Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

The Ultimate Love


Oleh: Sahilatul Hidayah


“Dan orang-orang yang bersungguh-sunnguh untuk ( mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang berbuat baik”

(QS. Al-‘Ankabut (29) : 69)

Alhamdulillah lembaran kalender udah pindah aja tuh. Gak kerasa yak kita udah masuk bulan Februari nie. Nah..kalau bulan Februari apa sih yang pertama kali terlintas dikepala?. Hmm..it’s Valentine pastinya. Walapaun udah kelewat yak 14 Februari kemarin dan semoga yang baca tulisannya aku gak ada yang pada ngerayain, tetapi sepanjang bulan Februri tuh entah kenapa dimana-dimana nuansa love itu selalu ada. Mulai dari coklat, bunga mawar sampai tentu saja warna pink pastinya.

Walauapun aku yakin yang pada ngerayain sebagian besar hanya sekedar ikut-ikutan dan dianggap seru-seruan aja gitu, bahkan ada yang menggunakan momentum itu untuk ngelakuin pelangaran syariat tentu saja atas nama cinta sejati. Gubrak. Sedih bin miris gitu ngeliat fakta yang terpampang nyata dihadapan kita. Semoga kedepannnya akan semakin banyak anak muda yang tercerahkan dan gak ngerayain valentine ya temans. Aamiin..

Hmm..okok balik lagi yak ngomongin tentang cinta. Cinta itu adalah sebuah kefitrahan yang Allah berikan kepada setiap hambaNya. Bahasa kerennya Gharizatun Nau’ (naluri melestarikan lawan jenis). Semua orang memilikinya, tapi gak semua orang tau dan mau menyalurkannya sesuai dengan aturanNya. Melakukan pelanggaran syariat demi sebuah kenyamanan yang didapat ketika barengan dengan doi tanpa berpikiran bagaimana nantinya dirinya di hari penghisaban. Please mikir yang panjang ya dear untuk melakukannya. 

Cinta itu dariNya, tentu saja Allah gak akan ngebiarin kita untuk menyalurkanna semaunya. Ada sejumlah rambu dan aturan yang sudah Allah berikan buat kita di dalam Al-Quran. Aturan yang gak hanya sekedar bikin kita nyaman tapi aman pastinya karena kita akan selamat dunia dan akhirat ketika kita selalu dalam taat.

Berat?? Iya pastinya..Ketika yang lain merasa “nyaman” ketika pacaran padahal itu adalah pelanggaran terhadap syariatNya, kita tetap teguh memegang prinsip kalau cinta datengin dong ortunya buat ijab sah. Eaaa...Ketika ada yang bilang eh klo gak pacaran gak akan pernah bisa nikah lho ntar, kamunya woles ada dan cuman bilang kan ada ta’arufan biar bisa berkah ntar nikahnya. Aseek..


Dan kalo kamu masih bersekolah atau kuliah atau belum siap alias merasa belum waktunya nikah. Maka, jagalah diri dan hatimu dengan sebaik-baiknya. Jangan sekali-kali bermaksiat! Habiskan masa mudamu tuk banyak-banyak belajar dan menuntut ilmu. Sehingga jika saatnya tiba, kamu udah siap. Oke! 

Pokoknya tetap lurus ke depan tanpa tolah toleh ke kiri dan ke kanan apalagi malah mundur kebelakang terkait dengan prinsip yang sedang dan akan selalu kita pegang itu ya temans. No pacaran! Satu-satunya jalan untuk menyalurkan gharizatun nau' adalah dengan menikah. Karena pengennya raih keridaan dengan ketaatan yang kita lakukan, sehingga hidup yang terjalankan akan penuh dengan keberkahan. And that The Ulimate Love is, cinta tertinggi yang kudunya kita miliki dan kasih ke Allah, Sang Maha Tinggi.

(reper/zia)

 

Posting Komentar untuk "The Ultimate Love"