Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

The Power of Do’a


Oleh: Sahilatul Hidayah


“ Seseorang itu terhalang dari rezeki akibat dosa yang dia lakukan. Tidak ada yang bisa menolak takdir kecuali doa. Dan tidak ada yang bisa menambah umur kecuali perbuatan baik”

(HR. Ahmad)

Alhamdulillah ya Allah masih memberikan kesempatan buat kita ngejalanin ibadah puasa di bulan Ramadan kali ini. Gimana nie kabar puasanya? Semoga masih lancar dan tetap semangat ngejalaninnya ya sampai akhirnya kita benar-benar berhasil meraih kemenangan di akhir bulan Ramadan nanti dengan predikat takwa yang Allah berikan ke kita. Aamiin..

Gimana-gimana..sudahkah kita mengisi aktivitas selama bulan Ramadan kali ini dengan aktivitas yang penuh keberfaedahan seperti salat Tahajud, salat Duha, zikir pagi dan petang, membaca dan mentadabburi Al-Quran, dan sederet amal salih lainnya yang bisa kita lakuin selama menjalankan ibadah puasa. Tapi taukah temans ada satu amal salih yang mungkin kita terkadang suka lalai atau kurang melakukkannya dengan maksimal apa itu? Berdoa.

Yapz doa temans, salah satu amal salih yang sebenarnya ringan banget untuk ngelakuinnya tapi terkadang masih ada kita itu suka lupa, gak keburu atau bahkan melakukannya dengan ala kadarnya. Misalnya berdoa sesudah salat fardu ya walaupun salat sendiri juga merupakan serangkaian doa dengan tata cara dan urutannya, kadang kita tuh pake alasan duh habis salat harus ngerjain aktivitas yang lain atau pas puasaan kali ini doanya ala kadarnya karena udah keburu ngebayangin segernya es buah yang ada di meja makan atau lezatnya masakan kesukaan. Ada yang seperti itu kah? Termasuk aku juga sih..astaghfirulla hal’azim..kudu banyakin istighfar ni..

Kenapa kudu banyakin istighfar? Karena sejatinya ketika kita malas berdoa atau bahkan melalaikannya menunjukkan betapa sombongnya kita sebagai seorang hamba. Kita belum paham betul posisi kita sebenarnya di hadapan-Nya yang kudunya kita banyakin berdoa minimal mohon ampunan atas segala dosa yang udah kita lakuin. 

Allah Sang Khalik sendirilah yang memerintahkan kita untuk banyakin berdoa, lha masak iya sih kita yang kedudukannya cuman makhluk-Nya gak ngelakuin. Kalau bapak atau ibu guru aja yang merintahin kita untuk ngerjain tugas kita langsung gercep mi apa? Nilai yang bagus pastinya biar kita bisa lulus sekolah dan bisa ngelanjutin kuliah di universitas idaman kita.


Nah untuk mendapatkan nilai baik saja yang itu berkaitan dengan urusan dunia kita begitu gercep dan bahkan sampe rela menghabiskan sebagian besar waktu kita untuk ngerjainnya, lalu apa kabar urusan akhirat kita?. Seharusnyalah ketika ada perintah yang datangnya langsung dari Sang Pencipta kita kudunya segercep itu bahkan lebih seharusnya, dan  bisa memberikan waktu terbaik dan maksimalnya kita untuk melakukannya termasuk juga perintah untuk berdoa. Apalagi sebenarnya kitalah yang butuh untuk berdoa kepada-Nya.


Iyess, kitalah yang butuh untuk berdoa temans dalam hidup kita karena berdoa menunjukkan kelemahan dan ketidakmampuan kita sebagai makhluk dan butuh lain yang lebih kuat dan tentu saja sebaik-baik tempat bergantung adalah kepada Sang Khalik, terlebih ketika kita sedang mengalami kesulitan dan membutuhkan pertolongan. Dan tentu saja tempat terbaik untuk meminta adalah kepada-Nya yaitu Allah SWT Sang Khalik. 


Apalagi di bulan Ramadan ini yang merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa terlebih di 10 hari kedua yang merupakan waktu pintu maghfiroh (ampunan) terbuka lebar buat kita hamba-Nya. Kita tuh sebagai hamba-Nya banyak dosa lho ngerasa gak sih klo aku sih ngerasa banget, mulai dari dosa yang disengaja maupun yang gak disengaja mulai dari dosa recehan tapi keseringan sampe dosa yang gedean.


So, sudahkah kita hamba-Nya sudah melakukan peran kita yang semestinya termasuk dalam aktivitas berdoa sebagai bagian dari perintah-Nya untuk melakukannya dengan kesungguhan dan waktu terbaik kita bukan hanya waktu sisa saja terutama pada bulan Ramadan kali ini. Dan tau betul bahwa kita itu lemah dan butuh kepada yang lebih kuat sehingga ketika kita sedang mengalami kesulitan kita akan meminta pada sebaik-baik Sang Penolong yaitu Allah SWT bukan yang lain. Berdoa yuk temans...(reper/baim)

Posting Komentar untuk "The Power of Do’a"