Remaja Baper (Bawa Perasaan) NO, Remaja Baper (Bawa Perubahan) YES!
Oleh: Wa Sri Yani (The Voice of Muslimah Papua Barat)
Remaja pasti sangat lekat dengan istilah Baper atau bawa perasaan. Kenapa remaja mudah baper? Karena, masa remaja adalah saat yang rentan atau mudah dipengaruhi dari apa yang dilihat, didengar, atau dirasakan. Konten romantic yang sering disuguhkan ini, suka bikin remaja baper. Misalnya yang jomblo merasa makin ngenes, sedangkan yang pacaran, makin pengen romantisan bareng pacar.
Harusnya remaja atau pemuda menggunakan masa remaja dengan meningkatkan kualitas belajar dan memberikan citra yang baik kepada agama, apalagi jika membaca sirah banyak kisah-kisah pemuda yang luar biasa yang walaupun masih remaja tapi sudah melakukan hal-hal besar untuk agamanya, kisah-kisah ini seharusnya selalu ditanamkan pada remaja-remaja islam hari ini agar kapanpun, siapapun dan bagaimanapun keadaan umat ini, selalu terbit semangat muda yang bergelora. dengan landasan al-Quran surat an-Nisa ayat : 9
وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
Artinya : “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar
Dari ayat diatas dapat di ambil kesimpulan bahwa menjadi pemuda dambaan peradaban Alquran pada hari ini, paling tidak harus memiliki empat hal, yaitu memiliki pemikiran yang dilandasi keikhlasan karena Allah, mengabdikan hidupnya untuk beribadah kepada Allah, dan tak pernah berhenti mencari ilmu sebagai bekal hidupnya karena peradaban tidak akan pernah tegak tanpa ilmu. Selain itu kita juga dituntut untuk berusaha dan berdoa karena setiap doa tanpa usaha itu sombong, usaha tanpa doa itu bohong.
Daripada kita baper dan galau, lebih baik memfokuskan diri kita untuk tugas yang sesungguhnya. Weits, tugas disini maksudnya bukan hanya tugas sekolah atau tugas rumah ya, namun tugas kita para remaja sebagai pembawa perubahan kepada umat. Tapi tentunya perubahan yang kita bawa harus bersandarkan pada Islam, karena Islam adalah satu-satunya solusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat. Hanya dengan Islam kita akan menemukan kebahagiaan sejati, bukan dengan yang lainnya.
Lantas, seperti apa seharusnya remaja yang benar menurut islam?
• Pertama, menjadi remaja yang selalu revolusioner artinya selalu aktif melakukan perubahan- perubahan besar bukan hanya untuk dirinya sendiri melainkan juga untuk agamanya, remaja juga seharusnya sudah memiliki visi hidup yang jelas, jadi apapun yang ia lakukan sesuai dengan visi misi kehidupannya. Dan remaja muslim seharusnya memiliki visi hidup yang berasal dari aqidahnya yakni aqidah Islam. Karena ketika visi hidupnya sudah sesuai dengan Aqidah Islam, maka dalam menjalani hidup senantiasa memperhatikan baik dan buruknya perbuatan, berguna dan tidak bergunanya suatu perbuatan, sebab ia sadar ada saatnya kelak dirinya dihisab.
• Kedua, menjadi remaja yang berkepribadian Islam yakni pola pikir atau cara pandang dan pola sikap atau aktivitas dalam pemenuhan kebutuhan jasmani dan rohani senantiasa sesuai dengan standart Islam.
• Ketiga, menjadi remaja yang produktif, remaja yang tidak berfikir untuk dirinya sendiri, melainkan berfikir bagaimana bisa berkontribusi untuk umat manusia, bermanfaat bagi sesama, khususnya bagi agamanya yakni Islam. (reper/toriq)


Posting Komentar untuk "Remaja Baper (Bawa Perasaan) NO, Remaja Baper (Bawa Perubahan) YES!"