Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Iih..serem!!


Oleh: Awa (Santri Ponpes Darul Bayan Sumedang) 


Judul diatas tentu bukan salah satu judul tayangan televisi yang ditampilkan sebagai tontonan siang ya. Tapi judul yang satu ini tentunya lebih seram dan menakutkan bagi kita, khususunya para muslimah.


Sebelumnya, siapa sih di zaman yang modern ini yang gak kenal sama yang namanya media sosial? Instagram? Facebook? Twitter? Line? Whatsapp? Snapchat ataupun tiktok? Pastinya sahabat muslimah semuanya tahu, bahkan malah mempunyai akun pribadi di salah satu media sosial di atas.


Perlu sahabat muslimah ketahui, sekarang ini banyak kejahatan yang terjadi lewat media sosial, kejahatan ini bukan berupa perampokan, pembullian, atau bahkan pembunuhan. Tapi kejahatan ini bermula ketika seorang wanita muslimah yang bercadar memposting foto di akun pribadinya, yang bisa dijadikan bahan sebagai imajinasi seks untuk para lelaki yang mempunyai libido yang tinggi.


Bukan berhenti disitu saja ternyata ada seorang psikologi yang mempunyai pasien dimana sipasien memiliki kelainan, dia tidak terangsang dengan perempuan yang berpakaian minim ataupun seksi, tapi sebaliknya dia selalu berfikiran kotor ketika melihat perempuan dengan pakaian tertutup, walaupun yang dia lihat hanyalah sebuah potret. Dan sipasien tidak lain adalah seorang penghafal qur'an. Dia tahu itu salah tapi dia tidak bisa menghentikannya..ih..serem kan?!!


Disini kita tidak bisa menyalahkan media sosial karena sebagai ajang seperti itu. Malah seharusnya kita menjadikan media sosial sebagai sarana dakwah.


Masih banyak cara lain untuk berdakwah tanpa harus memposting foto-foto seorang muslimah. Hidup ini penuh dengan pilihan. Di saat seorang muslimah memilih untuk berdakwah dengan cara memposting foto-foto muslimah berjilbab, berhijab dan bercadar pasti ada pilihan yang lebih baik dibandingkan itu. 

Contohnya kita bisa mengasah kemampuan public speaking dengan cara membuat video dakwah lalu mempostingnya di akun sosial media kita. 


Sekali lagi tidak ada yang salah dalam ber media sosial, karena itu semua tergantung kita yang menggunakannya.


Apakah untuk berdakwah melalui tulisan, video ataupun yang lainnya sehingga mendatangkan ridho Allah? Atau malah sebaliknya? 

Menjadikan media sosial untuk menjadikan ajang mengumbar kecantikan, agar banyak tawaran iklan dari produk-produk terkenal, setelah itu dia harus mengikuti prosedur-prosedur kerja yang wajib diikuti, misalnya memakai bulu mata palsu , padahal sudah jelas hukumnya tidak boleh karena itu termasuk ke dalam perkara menyambung rambut, namun karena tuntutan pekerjaan yang menuntutnya tampil cantik didepan kamera yang mengabadikan potretnya dia rela melanggar hukum Allah?


Nah sahabat muslimah bagaimana?

Sudah merasa seram dengan contoh di awal?

Maka dari itu kita harus berpandai-pandai menggunakan media sosial kita, sebelum kita sendiri yang menjadi korbannya. Ih serem!!! (reper/az)

 

Posting Komentar untuk "Iih..serem!!"