Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gaes, Jangan Berlarut dalam Kesedihan


Oleh: Mochamad Efendi


Sedih, senang, menangis dan tertawa adalah hiasan dalam kisah kehidupan. Bahkan adanya masalah atau konflik membuat kisah hidup lebih menarik untuk diceritakan. Setiap orang pasti pernah mengalami kesedihan bahkan nabi dan rasul pun pernah merasakannya apalagi kita sebagai manusia biasa. Saat kita ditinggal pergi oleh orang terdekat dan tercinta, merasa kehilangan dan bersedih Itu manusiawi. Kita juga sering didalam hidup tidak mendapatkan yang diharapkan, sehingga kita bersedih hati. Namun jangan semua Itu membuatmu larut dalam kesedihan, mengingat hidup harus terus berjalan dan masih banyak nikmat lain yang sering terlupakan karena terlalu fokus pada permasalahan yang membuatmu berlarut dalam kesedihan.


Nabi Yaqub bersedih saat kehilangan anaknya nabi Yusuf yang dimasukkan ke dalam sumur oleh saudaranya tanpa sepengetahuan beliau. Ketika Yusuf tidak kunjung pulang, maka Nabi Ya'qub bersedih dengan kesedihan yang mendalam karena berpisah dengan putera yang dicintainya, bahkan beliau sampai menderita buta karena rasa sedih yang begitu dalam. Kemudian Allah Subhaanahu wa Ta'ala menjadikannya dapat melihat kembali. Begitu juga nabi Nuh bersedih saat anaknya menolak untuk diajak bersamanya untuk mengikuti petunjuk Allah dengan meninggalkan kebiasaan kaum saat Itu, menyembah berhala.  Bahkan Rasullulah, Muhammad SAW juga pernah bersedih saat kehilangan orang-orang yang dicintai.  


Bersedih dan bahkan menangis Itu manusiawi, namun jangan berlarut -larut dalam kesedihan, yang membuat hidup tidak karuhan apalagi jika berakhir dengan keputusasaan dan berhenti berharap dari rahmat Allah. Segera bangkit dan mendekatkan diri pada Allah, Sang Pemilik Hidup. Menjalankan semua perintahNya akan membuatmu tenang dan bisa menerima keadaan kemudian bangkit dari keterpurukan.


Mengikuti petunjuk Illahi dan mendekatkan diri kepadaNya adalah cara terbaik agar tidak larut dalam kesedihan. Jadilah kesedihan adalah ujian untuk diambil hikmah yang bisa membuat kita lebih bijak dan kuat dalam menyikapi setiap masalah dalam hidup. Sabar dan sholat menjadi penolong bagimu agar kuat dan mendapatkan kemudahan segala urusan. Islam adalah solusi fundamental untuk seluruh masalah kehidupan.Yakinkah setiap kebaikan yang kau lakukan agar bisa mendekatkan diri pada Allah adalah sumber kebahagiaan hakiki yang perlahan bisa menghapus kesedihan di dalam hati. 


Gaes, membaca al-Qur'an tidak hanya berpahala tapi bisa membuat dirimu lebih lapang dan sabar dalam menghadapi setiap cobaan dalam kehidupan. Al-Qur'an adalah petunjuk bagi orang-orang bertaqwa, jadi membacanya, kemudian memahami isinya sungguh akan membuat hati tentram dan tenang. Apalagi, jika kamu bisa mengamalkannya dalam kehidupan. Hidup dalam petunjukNya sungguh merupakan kebahagiaan hakiki yang menjadi keinginan seorang muslim sejati. 


Dengan mengikuti putunjukNya Kita akan bisa menyikapi setiap permasalahan dengan baik dan benar, sehingga hati dan pemikiran kita bisa menemukan solusi Islami yang akan membawa pada kabaikan tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat nanti. Sungguh menyenangkan, jika hidup kita sudah sesuai dengan Islam. Oleh karena Itu penting sekali memahami artinya dan memikirkannya berkali-kali apa yang terkandung didalamnya, sehingga kita bisa menjadikan al-Qur'an sebagai petunjuk dalam hidup kita.


Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang-orang yang beriman" (QS. 'Ali 'Imran : 139). Gaes, sungguh kita tidak layak untuk bersedih atau mengeluh karena keimanan dan keislaman yang terjaga didalam dada adalah nikmat yang tertinggi dan luar biasa. Dan Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman. Jadi terus tingkatkan keimananmu dengan dibuktikan berbuat banyak kebaikan sesuai dengan ajaran Islam, insyaallah hidupmu tidak akan merasa takut maupun bersedih. 


"Janganlah kamu berduka cita (bersedih), sesungguhnya Allah beserta kita" (QS. At Taubah: 40). Jika kita yakin Allah bersama kita, tidak perlu merasa kuwatir dengan menyerahkan segala urusan kepadaNya, insyaallah hidupmu lebih tenang dan jauh dari kesedihan. Kamu juga harus yakin Allah tidak akan membebani hambaNya diluar batas kemampuanya. "Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar," (QS. Al Baqarah:155) Jadi tidak ada alasan untuk takut maupun bersedih dengan menyerahkan segala urusan pada Sang Pemilik Hidup dan bagi yang bersabar atas musibah akan mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT.


Gaes, disetiap kesulitan akan ada kemudahan, begitu juga kesedihan akan berganti dengan kebahagiaan. "Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu? Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu, Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan..” (QS. Al Insyirah: 1-5 ) Surat Al-Insyirah merupakan salah satu surat yang bisa memberikan kelapangan hati bagi siapa yang membacanya. Yakinkah disetiap kesulitan ada kemudahan. Dalam ayat ke 5, Allah SWT berfirman bahwa sesudah kesulitan ada kemudahan, hal ini menjadi sebuah bukti bahwa ketika kita mengalami suatu hal yang buruk, atau sulit, Allah SWT menjanjikan kemudahan untuk kita setelahnya.  


Jadi, jika kamu ditimpa musibah jangan terlalu bersedih hati karena bisa jadi setelah masalah akan datang kemudahan dan kebahagiaan. Dan selalu berfikirlah positive karena apa yang kita anggap buruk dan tidak menyenangkan, bisa jadi sesuatu yang baik bagimu. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. Jangan berprasangka buruk, sebaliknya selalu berfikikir baik akan membuat hidupmu bahagia, jauh dari kesedihan yang membelit hidup. (reper/toriq)

Posting Komentar untuk "Gaes, Jangan Berlarut dalam Kesedihan"