Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Marhaban Ya Ramadan, Lanjutkan Perjuangan


Oleh: Nila Indarwati 


Syakban tinggal menghitung hari, Ramadan sudah di depan mata. Apa yang sudah dipersiapkan? Semoga bukan sekadar bekal ala kadarnya, melainkan persiapan paripurna.


Ramadan kali ini masih di suasana sama dengan tahun kemarin, yaitu ibadah di tengah pandemi yang memang belum usai. Meski begitu, tak layak menjadikan pandemi sebagai alasan untuk tidak beroptimal menyambut dan menjalani bulan mulia ini.


Sejenak kita muhasabah diri, adakah kondisi hari ini sudah dan semakin baik? Atau sebaliknya, justru kian sempit dan menyesakkan? Betapa banyak saudara kita telah Allah panggil sehingga tak berkesempatan bertemu bulan Ramadan. Di sisi lain, betapa banyak ujian menimpa, baik dari skala kecil (individu) bahkan sampai tataran negara. Bencana alam datang silih berganti, menimpa berbagai daerah di penjuru negeri ini. Kita tidak sedang baik-baik saja, Kawan!


Waktu terus berputar, apa yang sudah kita berikan untuk umat dan agama kita? Apakah benar kita telah mati-matian berjuang? Apakah kita sudah dengan lantang meneriakkan kebenaran? 


Di saat kondisi hari ini tak mudah dalam membela dan berjuang pada jalan kebenaran. Dengan berbagai stigma/label yang disematkan. Tatkala kita mempunyai niat harus berjuang, melangkah karena yakin akan perjuangan menyebarkan Islam namun saat itu pula label radikalis yang biasanya juga disandingkan dengan teroris disematkan pada pejuang dan perjuangan yang dilakukan.


Akankah hal itu menggoyahkan langkah kita?


Padahal, apa yang telah diterima teladan kita, nabi kita, rasul kita, Rasulullah Muhammad Saw. jauh lebih daripada itu semua. Beliau pun pernah mendapat label sebagaimana hari ini terjadi, bahkan kekerasan fisik pernah beliau Saw alami. Juga tak sedikit dari Sahabat beliau Saw mengalami siksaan hingga ada yang meregang nyawa, Sumayyah ra, salah satunya. 


Apakah dengan menelusuri sirah beliau Saw juga kisah para Sahabat dan Sahabiyah masih mengendurkan semangat juang kita?


Lantas, bagaimana kita bisa berhujah nanti di hari pengadilan? Saat Allah menanyakan, apa yang sudah kita lakukan untuk agama-Nya? Apa yang telah kita lakukan untuk membela Islam dan juga perjuangan yang telah Rasulullah teladankan?


Dan di bulan mulia yang telah di depan mata, mari kembali meniatkan, berkomitmen ulang bahwasanya perjuangan tetap harus digelorakan, juga dioptimalkan. Agar Allah berkenan menurukan pertolongan-Nya dan agar Islam kembali bisa diterapkan sempurna (kaffah) dalam kehidupan.(reper/az)

Posting Komentar untuk "Marhaban Ya Ramadan, Lanjutkan Perjuangan"