Jadilah Penulis Ideologis, Agar Tidak Merugi
Oleh: Mochamad Efendi
Dalam surat al-Asr, dijelaskan bahwa sungguh manusia dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan berbuat banyak kebaikan serta mereka yang mau saling menasehati dengan kebenaran Islam. Tentunya dengan menulis hidup akan lebih berarti. Sampaikan nasehat yang dikaitkan dengan Islam agar kamu tidak merugi. Apalagi jika menulis sebagai satu cara untuk berdakwah agar banyak orang tercerahkan dengan ide-ide Islami sehingga mereka mau diatur dengan Islam secara kaffah. Sungguh, mulia karena dakwah adalah jalan para nabi dan rasul.
Gaes, pastinya dengan menulis waktumu akan selalu berharga. Setiap waktu luang yang biasanya digunakan hanya untuk bersenang-sebang tanpa ada karya yang dihasilkan, namun dengan menulis kamu bisa menuangkan pikiran dan perasaanmu dalam satu tulisan yang siapa tahu bisa menginspirasi orang lain dan bisa mengambil hikmah dari untaian kata-kata yang tersusun indah dan menggugah hati. Tidak hanya Itu dengan menulis kamu akan bertambah cerdas dan peka dalam melihat fakta. Tidak membiarkan kejadian berlalu begitu saja tanpa ada Hikmah yang bisa ditulis untuk menginspirasi umat.
Gaes, sering waktu membosankan, dengan menulis jadi menyenangkan. Waktu tidak terasa berjalan tapi tidak sia-sia dan merugikan karena waktu digunakan untuk berkarya. Ngobrol dengan teman tidak lagi sia-sia, karena dari obrolan santai ternyata ada satu ide menarik yang bisa diikat, kemudian dikembangkan menjadi tulisan yang inspiratif. Apalagi jika kamu datangi majelis ilmu, disana pasti banyak ide-ide menarik bisa ditulis dari berbagai sudut pandang dan dikaitkan dengan tsaqofah keislamanmu sungguh akan menghasilkan tulisan yang luar biasa yang siap untuk menginspirasi umat agar mau berislam secara kaffah.
Waktu sungguh berharga dengan menulis dan membuat kamu lebih tanggap dan peka terhadap apa yang kau dengar ataupun apa yang kau lihat. Panca indramu begitu tajam menyapu setiap fakta dan kejadian. Semua sungguh berharga jika dilihat dari kaca penulis. Semua bisa menjadi ide menarik yang siap untuk dikembangkan menjadi satu tulisan. Mungkin orang lain menganggapnya sepele tapi tidak bagi seorang penulis. Ada pelajaran menarik yang bisa dibagi dan berharap terciptalah mesin pahala.
Apalagi bagi penulis ideologis yang selalu mengkaitkan setiap pemikirannya dengan Islam, insyaallah setiap karya yang tercipta akan memiliki nilai ibadah. Jadi sungguh tidak merugi setiap usaha yang dilakukan seorang penulis ideologis dalam menghasilkan satu tulisan. Bukan penulis biasa yang hanya bekerja untuk materi. Apalagi yang dibela salah dan menyimpang dari ajaran Islam.
Sungguh merugi bagi mereka yang menulis karena sesuap nasi, sehingga tidak memiliki idealisme sendiri. Pemikirannya tidak lagi dikaitkan dengan Islam tapi kepentingan yang membayarnya. Celaka, jika apa yang ditulis adalah untuk memusuhi Islam. Sungguh merugi kehidupan akhirat yang kekal dan untuk selama-lamanya ditukar dengan kehidupan yang semu dan menipu. Dunia yang pasti berakhir tidak layak dijadikan tujuan. Maka jadilah Penulis Ideologis yang membangun kesadaran umat dengan Islam serta menyatukan energi umat yang berserakan karena ulah para buzzer yang sukanya membuat gaduh serta memecah belah umat agar saling membenci, memusuhi dan melukai.
Penulis Ideologis, hanya menulis konten Islami bukan konten sampah yang tidak membawa faedah. Terus menulis ide-ide yang dikaitkan dengan Islam agar hidupmu selalu tertunjuki ke jalan lurus. Jangan berkecil hati jika tulisanmu tidak ada yang baca, like atau comment karena Allah Maha Tahu atas usahamu yang sungguh-sungguh dalam menyampaikan ajaran Islam yang lurus dan mulia. Tidak ada yang sia-sia jika kamu melakukan semua Itu karena Allah, bukan sebuah pujian atau penghargan dan pengakuan dari manusia. Teruslah berkarya dan jadilah Penulis Ideologis agar hidupmu tidak merugi. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Jadilah Penulis Ideologis, Agar Tidak Merugi"