Ketekunan dan Istiqomah kunci sukses dalam belajar
Oleh: Mochamad Efendi
Remaja millenial tidak suka tantangan, maunya yang mudah saja. Sedikit mengalami kesulitan, mudah menyerah. Bermain game online menjadi pilihan, bukan belajar yang bisa mengantarkan pada peningkatan kemampuan dan pengetahuan. Padahal kesuksesan harus dilewati dengan usaha keras, bukan hanya bersenang-senang dengan berbagai bentuk permainan.
Remaja sukses harus tekun dalam belajar dengan banyak berlatih agar perlahan menjadi canggih. Dan semua usaha yang diiringi dengan do'a harus dilakukan terus menerus agar hasilnya terasa nyata. Jangan berharap kesuksesan jika hari-hari mu hanya diisi dengan bersantai, bersenang-senang dan bermalas-malasan. Remaja yang mengisi waktunya dengan bermalas-malasan, tentunya tidak akan tahan dengan berbagai kesulitan yang harus diselesaikan dalam proses belajar.
Belajar harus menjadi gaya hidup seorang remaja yang ingin menjadi hebat dan sukses. Tentunya, tidak mudah menjadikan belajar sesuatu yang disukai. Belajar memang cenderung membosankan namun jika kita ulet, perlahan merasakan manfaat belajar, baru kita menyadari sebenarnya belajar itu menyenangkan. Jika kamu merasakan nikmatnya belajar, pasti deh kamu bisa berprestasi dan menjadi remaja unggul tidak hanya di sekolah tapi juga di masyarakat.
Belajar memang hasilnya tidak langsung bisa dirasakan, sehingga membuat banyak remaja enggan karena merasa tidak medapatkan apa-apa dari apa yang dilakukan. Memang benar gaes, belajar tidak bisa instant tapi perlu proses dan kesungguhan baru akan terasa hasilnya. Balajar harus tekun dan dilakukan terus menerus agar hasilnya bisa terlihat nyata dan kemudian kita mulai suka. Kemudian belajar tidak akan terasa berat, seperti halnya bermain game online berjam-jam tapi tidak terasa lama. Tidak terasa, kemampuan dan pengetahuanmu meningkat.
Ingat gaes, ungkapan Arab "Man Jadda Wa Jadda" memiliki arti, barang siapa yang bersungguh-sungguh, dia pasti berhasil. Untuk bersungguh-sungguh harus diawali dengan niat yang baik atas segala yang kita inginkan. Sebab, niat merupakan pondasi utama untuk membentuk komitmen dalam mewujudkan impian-impian yang akan dicapai. Sebagai seorang Muslim sejati, belajar harus dilakukan agar hidup lebih baik untuk mencari ridho Allah SWT. Apalagi tsaqofah keislaman kita harus terus ditingkatkan agar kita lebih mantap untuk berislam secara kaffah bukan setengah hati. Keyakinan kita harus didasari pada kesadaran bahwa hanya Islam agama yang mengandung kebenaran hakiki. Kayakinan kita harus semakin kuat dan kokoh dengan meningkatkan pemahaman kita tentang Islam dengan belajar terus menerus sepanjang hidup kita.
Gaes, belajar akan meningkatkan kwalitas diri, sehingga hidup kita akan lebih berarti, bukan menjadi sampah di masyarakat. Dengan belajar kita akan mampu menghasilkan karya dan ide-ide brillian yang bermanfaat bagi orang banyak, bukan menjadi sumber masalah di tempat kita hidup. Jadi teruslah belajar dan jangan mudah menyerah setiap menghadapi masalah dan kesulitan dalam belajar. Semua tantangan dalam belajar harus dihadapi dengan penuh semangat karena setiap tantangan dan kesulitan akan membangun sebuah kemampuan sebagai landasan untuk menguasai kamampuan pada level yang lebih tinggi. Ingat gaes, disetiap kesulitan akan datang kemudahan, saat kau mulai menguasai materi dan keahlian tertentu.
Belajar dengan tekun dan terus menerus adalah kunci sukses seorang remaja untuk meraih cita-cita gemilang. Belajar tidak hanya membentuk keahlian yang diperlukan dalam hidup, tapi juga pengetahuan dan juga pemahaman yang benar tentang hidup. Dengan belajar, remaja menjadi pintar, cerdas dalam berfikir dan juga bersikap. Remaja pintar dan cerdas tidak mudah terprovokasi pada hal-hal yang merusak dan kemaksiatan. Mereka mampu mewarnai dengan kebaikan dan kebenaran Islam, bukan diwarnai dengan keburukan dan gaya hidup sekuler serta kebebasan. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Ketekunan dan Istiqomah kunci sukses dalam belajar"