Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Al-Quran dan Hadist Sumber Inspirasi Menulis Terbaikku


Oleh: Sahilatul Hidayah (Penulis dan Pemerhati Remaja)


Menulis bagiku adalah salah satu kegiatan yang paling menyenangkan untuk dilakukan. Betah aja gitu berjam-jam di depan lepi ngetik tulisan yang sedang dikerjakan, apalagi ditambah disamping lepi tersedia berbagai cemilan istimewa sebagai pendamping setia pas nulis. Menulis+nyemil, berpadunya dua kegiatan menyenangkan itu semakin menambah betah berlama-lama ada di depan lepi. 

Dulu, aktivitas menulisku hanya untuk numpahin segala kebaperan yang ada dalam diri. Wes talah menumpahkan segala hal yang ada dikepala dan hati dalam tulisan. Biar gak sakit hati karena memendam segala kebaperan itu apalagi aku tuh orangnya introvert yang gak gampang cerita ke orang jadi ya gitu akhirnya ceritanya melalui tulisan. 

Alhamdulillah.seiring berjalannya waktu dan ketika aku mengenal ngaji dan dakwah, orientasi menuliskupun berubah total. Ya walaupun masih ada sesi curhatnya juga sih dikit tapi kebanyakan tulisan yang aku bikin tujuannya pengen ngajakin kebaikan buat siapa saja yang baca tulisannya aku. Dan tentu saja sebagai seorang muslim kebaikan yang dimaksud adalah Islam, dan aktivitas untuk mengajak siapa saja kepada Islam itulah yang disebut dakwah.

Dakwah lewat tulisan. Itulah salah satu aktivitas keseharian yang aku lakuin saat ini, apalagi di masa pandemi saat ini dimana aktivitas lebih banyak dilakukan di rumah aja dan lebih banyak waktu terkoneksi dengan internet dan media sosial menjadikan dakwah lewat tulisan penting untuk dilakukan. Selalu termotivasi dengan ungkapan terkenal dari salah seorang pengemban dakwah yang MashaaAllah sangat luar biasa Sayyid Quttub sebutir peluru hanya bisa menembus satu kepala tapi sebuah tulisan bisa menembus ribuan bahkan jutaan kepala. 


Jadi penting banget bagi seorang pengemban dakwah untuk memiliki kemampuan dan kesenangan untuk menulis ya temans. Pertanyaan selanjutnya  apakah menulis untuk dakwah itu suatu hal yang mudah untuk dilakukan? Tentu tidak pastinya. Aku pas awal-awal memulai suka bingung gimana untuk mulai menulis. Selalu mentok dengan tema apa yang mau ditulis dan alur penulisannya. Suka ke mana-mana gitu gak fokus dengan alurnya.

Alhamdulillah seiring berjalannya waktu, akhirnya berdasarkan pengalamanku hal paling mendasar yang kudu dimiliki seorang penulis adalah menemukan sumber inspirasi menulis terbaiknya. Kan gak mungkin juga kan tulisan untuk dakwah tapi isinya curhat mulu, gak ada dakwahnya sama sekali. 


Nah..sumber inspirasi menulis terbaikku adalah Al-Quran dan Hadist. Kenapa? dari keduanya aku selalu bisa nemu judul terokey untuk dijadikan sebuah tulisan. Bagi seorang penulis kalau dia sudah menemukan judul yang nyundul itu berarti tulisannya udah kelar 50%. Sisanya tinggal masalah teknis aja yang bisa terus diasah seiring dengan jam duduk menulisnya.

Jadi..buat temen-temen yang masih bingung mau nulis apaan, cobain deh buat ngebuka Al-Quran dan Hadist. Cari aja tema menarik yang pengen kalean angkat menjadi sebuah tulisan untuk dakwah. 


Dakhwah itu ngajakin orang lain untuk kembali pada Islam dan hidup dalam ketaatan menjalankan syariatNya sementara Al-Quran dan Hadist adalah sumber hukum yang harus kita ketahui sehingga kita bisa menjalankannya dengan penuh totalitas. Jadi klop kan?. Menulis untuk dakwah, Al-Quran dan Hadist sumber inpirasi menulis terbaik yang kita punya. (reper/toriq)

Posting Komentar untuk "Al-Quran dan Hadist Sumber Inspirasi Menulis Terbaikku"