Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konten Sampah, Semakin Membuat Resah


Oleh: Ikhwatunnisa


Mendompleng popularitas dengan membuat konten sampah menjadi hal yang biasa dan tak aneh lagi saat ini. Di berbagai media sosial berseliweran konten-konten sampah yang semakin hari semakin membuat resah.


Kawula muda, dewasa tak terkecuali orangtua turut meramaikan jagad media sosial dengan membuat konten yang unfaedah. Seperti joget-joget mengumbar aurat, ngeprank sampah dan masih banyak lagi.


Miris ya sob, jika populer diraih dengan cara mengumbar aurat berlenggak lenggok hanya demi mencapai kesenangan semata, ditonton jutaan mata. Menginspirasi tapi bukan dengan prestasi. Pokoknya segala cara dilakukan demi untuk menambah followers atau hanya sekedar bersenang-senang. Bahkan orang yang membuat konten tersebut diberi penghargaan dan viral seantero jagad maya maupun nyata. 


Bak gayung bersambut, remaja disuguhkan dengan adanya aplikasi dan tontonan sampah yang bisa merusak moral. Tanpa rasa malu mempertontonkan hal-hal yang melanggar syari'at. Padalah itu adalah cara musuh islam untuk menjajah pemikiran kita terutama remaja. Konten sampah tersebut dibuat untuk menjauhkan identitas remaja dari jati dirinya sebagai seorang muslim. Sehingga, remaja saat ini hidup jauh dari islam dan tak memiliki haluan .


Sudah saatnya kita sadar sob, bahwa kita(remaja) merupakan tonggak peradaban. Maka sudah sepantasnya kita bangga dengan identitas kita sebagai seorang muslim . Menjadi pribadi yang memiliki keimanan kokoh dan berakhlak mulia dengan mengkaji islam dan menerapkannya dalam kehidupan.Wallahu 'alam bishowab.(reper/baim)

 

Posting Komentar untuk "Konten Sampah, Semakin Membuat Resah"