nur Fitriani, S. Kom. I
Alhamdulillah ya sahabat, kita diberi kesempatan untuk hidup sampai sekarang ini. Pandemi telah berjalan hampir satu tahun. Ia telah menciptakan problem yang banyak sekali di Tanah Air tercinta ini.
Di awal tahun 2021 ini musibah silih berganti menghantam daerah-daerah bumi pertiwi ini, semuanya bikin prihatin hati ini. Berbagai peringatan itu seharusnya menjadikan kita hamba-hamba Allah yang semakin ingat akan dekatnya dengan kematian, saat dimana kita sudah tidak mampulagi beramal sholih sebagai bekal di akhirat kelak.
Pada bulan februari ini banyak remaja yang merayakan valentine. Hari yang katanya buat mengungkapkan rasa cinta. Hanya dengan sepotong coklat ataupun dengan setangkai bunga. Dan banyak remaja perempuan yang sampai rela mengorbankan keperawanannya sebagai bukti cintanya…… Astagfirullah…..
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, pengelihatan dan hati, semuanya akan diminta pertanggungjawabannya. (QS. Al Isro’ 17:36)
Ikut valentine day berarti menghancurkan kepribadian dan karakter kita sendiri, yaitu kepribadian muslim. Maka dari itu jahuilah kebiasaan jahiliyah, kebiasaan yang dapat merusak kepribadian kita, merusak keislaman kita.
Jika generasi muda muslim telah rusak, maka islam ini akan mudah dihancurkan. Kita sebagai seorang muslim memiliki karakter dan kepribadiaan yang khas dan istimewa berdasarkan teladan Rasulullah SAW. Tanggung jawab kita adalah menyerap, mengamalkan dan memeliharanya.
Dan kami telah menurunkan kitab ( Al-Qur’an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang di turunkan sebelumnya dan menjaganya. Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. (QS. Al Maidah 5:48).
Dalam islam kita dianjurkan berkasih sayang dengan sesama muslim setiap hari. Saling menunjukan kepedulian, perhatian dan kasih sayang kepada sesama. Baik dalam menebar salam, saling mendo’akan dan saling memberi hadiah. Saling mendahulukan dan saling tolong menolong dalam kebaikan.
Ups, tapi tetap dalam batasan-batasan yang tidak melanggar syariat ya……. Gak ada yang namanya ikhtilat/ campur baur laki-laki dan perempuan. Bukan berarti islam mengekang ya……tapi sebagai bentuk pencegahan.karena, butuh peran para pemuda untuk memperjuangkannya. Jadi jangan berlarut dengan merusak aqidah. Tapi segeralah ambil peran, sampaikan kemulyaan islam, agar fakta yang memprihatinkan diatas bisa terhapuskan dan berbuah menjadi fakta yang membanggakan.
Aqidah dan syariah islam sekaligus bisa menjadi kunci kebangkitan islam. Sejarah telah mencatat dengan tinta emas bahwa dengan berpegang teguh pada aqidah dan syariah islam, umat islam tampil sebagai umat yang terbaik yang membawa rahmat bagi seluruh alam. Itu terjadi sepanjang kekhilafahan islam selama tidak kurang dari 13 abad. Wallahu’alam…..(reper/baim)


Posting Komentar untuk "Jangan Nodai Cinta, Karena Setangkai Bunga"